Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘SMP Negeri 5 Yogyakarta’ Category


S. Efiaty, M.Pd.

Rapat kerja merupakan langkah penting dan harus dilakukan secara rutin oleh suatu institusi demi keberhasilan sebuah program kerja di masa yang akan datang. Hal penting yang harus dipersiapkan dimulai dari penyusunan rencana rapat kerja, yaitu dengan menyusun proposal hingga hasil keterlaksanaan kegiatan yang dituangkan dalam bentuk laporan rapat kerja. Persiapan rapat kerja dilakukan agar efektif dan efisien. Rapat yang tanpa rencana ada kemungkinan menjadi bertele-tele dan bahkan jika ada masalah maka tidak akan menemukan solusi yang jelas.

Setelah perencanaan disusun kemudian dilaksanakan rapat kerja. Di dalam pelaksanaan harus jelas apa latar belakang, tujuan, hingga tentang agenda dan pengaggaran. Apabila di dalam institusi yang bersangkutan terdapat bagian-bagian, maka setiap bagian harus menyiapkan laporan program kerja tahun sebelumnya dan menyusun program kerja tahun berikutnya. Laporan yang disusun merupakan bahan evaluasi yang akan dipakai pada program kerja tahun berikutnya. Harapan dari terlaksananya rapat kerja adalah untuk meningkatkan kinerja semua bagian dan seluruh warga yang ada di institusi yang bersangkutan, yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Menurut ebuah sumber, sebuah rapat kerja yang efektif harus berlandaskan pada:

  1. Penggunaan waktu secukupnya dalam membuat keputusan.
  2. Hanya membicarakan hal-hal yang telah diagendakan.
  3. Menekankan objektifitas dan hasil yang diharapkan.

Pemimpin rapat dapat menciptakan rapat yang lebih efektif dengan menggunakan cara-cara praktis yang telah mendapat rekomendasi dari para top manajer, tim penilai institusi , dan buku-buku referensi. Cara ini bahkan bisa langsung diterapkan untuk mendapatkan solusi yang lebih cepat dan lebih efektif.

Agenda Rapat
Tidak mungkin terjadi suatu rapat yang efektif, jika rapat dilakukan tanpa agenda yang jelas. Agenda yang jelas merupakan panduan bagi peserta raker, sehingga sebelum pelaksanaan mereka sudah dapat mengetahui garis besar dari rapat kerja yang akan mereka ikuti. oleh karena itu susunlah agenda yang jelas, baik waktu pelaksanaan, tempat, materi maupun nara sumber yang bakal mengisi acara. dengan demikian maka para peserta dapat berjaga-jaga dan tau kapan mereka berangkat, kapan mereka pulang, manfaat apa rapat kerja bagi mereka.

nara sumber dan peserta yang melakukan presentasi harus menyiapkan semua bahan dengan lengkap agar dapat menyelesaikan presentasinya sesuai waktu yang telah ditentukan. Agar lebih jelas, berikan lembaran agenda pada setiap peserta rapat. Tentu saja agenda yang ditulis secara detail, bukan hanya berisi tema, karena hal ini sangat rentan melenceng.

Agenda rapat sebaikanya hanya berisi permasalahan yang memang tengah dialami saja. Sebab kebanyakan rapat, bukan hanya membahas hal yang bermasalah, bahkan yang tidak bermasalah juga dibicarakan. Sehingga, orang yang tidak bermasalah pun terpaksa harus bebicara di dalam rapat.

Komunikasi
Komunikasikan agenda rapat dengan cara membaginya terlebih dahulu. Sehingga peserta rapat dapat mempersiapkan materi tentang topik yang akan dibahas di dalam rapat.

Jadwal Rapat
Jadwal yang baku akan membantu para manajer mendapat laporan secara tepat waktu dan mendisplinkan para karyawan untuk menghadiri rapat.

Perhatikan Situasi
Beberapa manajer mampu membuat rapat menjadi efektif dan efisien, tetapi juga ada manajer yang memaksakan keputusannya pada peserta rapat agar rapat bisa cepat selesai. Rapat yang efektif bukan dilihat dari waktu pelaksanaan yang singkat, tetapi bagaimana kita mempu mempertemukan pendapat yang berbeda dengan situasi yang nyaman dan kondusif.

Pengambilan Suara
Pengambilan suara merupakan cara tersingkat untuk mendapatkan keputusan. Pengambilan suara dapat diambil bila diskusi yang terjadi tidak memperlihatkan gambaran keputusan yang terang dan tidak ada mayoritas mutlak. Sebelum melakukan proses pengambilan keputusan, voting akan lebih mempercepat pengambilan keputusan, sehingga mereka harus siap menerima apapun keputusannya.

Batasi Masalah Diskusi
Para pakar menyarankan untuk membahas permasalahan  berbeda di rapat yang berbeda pula. Saat membuka rapat, jelaskan bahwa mereka hanya akan membahas permasalahan tertentu. Topik yang memerlukan diskusi, dilakukan pada rapat yang khusus mendiskusikan masalah tersebut.

Untuk mendapat keputusan, maka diperlukan rapat khusus pengambilan suara. Pembatasan ini memberikan anggotanya untuk lebih siap dalam mencari solusi dan  menetapkan pilihan di luar rapat, sehingga hasil yang didapat pun memuaskan. Dan rapat pun telah berjalan secara efektif dan efisien.

 

Read Full Post »


 S. Efiaty

Setiap kejadian atau peristiwa dapat dilihat dan dikaji dari berbagai sudut pandang atau aspek, baik ruang, waktu, kebutuhan, kemasyarakatan, dan budaya. Di dalam memahami keadaan alam dan aktivitas penduduk kita awali dengan memahami konsep keterkaitan (konektivitas) antar-ruang dan waktu. Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian (Sumaatmadja, 1981).  Misal ruang kelas yang kita tempati. Ruang kelas merupakan satu kesatuan antara komponen lantai,  udara, langit-langit/plafon ruangan, dan lain-lain. Demikian halnya dengan ruang permukaan bumi, yang tidak hanya sebatas tanah yang kita injak, tetapi ada udara, air, batuan, tumbuhan, hewan, dan lain-lain. Dalam sejarah, konsep waktu sangat penting untuk mengetahui peristiwa masa lalu dan perkembangannya hingga saat ini. Konsep waktu dalam sejarah mempunyai arti masa atau  periode berlangsungnya perjalanan kisah kehidupan manusia. Waktu dapat dibagi menjadi tiga, yaitu waktu lampau, waktu sekarang, dan waktu yang akan datang. Materi selengkapnya silahkan klik materi kls 7 bab 1 K13

 

Read Full Post »


S. Efiaty

Menurut Undang Undang No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Sedangkan ruang lingkup lingkungan hidup Indonesia meliputi ruang, tempat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berwawasan Nusantara dalam melaksanakan kedaulatan, hak berdaulat, dan yurisdiksinya.

Dalam lingkungan hidup terdapat ekosistem, yaitu tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.

Merujuk pada definisi di atas, maka lingkungan hidup Indonesia tidak lain merupakan Wawasan Nusantara, yang menempati posisi silang antara dua benua dan dua samudera dengan iklim tropis dan cuaca serta musim yang memberikan kondisi alamiah dan kedudukan dengan peranan strategis yang tinggi nilainya, tempat bangsa Indonesia menyelenggarakan kehidupan bernegara dalam segala aspeknya.

Secara hukum maka wawasan dalam menyelenggarakan penegakan hukum pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia adalah Wawasan Nusantara.

Klik di sini untuk tugas Bab 3 …

 

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Lingkungan_hidup

BSE IPS karangan Sanusi Fattah, Amin Hidayat Juli Waskito, Moh. Taukit Setyawan

Read Full Post »


Oleh: S. Efiaty

Bulan Juni sudah hampir habis, sebentar lagi berganti dengan bulan Juli, bulan baru, tahun ajaran baru, kurikulum baru. Sudah siapkah kita menyambut semuanya??? yah…siap tidak siap kita harus menyambutnya dengan optimis. Tidak ada yang sulit, tidak ada yang susah, jika kita mau memahaminya. Dunia memang dinamis, bumi dinamis, manusia dinamis, semua selalu mengalami perubahan baik fisik maupun nonfisik. Manusia yang dinamis adalah manusia yang akan tetap eksis di manapun dia berada, kapanpun dia hidup, dan bagaimanapun lingkungan mempengaruhinya. Hal ini karena manusia adalah makhluk hidup yang dianggap paling sempurna dibandingkan dengan makhluk hidup yang lainnya. Kesempurnaannya inilah yang seharusnya menjadikan manusia lebih adaptif terhadap perubahan yang ada. Jika sekarang kita dihadapkan pada perubahan kurikulum yang ada, tentu semua karena tuntutan zaman. Oleh karena itu mari kita terima perubahan yang ada dengan optimis, pikiran jernih dan positif. Sebelum kurikulum ada di tangan kita, mari kita pahami lebih dulu aturan-aturan yang mendasarinya. Peraturan-peraturan tersebut selengkapnya dapat diunduh disini:

A. Standar Kompetensi Lulusan

  1. 01-a-salinan-permendikbud-no-54-tahun-2013-ttg-skl
  2. 01-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-54-tahun-2013-ttg-skl

B. Standar Proses

  1. 03-a-salinan-permendikbud-no-65-th-2013-ttg-standar-proses
  2. 03-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-65-th-2013-ttg-standar-proses

C. Standar Penilaian

  1. 04-a-salinan-permendikbud-no-66-th-2013-ttg-standar-penilaian
  2. 04-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-66-th-2013-tentang-standar-penilaian

D. Kompetensi Dasar  dan Struktur Kurikulum SD-MI

  1. 05-a-salinan-permendikbud-no-67-th-2013-ttg-kd-dan-struktur-kurikulum-sd-mi
  2. 05-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-67-th-2013-ttg-kurikulum-sd

E. Kompetensi Dasar  dan Struktur Kurikulum SMP-MTs

  1. 06-a-salinan-permendikbud-no-68-th-2013-ttg-ttg-kd-dan-struktur-kurikulum-smp-mts
  2. 06-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-68-th-2013-ttg-kurikulum-smp-mts

F. Kompetensi Dasar dan Struktur Kurikulum SMA-MA

  1. 07-a-salinan-permendikbud-no-69-th-2013-ttg-ttg-kd-dan-struktur-kurikulum-sma-ma
  2. 07-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-69-th-2013-ttg-kurikulum-sma-ma

G. Kompetensi Dasar dan Struktur Kurikulum SMK-MAK

  1. 08-permendikbud-nomor-70-ttg-kerangka-dasar-dan-struktur-kurikulum-smk-mak-dan-lampiran-versi-05-06-13-aries-edit-hukor

H. Buku Teks Pelajaran

  1. 09-permendikbud-nomor-71-tahun-2013-ttg-buku-teks-pelajaran-layak

Semoga materi di atas mampu membekali kita dalam menyambut kedatangan kurikulum baru. Mari kita download peraturan di atas, kemudian kita cetak sebagai bahan bacaan saat waktu luang. Semoga usaha kita untuk membekali generasi setelah kita tidak sia-sia …

 

diambil dari berbagai sumber

Read Full Post »


S. Efiaty, S.Pd.

Perlunya pendidikan untuk anak yang memiliki potensi cerdas istimewa (CI) secara eksplisit diungkapkan dalam UU no. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Secara spesifik disebutkan bahwa anak CI berhak mendapatkan pendidikan khusus, yang diarahkan untuk pengembangan potensi yang ada agar dapat diwujudkan dalam bentuk karya atau prestasi.

Selama ini layanan pendidikan untuk anak CI diwujudkan dalam bentuk program akselerasi yang dilakukan di sekolah-sekolah mulai tingkat SD, SMP sampai SMA. Program akselerasi yang dilakukan lebih diarahkan pada percepatan penyelesaian studi, SD dapat diselesaikan dalam waktu 5 tahun dan SMP/SMA diselesaikan dalam waktu 2 tahun. Di satu sisi, program ini menjadi salah satu andalan sekolah untuk memberikan nilai tambah, sehingga reputasi sekolah yang bersangkutan menjadi lebih baik di mata masyarakat. Sehingga banyak sekolah yang berminat membuka program tersebut, meskipun kesiapan sumber daya dan pemahaman tentang konsep anak CI masih sangat terbatas.

Berdasarkan data yang ada pada penulis, di seluruh Indonesia terdapat 191 sekolah penyelenggara akselerasi yang tersebar di 22 propinsi. Data ini agak berbeda dengan data resmi Dit PSLB tahun 2007 yang menyatakan bahwa terdapat 130 sekolah tersebar di 27 propinsi dengan jumlah siswa 4510 orang. Meskipun kedua data ini berbeda, namun tampak bahwa jumlah anak CI yang terlayani jumlah masih relatif sedikit.

Beberapa ahli psikologi menyatakan bahwa sekitar 2,2% dari populasi anak usia sekolah, ada yang memiliki kecerdasan istimewa. Apabila menggunakan data BKKBN tahun 2004 terdapat 39.246.700 orang anak usia 7-15 tahun. Artinya terdapat 863.427 anak CI. Jika dibandingkan dengan data Direktorat PSLB tahun 2007, yang menyebutkan baru 4.510 anak CI yang terlayani di program akselerasi, berarti baru 0,52% yang terlayani.

Di sisi lain, sorotan akan keberadaan program akselerasi juga tidak kurang semaraknya. Salah satu hal penting yang disoroti adalah rendahnya kecakapan sosial siswa, sehingga cenderung mereka menjadi asing dengan lingkungan dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Sorotan negatif ini kemudian menjadi alasan bagi sekelompok pihak untuk meminta pembubaran program akselerasi. Kritik tersebut dapat dipahami, karena jika dicermati lebih jauh, tidak semua siswa di kelas akselerasi memenuhi kriteria psikologis yang mencakup IQ, kreativitas dan task commitment. Akibatnya mereka tidak mampu mengikuti program dengan baik dan berdampak prestasi yang diraih menjadi tidak optimal. Faktor guru, juga merupakan aspek yang mempengaruhi efektivitas penyelenggaraan akselerasi. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar guru tidak disiapkan untuk mengajar di program akselerasi, serta karateristik psikologis guru tersebut kurang cocok untuk melayani anak CI. Di samping itu, ditemukan juga di beberapa sekolah, penugasan guru untuk mengajar program akselerasi dilakukan secara bergantian (seperti model arisan) dengan alasan pemerataan kesempatan.

Kondisi di atas menunjukkan bahwa layanan pendidikan untuk anak CI belum dilakukan secara cukup memadai. Lebih jauh diperlukan keterlibatan semua pihak untuk menjadikan pendidikan. Menyadari keadaan semacam itu, pada bulan Desember 2007 dilakukan pertemuan di Semarang yang diikuti oleh unsur sekolah, perguruan tinggi, Direktorat PSLB, Dinas Pendidikan dan kelompok masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap anak CI. Pertemuan tersebut menyepakati pembentuk suatu perhimpunan yang diberi nama Asosiasi Penyelenggara, Pengembang dan Pendukung Pendidikan Khusus untuk Anak Cerdas/Berbakat Istimewa disingkat ASOSIASI CI/BI. Secara umum ada tiga kelompok yang berhimpun dalam Asosiasi, yaitu sekolah (penyelenggara), perguruan tinggi (pengembang), serta pemerintah dan masyarakat (pendukung).

Asosiasi CI/BI merupakan badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka peningkatan mutu secara berkelanjutan dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan khusus bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa. Pendidikan Asosiasi CI/BI memiliki 4 tujuan, yaitu: (1) meningkatkan kapasitas kelembagaan penyelenggara pendidikan khusus bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa, (2) Meningkatkan peluang bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk memperoleh akses terhadap layanan pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan, (3) Meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pendidikan khusus bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa, (4) Mengembangkan jaringan informasi dan kerjasama.

Sementara itu, Asosiasi CI/BI berfungsi sebagai : (1) Penggerak, mendorong lembaga pendidikan penyelenggara pendidikan khusus bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk melakukan layanan pendidikan yang bermutu, efektif, dan berkelanjutan., (2) Pemberdaya, melakukan pembinaan dan pengembangan manajemen dan mutu layanan pendidikan khusus bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa, (3) Pengkoordinasi, membangun kerjasama dengan pemerintah dan instansi terkait dalam pemberdayaan lembaga penyelenggara pendidikan khusus bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa

Saat ini Asosiasi CI/BI sedang melakukan penataan organisasi dan penguatan kelembagaan melalui pembentukan pengurus-pengurus wilayah di setiap propinsi yang telah memiliki sekolah akselerasi. Di samping itu, Asosiasi CI/BI juga melakukan identifikasi pengumpulan data tentang anak-anak cerdas istimewa yang mengikuti program akselerasi. Asosiasi juga berupaya untuk memfasilitasi pengembangan potensi siswa cerdas/berbakat istimewa yang selama tidak terakomodasi di lembaga pendidikan formal dalam bentuk program akselerasi atau lainnya.

Dalam bidang kurikulum, pokja Asosiasi sedang melakukan kajian tentang kompetensi terutama bidang MIPA yang harus dimiliki oleh anak CI. Hal ini dilakukan karena selama ini, tidak tampak perbedaan kompetensi antara siswa program reguler dan program akselerasi. Yang membedakan hanya kecepatan menyelesaikan materi yang ditentukan dalam standar isi. Dalam bidang pembelajaran, Asosiasi CI/BI sedang,mengkaji model pembelajaran inklusif untuk anak CI melalui sistem moving class dan pembelajaran akselerasi di dalam kelas inklusif.

Perhimpunan yang dibangun relatif masih baru, oleh karena itu aktivitas yang diselenggarakan oleh Asosiasi CI/BI masih sangat terbatas. pada tahun 2008, pengurus Asosiasi telah melakukan dua pertemuan untuk koordinasi program dan pertengahan Juni 2008 telah diadakan pelatihan Identifikasi Anak CI yang diikuti oleh para psikolog dari lingkungan perguruan tinggi maupun praktisi di biro psikologi yang menjadi mitra sekolah-sekolah akselerasi. Direncanakan pada akhir Juli 2008 Asosiasi akan meluncurkan blog dan pada akhir Agustus 2008, akan mengadakan seminar nasional tentang pengembangan pendidikan khusus bagi anak cerdas istimewa dari prespektif pemerintah, psikolog, pendidik, serta pendidikan karakter bagi anak CI. Cita-cita yang ingin dibangun Asosiasi CI/BI adalah menjadi bagian dari bangsa ini untuk membangun pendidikan yang lebih baik bagi semua. Meskipun terkesan ekslusif, namun program-program yang terkait dengan pengembangan pendidikan khusus bagi anak CI memberikan multiplier effect pada pendidikan secara keseluruhan.

Read Full Post »


Sekhah Efiaty, S.Pd.

Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan manusia yang lain atau yang disebut zoon politicon. Begitu juga dengan suatu bangsa atau negara, pasti membutuhkan bangsa atau negara lain guna memenuhi kebutuhan hidupnya.
Sebagaimana yang dilakukan bangsa dan negara Indonesia. Guna memenuhi kebutuhan hidupnya di segala bidang, Indonesia membutuhkan bangsa dan negara lain. Agar kebutuhan dengan mudah terpenuhi maka harus ada kerja sama dengan negara-negara yang mampu memenuhi kebutuhan kita.
Kerja sama antar negara ada yang bersifat bilateral, yaitu hanya dilakukan oleh dua negara saja, dan ada juga yang bersifat mltilateral, yaitu dilakukan oleh banyak negara. Dilihat dari areanya, ada kerja sama regional, yaitu apabila hanya dilakukan oleh negara-negara di suatu kawasan saja, dan ada pula yang dilakukan oleh negara-negara yang tidak terbatas areanya, atau kerja sama internasional.
Indonesia melakukan kerja sama dengan negara-negara lain meliputi segala macam bidang, baik hanya dengan negara tertentu maupun dengan negara-negara di kawasan tertentu bahkan tergabung juga dengan negara-negara di dunia.
Jika kalian ke Jakarta maka mungkin kalian pernah melihat Gedung Kedutaan Besar negara tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia bekerja sama secara bilateral dengan negara yang bersangkutan. Jika kalian pernah melewati Gedung Sekretariat ASEAN di Jakarta Selatan, maka hal ini menunjukkan bahwa Indonesia menjalin kerja sama regional dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Jika kalian pernah melihat di televisi Presiden Indonesia menghadiri Sidang Umum PBB, maka hal ini menunjukkan Indonesia melakuka kerja sama multilateral dengan negara-negara di dunia secara internasional.
Kerja sama dengan negara-negara lain yang dilakukan Indonesia antara lain melalui KAA, ASEAN, GNB dan PBB.

Read Full Post »


Sekhah Efiaty, S.Pd.

Benua adalah daratan yang sangat luas; (kontinen). Pada awalnya bumi terbentuk seluruh benua merupakan satu daratan yang amat luas, belum terbagi-bagi oleh pergeseran kerak bumi; daratan tersebut disebut Pangea, pada masa mesozoic terbagi atas dua bagian besar yaitu gondwana di belahan Bumi selatan dan laurasia di belahan Bumi utara.

Pada masa kini bumi terbagi atas beberapa benua :

 

Samudra (juga dieja samudera) atau lautan (dari bahasa Sanskerta) adalah laut yang luas dan merupakan massa air asin yang sambung-menyambung meliputi permukaan bumi yang dibatasi oleh benua ataupun kepulauan yang besar.

Ada lima samudra di bumi yaitu:

Samudra meliputi 71% permukaan bumi, dengan area sekitar 361 juta kilometer persegi, isi samudra sekitar 1.370 juta km³, dengan kedalaman rata-rata 3.790 meter. (Perhitungan tersebut tidak termasuk laut yang tak berhubungan dengan samudra, seperti Laut Kaspia).

Bagian yang lebih kecil dari samudra adalah laut, selat, teluk.

Pembagian batas samudra

Samudra Selatan

Pada beberapa negara dan kebudayaan di dunia Samudra Selatan tidak di kenal sebagai suatu samudra tersendiri, melainkan terbagi atas Samudra Atlantik, Samudra Hindia dan Samudra Pasifik dengan batas selatannya pantai benua Antartika.

Sementara pembagian batas samudra oleh Organisasi Hidrografik Internasional, Samudra Selatan adalah mulai dari pantai benua Antartika sampai batas 60 derajat Lintang Selatan.

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Benua

http://id.wikipedia.org/wiki/Samudra

 

Read Full Post »

Older Posts »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.