<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Missevi&#039;s Weblog</title>
	<atom:link href="http://missevi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://missevi.wordpress.com</link>
	<description>berpikir positif tentang orang lain adalah doa untuk diri sendiri</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 06:03:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='missevi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Missevi&#039;s Weblog</title>
		<link>http://missevi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://missevi.wordpress.com/osd.xml" title="Missevi&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://missevi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Indonesia Dalam Kerja Sama Internasional</title>
		<link>http://missevi.wordpress.com/2012/01/25/konferensi-asia-afrika/</link>
		<comments>http://missevi.wordpress.com/2012/01/25/konferensi-asia-afrika/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 01:37:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahan Ajar]]></category>
		<category><![CDATA[Bahan Ajar Geografi SMP]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kelas IX]]></category>
		<category><![CDATA[Perangkat Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 5 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[GNB]]></category>
		<category><![CDATA[KAA]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama bilateral]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama internasional]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama multilateral]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama regional]]></category>
		<category><![CDATA[PBB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missevi.wordpress.com/?p=943</guid>
		<description><![CDATA[Sekhah Efiaty, S.Pd. Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan manusia yang lain atau yang disebut zoon politicon. Begitu juga dengan suatu bangsa atau negara, pasti membutuhkan bangsa atau negara lain guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebagaimana yang dilakukan bangsa dan negara Indonesia. Guna memenuhi kebutuhan hidupnya di segala bidang, Indonesia membutuhkan bangsa dan negara lain. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=943&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekhah Efiaty, S.Pd.</p>
<h1><img src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/03/dewan-pbb.jpg" alt="" /></h1>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan manusia yang lain atau yang disebut zoon politicon. Begitu juga dengan suatu bangsa atau negara, pasti membutuhkan bangsa atau negara lain guna memenuhi kebutuhan hidupnya.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div>Sebagaimana yang dilakukan bangsa dan negara Indonesia. Guna memenuhi kebutuhan hidupnya di segala bidang, Indonesia membutuhkan bangsa dan negara lain. Agar kebutuhan dengan mudah terpenuhi maka harus ada kerja sama dengan negara-negara yang mampu memenuhi kebutuhan kita.</div>
<div>Kerja sama antar negara ada yang bersifat bilateral, yaitu hanya dilakukan oleh dua negara saja, dan ada juga yang bersifat mltilateral, yaitu dilakukan oleh banyak negara. Dilihat dari areanya, ada kerja sama regional, yaitu apabila hanya dilakukan oleh negara-negara di suatu kawasan saja, dan ada pula yang dilakukan oleh negara-negara yang tidak terbatas areanya, atau kerja sama internasional.</div>
<div>Indonesia melakukan kerja sama dengan negara-negara lain meliputi segala macam bidang, baik hanya dengan negara tertentu maupun dengan negara-negara di kawasan tertentu bahkan tergabung juga dengan negara-negara di dunia.</div>
<div>Jika kalian ke Jakarta maka mungkin kalian pernah melihat Gedung Kedutaan Besar negara tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia bekerja sama secara bilateral dengan negara yang bersangkutan. Jika kalian pernah melewati Gedung Sekretariat ASEAN di Jakarta Selatan, maka hal ini menunjukkan bahwa Indonesia menjalin kerja sama regional dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Jika kalian pernah melihat di televisi Presiden Indonesia menghadiri Sidang Umum PBB, maka hal ini menunjukkan Indonesia melakuka kerja sama multilateral dengan negara-negara di dunia secara internasional.</div>
<div>Kerja sama dengan negara-negara lain yang dilakukan Indonesia antara lain melalui KAA, ASEAN, GNB dan PBB.</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missevi.wordpress.com/943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missevi.wordpress.com/943/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missevi.wordpress.com/943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missevi.wordpress.com/943/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missevi.wordpress.com/943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missevi.wordpress.com/943/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missevi.wordpress.com/943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missevi.wordpress.com/943/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missevi.wordpress.com/943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missevi.wordpress.com/943/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missevi.wordpress.com/943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missevi.wordpress.com/943/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missevi.wordpress.com/943/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missevi.wordpress.com/943/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=943&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missevi.wordpress.com/2012/01/25/konferensi-asia-afrika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fbe881122c25f345a8d4bdac4ce8c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">missevi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/03/dewan-pbb.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Benua dan Samudera</title>
		<link>http://missevi.wordpress.com/2012/01/09/benua-dan-samudera/</link>
		<comments>http://missevi.wordpress.com/2012/01/09/benua-dan-samudera/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 05:07:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahan Ajar]]></category>
		<category><![CDATA[Bahan Ajar Geografi SMP]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kelas IX]]></category>
		<category><![CDATA[Perangkat Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 5 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Benua]]></category>
		<category><![CDATA[Samudera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missevi.wordpress.com/?p=940</guid>
		<description><![CDATA[Sekhah Efiaty, S.Pd. Benua adalah daratan yang sangat luas; (kontinen). Pada awalnya bumi terbentuk seluruh benua merupakan satu daratan yang amat luas, belum terbagi-bagi oleh pergeseran kerak bumi; daratan tersebut disebut Pangea, pada masa mesozoic terbagi atas dua bagian besar yaitu gondwana di belahan Bumi selatan dan laurasia di belahan Bumi utara. Pada masa kini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=940&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekhah Efiaty, S.Pd.</p>
<p><strong>Benua</strong> adalah <a title="Daratan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daratan">daratan</a> yang sangat luas; (kontinen). Pada awalnya bumi terbentuk seluruh benua merupakan satu daratan yang amat luas, belum terbagi-bagi oleh pergeseran kerak bumi; daratan tersebut disebut <a title="Pangea" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pangea">Pangea</a>, pada <a title="Mesozoikum" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesozoikum">masa mesozoic</a> terbagi atas dua bagian besar yaitu <a title="Gondwana" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gondwana">gondwana</a> di belahan Bumi selatan dan <a title="Laurasia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laurasia">laurasia</a> di belahan Bumi utara.</p>
<p>Pada masa kini bumi terbagi atas beberapa benua :</p>
<ul>
<li><a title="Afrika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika">Afrika</a></li>
<li><a title="Benua Amerika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Benua_Amerika">Amerika</a> (<a title="Amerika Selatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Selatan">Amerika Selatan</a>, <a title="Amerika Utara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Utara">Amerika Utara</a>)</li>
<li><a title="Antartika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Antartika">Antartika</a></li>
<li><a title="Asia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia">Asia</a></li>
<li><a title="Eropa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eropa">Eropa</a></li>
<li><a title="Australia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Australia">Australia</a></li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Samudra</strong> (juga dieja <strong>samudera</strong>) atau <strong>lautan</strong> (dari <a title="Bahasa Sanskerta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Sanskerta">bahasa Sanskerta</a>) adalah <a title="Laut" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laut">laut</a> yang luas dan merupakan massa <a title="Air" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Air">air</a> asin yang sambung-menyambung meliputi permukaan bumi yang dibatasi oleh <a title="Benua" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Benua">benua</a> ataupun kepulauan yang besar.</p>
<p>Ada lima samudra di bumi yaitu:</p>
<ul>
<li><a title="Samudra Antarktika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samudra_Antarktika">Samudra Antarktika</a> / Lautan Selatan</li>
<li><a title="Samudra Arktik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samudra_Arktik">Samudra Arktik</a></li>
<li><a title="Samudra Atlantik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samudra_Atlantik">Samudra Atlantik</a></li>
<li><a title="Samudra Hindia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samudra_Hindia">Samudra Hindia</a></li>
<li><a title="Samudra Pasifik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samudra_Pasifik">Samudra Pasifik</a> / Lautan Teduh</li>
</ul>
<p>Samudra meliputi 71% permukaan bumi, dengan area sekitar 361 juta kilometer persegi, isi samudra sekitar 1.370 juta km³, dengan kedalaman rata-rata 3.790 meter. (Perhitungan tersebut tidak termasuk laut yang tak berhubungan dengan samudra, seperti <a title="Laut Kaspia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laut_Kaspia">Laut Kaspia</a>).</p>
<p>Bagian yang lebih kecil dari samudra adalah <a title="Laut" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laut">laut</a>, <a title="Selat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Selat">selat</a>, <a title="Teluk" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teluk">teluk</a>.</p>
<h2>Pembagian batas samudra</h2>
<h3>Samudra Selatan</h3>
<p>Pada beberapa negara dan kebudayaan di dunia <a title="Samudra Selatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samudra_Selatan">Samudra Selatan</a> tidak di kenal sebagai suatu samudra tersendiri, melainkan terbagi atas <a title="Samudra Atlantik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samudra_Atlantik">Samudra Atlantik</a>, <a title="Samudra Hindia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samudra_Hindia">Samudra Hindia</a> dan <a title="Samudra Pasifik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samudra_Pasifik">Samudra Pasifik</a> dengan batas selatannya pantai benua <a title="Antartika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Antartika">Antartika</a>.</p>
<p>Sementara pembagian batas samudra oleh <a title="International Hydrographic Organization (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=International_Hydrographic_Organization&amp;action=edit&amp;redlink=1">Organisasi Hidrografik Internasional</a>, Samudra Selatan adalah mulai dari pantai benua Antartika sampai batas 60 derajat Lintang Selatan.</p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://id.wikipedia.org/wiki/Benua</p>
<p>http://id.wikipedia.org/wiki/Samudra</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missevi.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missevi.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missevi.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missevi.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missevi.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missevi.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missevi.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missevi.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missevi.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missevi.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missevi.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missevi.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missevi.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missevi.wordpress.com/940/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=940&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missevi.wordpress.com/2012/01/09/benua-dan-samudera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fbe881122c25f345a8d4bdac4ce8c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">missevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HUBUNGAN UNSUR GEOGRAFIS DAN PENDUDUKAN ASIA TENGGARA</title>
		<link>http://missevi.wordpress.com/2012/01/04/hubungan-unsur-geografis-dan-pendudukan-asia-tenggara/</link>
		<comments>http://missevi.wordpress.com/2012/01/04/hubungan-unsur-geografis-dan-pendudukan-asia-tenggara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 07:25:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahan Ajar]]></category>
		<category><![CDATA[Bahan Ajar Geografi SMP]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kelas IX]]></category>
		<category><![CDATA[Perangkat Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 5 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[Kondisi Geografis dan Penduduk Asia Tenggara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missevi.wordpress.com/?p=937</guid>
		<description><![CDATA[Sekhah Efiaty, S.Pd. Indonesia dan negara-negara tetangga terletak di kawasan Asia Tenggara. Untuk menjaga stabilitas di kawasan Asia Tenggara dibentuk organisasi yang bernama ASEAN. Tahukah kamu negara mana saja yang termasuk di kawasan Asia Tenggara?. Unsur geografis suatu tempat memengaruhi kehidupan penduduknya. Pengaruh tersebut terlihat dari mata pencaharian, kebiasaan, adat istiadat, dan hasil budaya lainnya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=937&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekhah Efiaty, S.Pd.</p>
<div>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 1.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_1.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/5/5a/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_1.jpg" alt="" width="482" height="281" border="0" /></a></div>
</div>
</div>
<p>Indonesia dan negara-negara tetangga terletak di kawasan Asia Tenggara. Untuk menjaga stabilitas di kawasan Asia Tenggara dibentuk organisasi yang bernama ASEAN. Tahukah kamu negara mana saja yang termasuk di kawasan Asia Tenggara?. Unsur geografis suatu tempat memengaruhi kehidupan penduduknya. Pengaruh tersebut terlihat dari mata pencaharian, kebiasaan, adat istiadat, dan hasil budaya lainnya. Negara-negara di kawasan Asia Tenggara memiliki banyak kesamaan geografis karena letaknya yang berdekatan. Oleh karena itu kondisi sosial, ekonomi, dan budayanya banyak memiliki kesamaan. Dari segi ekonomi, sebagian besar penduduk Asia Tenggara bermata pencaharian sebagai petani yang menanam tanaman tropis. Dilihat dari pendapatan perkapitanya, penduduk Asia Tenggara digolongkan sebagai pendapatan kelas menengah, kecuali Singapura dan Brunei Darussalam. <a name="A_Pengertian_Unsur_Geografis"></a></p>
<h2>A Pengertian Unsur Geografis</h2>
<p>Unsur geografis adalah keadaan alam di muka bumi yang membentuk lingkungan hidup manusia. Yang termasuk unsur geografis adalah bentang alam, letak, luas, batas, iklim, dan sebagainya. Unsur geografis merupakan salah satu objek geografis. Objek geografis digolongkan menjadi dua, yaitu: objek geografis fisik dan objek geografis non fisik. Objek geografis fisik antara lain bentang alam, letak, luas, batas, dan iklim. Sedangkan objek geografis non fisik adalah keadaan penduduk dan aktivitasnya. Marilah kita bahas unsur geografis di kawasan Asia Tenggara</p>
<h3>1. Bentang Alam Asia Tenggara</h3>
<p>Apa yang dimaksud dengan bentang alam itu? Bentang adalah keadaan umum tentang suatu wilayah. Perhatikan wilayah Asia Tenggara di samping ini!</p>
<div>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 2.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_2.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/2/2f/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_2.jpg" alt="" width="373" height="307" border="0" /></a></div>
</div>
</div>
<p>Dari gambar peta di samping dapat kita lihat bahwa wilayah Asia Tenggara terbagi atas dua bagian utama, yaitu berikut ini.</p>
<p><strong>a. Daratan Berbentuk Semenanjung</strong><br />
Semenanjung adalah tanjung yang besar. Wilayah yang berbentuk semenanjung adalah Myanmar, Thailand, Laos, Kampuchea, Vietnam, dan wilayah Malaysia bagian barat.<br />
<strong>b. Daratan Berbentuk Gugusan Kepulauan</strong><br />
Wilayah yang berbentuk gugusan kepulauan adalah Filipina, Indonesia, wilayah Malaysia bagian timur, Singapura, dan Timor Leste.</p>
<h3>2. Letak, Luas, dan Batas</h3>
<p>Letak suatu wilayah dapat ditinjau secara astronomis dan geografis. Letak astronomis adalah letak yang didasarkan pada garis lintang dan garis bujur. Sedangkan letak geografis adalah letak yang didasarkan posisi suatu wilayah terhadap wilayah lainnya. Letak astronomis Asia Tenggara adalah 28<sup>0</sup> LU – 11<sup>0</sup> LS dan 92<sup>0</sup> BT – 141<sup>0</sup> BT. Letak geografis Asia Tenggara berada di antara tiga perairan, yaitu:<br />
- Samudra Hindia dan Teluk Benggala di bagian barat;<br />
- Laut Cina Selatan di utara;<br />
- Samudra Pasifik di timur.<br />
Luas wilayah Asia Tenggara beserta wilayah perairannya adalah + /- 4. 511.167 km<sup>2</sup>.</p>
<h3>3. Keadaan Iklim</h3>
<p>Iklim merupakan salah satu unsur geografis. Apakah iklim itu? Iklim adalah keadaan rata-rata cuaca dalam jangka waktu lama dan meliputi daerah yang sangat luas. Iklim ada dua jenis, yaitu iklim matahari dan iklim fisis. Iklim matahari adalah keadaan iklim yang didasarkan pada letak suatu wilayah terhadap garis astronomis. Perhatikan pembagian iklim matahari di bawah ini!</p>
<div>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 3.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_3.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/9/9f/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_3.jpg" alt="" width="363" height="189" border="0" /></a></div>
</div>
</div>
<p>Wilayah Asia Tenggara secara astronomis terletak antara 28<sup>0</sup> LU – 11<sup>0 </sup>LS. Ini berarti wilayah Asia Tenggara berada di daerah beriklim tropis. Hanya sebagian kecil kawasan Asia Tenggara yang beriklim subtropis yaitu Myanmar bagian utara. Bagaimana ciri-ciri iklim tropis Asia Tenggara? Ciri-cirinya adalah:<br />
- curah hujan tinggi, karena pengaruh adanya angin muson barat;<br />
- suhu udara panas, karena berada di dekat garis ekuator.</p>
<p>Selain iklim matahari, keadaan iklim dapat ditinjau dari keadaan fisik muka bumi dan wilayah perairan. Keadaan iklim yang ditinjau dari keadaan fisik muka bumi dan wilayah perairan disebut iklim fisis. Beberapa iklim fisis di kawasan Asia Tenggara adalah sebagai berikut.<br />
a. Iklim laut, yaitu iklim yang dipengaruhi oleh angin laut. Hal ini terjadi karena wilayah Asia Tenggara dikelilingi laut yang luas.<br />
b. Iklim gunung, yaitu iklim yang dipengaruhi oleh adanya gunung-gunung tinggi.<br />
c. Iklim dataran rendah, yaitu iklim yang dipengaruhi oleh adanya dataran rendah yang tersebar di kawasan Asia Tenggara.</p>
<h2>B Sumber Daya Alam di Kawasan Asia Tenggara</h2>
<p>Setiap wilayah terdapat sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Suatu wilayah ada yang kaya (banyak) akan sumber daya alam tetapi ada yang miskin (sedikit) sumber daya alamnya. Sumber daya alamnya dapat digolongkan sebagai berikut ini.</p>
<h3>1. Tanah</h3>
<p>Sumber daya tanah di kawasan Asia Tenggara beraneka ragam jenisnya sesuai proses pembentukannya. Berikut ini adalah jenis tanah yang mendominasi kawasan Asia Tenggara.</p>
<p><strong>a. Tanah Vulkanik</strong><br />
Tanah Vulkanik merupakan jenis tanah hasil proses vulkanisme (gunung berapi). Tanah jenis vulkanik bersifat subur. Karena subur maka sangat baik untuk pertanian. Tanah jenis ini terdapat di Negara Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Myanmar.<br />
<strong>b. Tanah Aluvial (Endapan)</strong><br />
Tanah Aluvial (Endapan) merupakan jenis tanah yang dibawa dan diendapkan oleh aliran air sungai. Karena subur tanah aluvial maka sangat baik untuk pertanian. Tanah aluvial terdapat di lembah/tepi aliran sungai dan delta. Di kawasan Asia Tenggara tanah aluvial terdapat di lembah dan delta Sungai Nan, Sungai Mekong, dan Sungai Bengawan Solo.</p>
<h3>2. Hutan/Flora dan Fauna</h3>
<p>Kawasan Asia Tenggara sebagian besar beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi. Keadaan ini menumbuhkan hutan tropis yang kaya akan flora dan fauna. Hutan menghasilkan kayu dan rotan yang berguna untuk membuat beraneka macam barang dan bahan bangunan.</p>
<h3>2. Perairan</h3>
<p>Kecuali Laos, semua negara di kawasan Asia Tenggara memiliki wilayah laut. Laut merupakan sumber daya alam yang penting. Dari laut dapat diperoleh manfaat berikut ini.<br />
- Sebagai sumber bahan pangan berupa ikan dan hasil laut lainnya.<br />
- Sebagai jalur transportasi air.<br />
- Sebagai objek wisata.<br />
- Dari dasar laut sering ditemukan bahan tambang seperti minyak dan gas bumi.</p>
<h3>4. Tambang</h3>
<p>Kecuali Singapura, setiap negara di kawasan Asia Tenggara memiliki hasil tambang. Singapura adalah negara kecil yang tidak memiliki hasil tambang yang berarti.</p>
<div>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 4.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_4.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/7/7e/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_4.jpg" alt="" width="480" height="109" border="0" /></a></div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div><a title="Tabel 10.1 Hasil Tambang Negara-Negara Asia Tenggara" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_5.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/5/5a/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_5.jpg" alt="Tabel 10.1 Hasil Tambang Negara-Negara Asia Tenggara" width="479" height="311" border="0" /></a></p>
<div>Tabel 10.1 Hasil Tambang Negara-Negara Asia Tenggara</div>
</div>
</div>
</div>
<h2>C Penduduk di Kawasan Asia Tenggara</h2>
<p>Keadaan penduduk di Kawasan Asia Tenggara dapat kita lihat dari beberapa aspek/segi. Misalnya ras atau suku bangsanya, jumlah penduduknya, mata pencahariannya dan persebarannya.</p>
<h3>1. Suku Bangsa di Kawasan Asia Tenggara</h3>
<p>Menurut <strong>A. L Kroeber</strong>, suku bangsa yang tinggal di kawasan Asia Tenggara merupakan keturunan dari dua ras, yaitu sebagai berikut.<br />
a . Ras Negroid yang menempati Semenanjung Melayu dan wilayah Negara Filipina.<br />
b. Ras Mongoloid, yang menempati Kepulauan Indonesia, Malaysia, dan Filipina.</p>
<p>Ras Mongoloid yang ada di Indonesia dibedakan menjadi dua, yaitu:<br />
1) Proto Melayu (Melayu Tua), yang menurunkan suku Batak, Dayak, dan Toraja;<br />
2) Deutro Melayu (Melayu Muda), yang menurunkan suku Bali, Jawa, dan Minangkabau.</p>
<p>Adapun suku-suku yang jumlahnya besar di Asia Tenggara antara lain sebagai berikut.<br />
a) Suku bangsa Lao Yao dan Thai di Laos dan Thailand.<br />
b) Suku bangsa Semang dan Sakai di Malaysia.<br />
c) Suku bangsa Khmer di Kamboja.<br />
d) Suku bangsa Man, Tho, Muong ,dan Vietnam di Vietnam.<br />
e) Suku bangsa Jawa, Sunda, Bali, Batak, dan Dayak di Indonesia.<br />
f ) Suku bangsa Cina, India, Melayu, dan Pakistan di Singapura.</p>
<h3>2. Jumlah Penduduk di Kawasan Asia Tenggara</h3>
<p>Pada tahun 2003, jumlah penduduk di kawasan Asia Tenggara adalah 544 juta jiwa.</p>
<div>
<div>
<div><a title="Tabel 10.2 Jumlah Penduduk Negara Asia Tenggara" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_6.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/b/b2/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_6.jpg" alt="Tabel 10.2 Jumlah Penduduk Negara Asia Tenggara" width="480" height="288" border="0" /></a></p>
<div>Tabel 10.2 Jumlah Penduduk Negara Asia Tenggara</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Dari data di atas terlihat bahwa Singapura merupakan negara terpadat penduduknya di Asia Tenggara, sementara pertumbuhan penduduknya paling rendah yakni hanya 0,7% (sama dengan Thailand). Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di Asia Tenggara.</p>
<h3>3. Mata Pencaharian Penduduk di Kawasan Asia Tenggara</h3>
<p>Sebagian besar penduduk di kawasan Asia Tenggara bermata pencaharian sebagai petani, kecuali Singapura. Sebagian besar penduduk Singapura bekerja dalam bidang industri dan perdagangan. Industri jasa keuangan dan perdagangan merupakan sektor andalan ekonomi Singapura.</p>
<h3>4. Persebaran Penduduk di Kawasan Asia Tenggara</h3>
<p>Sebagian besar (63 %) penduduk di kawasan Asia Tenggara tinggal di pedesaan, kecuali Singapura. Sebagian besar (95 %) penduduk Singapura tinggal di perkotaan, karena Singapura merupakan sebuah negara kota. Karena padatnya penduduk, sebagian besar (85 %) penduduk Singapura tinggal di rumah susun (apartemen). Di Malaysia, 57 % penduduknya tinggal di perkotaan. Di Brunei Darussalam 67 % penduduknya tinggal di perkotaan. Sementara di Timor Leste, 92 % penduduknya tinggal di pedesaan.</p>
<h2>D Negara-Negara di Kawasan Asia Tenggara</h2>
<h3>1. Malaysia</h3>
<p>Bentuk Pemerintahan : Kerajaan<br />
Kepala Negara           : Sultan Yang Dipertuan Agung<br />
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri<br />
Ibu kota                     : Kuala Lumpur<br />
Lagu Kebangsaan      : Negaraku</p>
<div>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 7.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_7.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/4/4d/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_7.jpg" alt="" width="467" height="252" border="0" /></a></div>
</div>
</div>
<p><strong>a. Kenampakan Alam Utama</strong></p>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 8.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_8.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/6/67/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_8.jpg" alt="" width="240" height="151" border="0" /></a></div>
</div>
<p>Malaysia terdiri atas dua kawasan utama yang dipisahkan oleh Laut China Selatan, yaitu kawasan di Semenanjung Malaka dan di Kalimantan. Kedua kawasan memiliki bentuk permukaan bumi yang sama. Di daerah pantai tanahnya landai. Pegunungan terdapat di Semenanjung Malaka membujur di bagian barat ke timur. Di tengahnya dataran rendah yang berrawa-rawa dan berhutan lebat. Pada bagian timur terdiri atas rawa pantai dan pegunungan karang. Iklim Malaysia ialah tropik (khatulistiwa). Di bagian timur terdapat pegunungan yang merupakan puncak tertinggi di Malaysia, yaitu Gunung Kinabalu (4.101m)</p>
<p>Letak astronomis : 1<sup>0</sup> LU &#8211; 7<sup>0</sup> LU dan 100<sup><sub>0</sub></sup>BT- 119<sup>0 </sup>BT<br />
Luas Wilayah : 330.300 km<sup>2</sup><br />
Iklim : Tropik, suhu antara 24<sup>0</sup> C – 35<sup>0</sup> C<br />
Gunung Tertinggi : Gunung Kinabalu ( 4.175 m)<br />
Sungai Terpanjang : Sungai Rajang di Serawak (563 km)</p>
<p><strong>b. Keadaan Sosial</strong><br />
Malaysia terdiri atas berbagai bangsa dan agama. Etnis Melayu merupakan etnis terbesar. Jumlahnya 60% dari penduduk Malaysia. Etnis Cina berjumlah 30 % dari penduduk Malaysia. Etnis India berjumlah 6,4%. Hampir 85% dari etnis India di Malaysia merupakan masyarakat Tamil. Selain itu, terdapat penduduk yang berasal dari Eropa dan Timur Tengah. Sebanyak 57 % penduduknya tinggal di perkotaan. Sebanyak 17 juta penduduk Malaysia tinggal di Semenanjung Malaysia. Jumlah Penduduk : 26,127 juta (tahun 2006). Suku Bangsa : Melayu (suku asli), Cina, India, dan Eropa.<br />
Bahasa : Melayu, English, Chinese, Tamil.<br />
Agama : Islam(resmi), Buddha, Hindu, Kristen, dan Konghucu.</p>
<p><strong>c. Keadaan Ekonomi</strong><br />
Mata pencaharian penduduknya sebagian besar bertani (agraris). Hasil pertanian utama adalah karet dan kelapa sawit. Malaysia adalah penghasil karet terbesar di dunia. Hasil tambang yang utama adalah timah. Nelayan masih menggunakan perahu-perahu tradisional dan hanya sedikit menyerap tenaga kerja.<br />
Mata Uang       : Ringgit Malaysia .<br />
Hasil Pertanian : Karet, kelapa sawit, beras, kayu .<br />
Hasil Tambang : Timah, besi, minyak, bauksit.<br />
Hasil Industri    : Elektronik, tekstil, pakaian, kimia, minyak, mebel dari kayu, dan rotan.<br />
Ekspor Utama  : Elektronik, alat-alat listrik, minyak dan gas, tekstil,pakaian, dan minyak sawit</p>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 9.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_9.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/b/b2/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_9.jpg" alt="" width="242" height="320" border="0" /></a></div>
</div>
<p>Impor Utama    : Alat-alat industri, mesin, dan transportasi.<br />
Pendapatan Perkapita : US$ 4960 (tahun 2005).</p>
<h3>2. Thailand (Muangthai)</h3>
<p>Bentuk Pemerintahan : Kerajaan<br />
Kepala Negara           : Raja<br />
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri<br />
Ibu kota                     : Bangkok<br />
Lagu Kebangsaan       : Pleng Chard</p>
<p><strong>a. Kenampakan Alam Utama</strong></p>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 10.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_10.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/b/ba/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_10.jpg" alt="" width="218" height="181" border="0" /></a></div>
</div>
<p>Thailand memiliki bentuk permukaan bumi yang beragam. Di sebelah utara, keadaannya bergunung-gunung, dan titik tertingginya berada di Doi Inthanon (2.576 m). Sebelah timur laut terdapat pegunungan Koral, yang dibatasi di timur oleh sungai Mekong. Wilayah tengah negara didominasi lembah sungai Chao Phraya yang hampir seluruhnya datar, dan mengalir ke Teluk Thailand. Di sebelah selatan terdapat Tanah Genting Kra, dataran paling sempit di Thailand. Di bagian tengah terdapat sungai Chao Phraya yang subur. Daerah utara dan barat terdapat pegunungan, dengan puncak tertinggi adalah Gunung Doi Inthanon (2.594). Semenanjung Thailand bagian selatan, banyak berbukit-bukit rendah sampai di perbatasan Malaysia.</p>
<p>Letak astronomis  : 5<sup>0</sup> LU – 21<sup>0</sup> LU dan 97<sup>0</sup> BT – 106<sup>0</sup> BT.<br />
Luas Wilayah          : 513.998 km<sup>2</sup><br />
Iklim                          : Tropik<br />
Gunung Tertinggi : Doi Inthanon (2.576 m)</p>
<p><strong>b. Keadaan Sosial</strong><br />
Suku yang terbesar di Thailand adalah suku Thai (75%), Tionghoa (14%), suku Melayu (4%), Khmer (3%), lainnya (4%). Sebagian besar penduduknya beragama Buddha. Mereka tinggal di daerah utara dan tengah. Sementara agama Islam berkembang di daerah selatan. Akhir –akhir ini (2007) sering terjadi pertikaian antara penduduk Islam di wilayah selatan dengan aparat pemerintah Thailand yang mayoritas Buddha.<br />
Jumlah Penduduk  : 64,763 juta (tahun 2006)<br />
Suku Bangsa              : Thai(suku asli), Cina, Melayu<br />
Bahasa                         : Thai(resmi), Cina, Inggris<br />
Agama                         : Buddha (resmi), Islam, Kristen</p>
<p><strong>c. Keadaan Ekonomi</strong><br />
Mata pencaharian penduduk Thailand sebagian besar adalah bertani (agraris). Hasil pertanian yang utama adalah beras. Thailand merupakan lumbung beras di kawasan Asia Tenggara. Hasil tambang yang utama adalah timah dan mangaan. Pariwisata merupakan sumber penghasilan devisa yang besar bagi Thailand.</p>
<p>Mata Uang          : Bath<br />
Hasil Pertanian : Beras, karet, jagung, tapioka, gula, rami, kelapa<br />
Hasil Tambang  : Antimonium, timah, besi, mangaan<br />
Hasil Industri    : Elektronik, berlian, pakaian, dan tekstil.<br />
Ekspor Utama   : Tekstil, komputer dan komponennya, integrated circuit, berlian, pakaian<br />
Impor Utama    : Mesin industri, baja, alat-alat listrik, suku cadang kendaraan</p>
<p>Pendapatan Perkapita : US $ 2750 (2005)</p>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 11.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_11.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/d/d3/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_11.jpg" alt="" width="230" height="411" border="0" /></a></div>
</div>
<h3>3. Filipina</h3>
<p>Bentuk Pemerintahan : Republik<br />
Kepala Negara                : Presiden<br />
Kepala Pemerintahan  : Presiden<br />
Ibu kota                            : Manila<br />
Lagu Kebangsaan          : Tierra Adorada</p>
<p><strong>a. Kenampakan Alam Utama</strong><br />
Filipina merupakan negara kepulauan. Jumlah pulaunya kurang lebih 7.100 buah. Yang termasuk pulau besar adalah Luzon dan Mindanao. Filipina banyak memiliki gunung berapi yang masih aktif. Gunung tertinggi di pulau Luzon adalah Gunung Mayon (2.421 m). Gunung tertinggi di Filipina adalah gunung Apo (2.954 m) di pulau Mindanao. Filipina dilalui oleh deretan Pegunungan Sirkum Pasifik.</p>
<p>Letak astronomis  : 5<sup>0</sup> LU – 21<sup>0</sup> LU dan 117<sup>0</sup> BT – 126<sup>0</sup> BT<br />
Luas Wilayah          : 300.324 km<sup>2</sup><br />
Iklim                          : Tropik, suhu rata-rata 25<sup>0</sup> C<br />
Gunung Tertinggi : Gunung Apo</p>
<p><strong>b. Keadaan Sosial</strong><br />
Suku terbesar di Filipina adalah suku Filipino (80%). Tionghoa (10%), Indo-Arya (5%), bangsa Eropa dan Amerika (2%), Arab (1%) dan suku lainnya (2%). Suku Moro berdiam di Mindanao Selatan dan beragama Islam. Tagalog merupakan bahasa nasional.<br />
Suku Bangsa : Filipino, Tionghoa , Eropa, AS, Moro<br />
Jumlah Penduduk : 85,2369 juta (tahun 2006)<br />
Bahasa : Tagalog (resmi), Inggris, dan Spanyol<br />
Agama : Katholik, Protestan, dan Islam.</p>
<p><strong>c. Keadaan Ekonomi</strong><br />
Sebagian besar penduduk Filipina bermata pencaharian sebagai petani. Filipina merupakan negara agraris. Hasil pertanian yang utama adalah padi dan kelapa. Hasil tambang yang utama adalah kobalt, tembaga, dan emas.<br />
Mata Uang : Peso<br />
Hasil Pertanian  : Rami, kopra, gula, beras, nanas<br />
Hasil Tambang   : Chromium, kobalt, tembaga, emas, nikel, sulfur, seng, besi<br />
Hasil Industri     : Bahan bangunan, elektronik, mebel, IT, alat pelayaran, motor, dan komponennya.<br />
Ekspor Utama    : Elektronik, garmen, komponen listrik kendaraan bermotor, kerajinan dan furniture, minyak, pisang, dan lain-lain.<br />
Impor Utama     : Elektronik, oli, mesin industri, kendaraan, baja, alumunium, dan lain-lain.</p>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 12.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_12.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/5/53/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_12.jpg" alt="" width="223" height="261" border="0" /></a></div>
</div>
<p>Pendapatan Perkapita : US$ 1300 (2005) <a name="4._Singapura"></a></p>
<h3>4. Singapura</h3>
<p>Bentuk Pemerintahan : Republik<br />
Kepala Negara                : Presiden<br />
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri<br />
Ibu kota                            : Singapura<br />
Lagu Kebangsaan          : Majulah Singapura</p>
<p><strong>a. Kenampakan Alam Utama</strong><br />
Singapura adalah negara kepulauan dengan luas 697.1 km<sup>2</sup>. Luasnya hampir sama dengan kota Jakarta (664 km<sup>2</sup>). Singapura berpenduduk sangat padat. Untuk memperluas wilayah, pemerintah Singapura melakukan pengurukan pantai dengan pasir. Singapura memiliki beberapa pulau-pulau kecil yang lain seperti Pulau Tekong, Pulau Ubin, dan Pulau Sentosa. Lokasi tertinggi di Singapura berada di Bukit Timah dengan ketinggian 164 m. Singapura terhubung dengan Malaysia di kota Johor dengan jembatan di Woodlands.</p>
<p>Letak astronomis : 1<sup>0</sup> 15’ LU – 1<sup>0</sup> 26’ LU dan 103<sup>0</sup> BT – 104<sup>0</sup> BT<br />
Luas Wilayah         : 697.1 km<sup>2</sup><br />
Iklim                          : Tropik, suhu rata-rata 25<sup>0</sup> C<br />
Gunung Tertinggi : Bukit Timah</p>
<p><strong>b. Keadaan Sosial</strong></p>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 13.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_13.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/0/05/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_13.jpg" alt="" width="222" height="201" border="0" /></a></div>
</div>
<p>Singapura merupakan salah satu negara yang paling padat di dunia. Lahan untuk pemukiman sudah sangat sempit. Delapan puluh lima persen (85%) penduduk Singapura tinggal di rumah susun (apartemen). Mayoritas penduduk Singapura adalah suku Cina (76,8%). Sementara penduduk aslinya adalah Melayu. Lainnya adalah India (7,9%). Bahasa-bahasa yang digunakan adalah Inggris, Melayu, Cina (Mandarin), dan Tamil. Bahasa Melayu juga merupakan bahasa kebangsaan tetapi lebih bersifat simbolis. Digunakan untuk menyanyikan lagu kebangsaan. Penggunaan bahasa kebangsaan hanya terbatas kepada kaum Melayu saja. Hanya sedikit etnis Cina dan India yang fasih dalam bahasa Melayu.</p>
<p>Suku Bangsa             : Cina, Melayu, India, Pakistan<br />
Jumlah Penduduk : 4,198 juta (tahun 2004)<br />
Bahasa                        : Inggris(resmi), Melayu, Cina, Tamil<br />
Agama                        : Buddha, Kristen, Islam, Tao, dan Hindu</p>
<p><strong>c. Keadaan Ekonomi</strong></p>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 14.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_14.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/4/4c/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_14.jpg" alt="" width="141" height="199" border="0" /></a></div>
</div>
<p>Singapura merupakan negara yang penduduknya berpenghasilan tinggi yaitu US$ 24.740 (tahun 2004). Ekspor hasil industri, jasa keuangan, dan perdagangan merupakan sumber pendapatan yang utama Singapura. Singapura bukan negara agraris dan tidak memiliki hasil tambang yang berarti.<br />
Mata Uang          : Dollar Singapura (S $)<br />
Hasil Pertanian : Buah-buahan, anggrek<br />
Hasil Tambang  : Singapura tidak memiliki hasil tambang yang berarti.<br />
Hasil Industri    : Elektronik, kimia, keuangan, dan perbankan, perumahan, pariwisata, perdagangan.<br />
Ekspor Utama    : Minyak, mesin industri, radio &amp; televisi dan komponennya, komponen elektronik, pakaian , minuman ringan &amp; rokok.<br />
Impor Utama     : Minyak mentah, baja dan alumunium, mesin industri, generator listrik , dan komponen elektronik.<br />
Pendapatan Perkapita : US$ 24.740 (2004) . <a name="5._Brunei_Darussalam"></a></p>
<h3>5. Brunei Darussalam</h3>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 15.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_15.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/2/2e/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_15.jpg" alt="" width="219" height="193" border="0" /></a></div>
</div>
<p>Bentuk Pemerintahan : Kerajaan<br />
Kepala Negara               : Sultan<br />
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri<br />
Ibu kota                            : Bandar Seri Begawan<br />
Lagu Kebangsaan         : Pujian Untuk Sultan</p>
<p><strong>a. Kenampakan Alam Utama</strong><br />
Brunei terdiri atas pada dua wilayah yang terpisah, yaitu wilayah barat dan timur. Wilayah Brunei dikelilingi oleh wilayah Malaysia. Wilayah barat merupakan dataran rendah yang berrawa-rawa. Iklimnya adalah tropik katulistiwa yang lembap. Hujan turun sepanjang tahun. Daerah perbatasan sebelah barat dengan Serawak, terdapat sungai Baram yang menjadi jalur lalu lintas perairan yang penting.</p>
<p>Letak astronomis : 4<sup>0</sup> LU -5<sup>0</sup> 2’ LU dan 114 BT -115 BT .<br />
Luas Wilayah         : 5.765 km<sup>2</sup>.<br />
Iklim                         : Tropik.</p>
<p><strong>b. Keadaan Sosial</strong><br />
Penduduk Brunei berjumlah 370.100 jiwa (2005). Sekitar 66 % penduduk Brunei adalah etnis Melayu. Etnis Cina berjumlah sekitar 15%. Etnis Cina memegang peranan penting dalam ekonomi Brunei. Suku asli Brunei berjumlah (6%) dan suku lainnya (7%). Bahasa Melayu adalah bahasa resmi. Bahasa Inggris banyak digunakan. Islam merupakan agama resmi negara, dan Sultan merupakan pemimpin agamanya. Agama lain yang dianut adalah agama Buddha (terutama oleh orang Cina) dan Kristen.</p>
<p>Suku Bangsa             : Melayu, Cina<br />
Jumlah Penduduk : 370.100 (tahun 2005)<br />
Bahasa                        : Melayu, Inggris<br />
Agama                        : Islam (resmi), Buddha, dan Kristen</p>
<p><strong>c. Keadaan Ekonomi</strong><br />
Brunei Darussalam adalah negara pengekspor minyak dan gas bumi. Hasil ekspor minyak bumi dan gas alam membuat Brunei menjadi salah satu negara termakmur di Asia. Tambang minyak dan gas bumi merupakan sumber penghasilan yang utama.</p>
<p>Mata Uang                       : B $ Dollar Brunei<br />
Hasil Pertanian              : Karet, Beras, rempah-rempah<br />
Hasil Tambang               : Minyak, gas alam, kayu<br />
Hasil Industri                 : Minyak dan gas, tekstil, makanan dan minuman ringan, bahan bangunan<br />
Ekspor Utama                 : Minyak dan gas, tekstil<br />
Impor Utama                  : Kendaraan bermotor, mesin, barang pabrikan, Makanan, dan kimia.<br />
Pendapatan Perkapita : U$ 24.826 (tahun 2005)</p>
<h3>6. Timor Leste</h3>
<div>
<div><a title="Hub Geogrfs Pnddk Asia tnggr 16.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_16.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/c/cf/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_16.jpg" alt="" width="242" height="247" border="0" /></a></div>
</div>
<p>Bentuk Pemerintahan : Republik<br />
Kepala Negara                : Presiden<br />
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri<br />
Ibu kota                            : Dili</p>
<p><strong>a. Kenampakan Alam Utama</strong><br />
Wilayah negara Timor Leste terdiri atas dua wilayah yang terpisah. Sebagian wilayahnya ada yang terdapat di provinsi NTT. Alam Timor Leste sebagian besar tidak subur. Juga miskin sumber daya alam. Sumber daya alam yang dimiliki hanyalah tambang minyak bumi di selat Timor. Tambang ini belum dieksploitasi karena menjadi sengketa dengan Australia. Gunung tertinggi di Timor Leste adalah gunung Ramelau. Negara Timor Leste dulunya merupakan sebuah provinsi di wilayah negara Indonesia. Pada tahun 1999, sebagian besar rakyat Timor-Timur menghendaki berpisah dari negara Indonesia.<br />
Luas Wilayah          : 15.007 km<sup>2</sup><br />
Iklim                          : Tropik<br />
Gunung Tertinggi : Gunung Ramelau (2.963 m)</p>
<p><strong>b. Keadaan Sosial</strong><br />
Pada tahun 2005 penduduk Timor Timur berjumlah 1.040.880 jiwa. Penduduk Timor Timur merupakan campuran antara suku bangsa Melayu dan Papua. Mayoritas penduduk Timor Timur beragama Katolik (90%), diikuti Protestan (5%), Islam (3%), dan sisanya Buddha, Hindu, dan aliran kepercayaan (2%). Bahasa resmi Timor Timur adalah bahasa Tetun dan bahasa Portugis. Sedangkan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa perantara.</p>
<p>Suku Bangsa             : Campuran Melayu dan Papua<br />
Jumlah Penduduk : 1.040.880 (tahun 2005)<br />
Bahasa                        : Tetun, Portugis, Inggris, dan Indonesia<br />
Agama                        : Katholik, Protestan, Islam.</p>
<p><strong>c. Keadaan Ekonomi</strong><br />
Timor Leste masih sangat tergantung dengan pasokan barang-barang dari Indonesia. Hasil produksi dalam negerinya masih sangat minim. Sembako dan bahan bakar minyak (BBM) diimpor dari Indonesia melalui provinsi Nusa Tenggara Timur. Timor Leste menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat sebagai mata uang negara. Timor Leste mengharapkan bisa mengeksploitasikan minyak bumi di Celah Timor (Timor Gap). Namun masalah perbatasan dengan Australia menjadi kendala untuk segera melakukan eksploitasi. Saat ini Timor Leste menjadi negara termuda di dunia, sekaligus termiskin.</p>
<p>Mata Uang                        : Dollar Amerika Serikat (US$).<br />
Hasil Pertanian               : Kopi.<br />
Hasil Tambang                : Emas, mangaan, marmer, minyak bumi di Celah Timor (belum dieksploitasi).<br />
Impor Utama                  : BBM dan Sembako dari Indonesia.<br />
Pendapatan Perkapita : US $ 750 (tahun 2005).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://www.crayonpedia.org/mw/BSE:Hubungan_Unsur_Geografis_dan_Penduduk_Asia_Tenggara_9.1_(BAB_10)</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missevi.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missevi.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missevi.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missevi.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missevi.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missevi.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missevi.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missevi.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missevi.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missevi.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missevi.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missevi.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missevi.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missevi.wordpress.com/937/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=937&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missevi.wordpress.com/2012/01/04/hubungan-unsur-geografis-dan-pendudukan-asia-tenggara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fbe881122c25f345a8d4bdac4ce8c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">missevi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/5/5a/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/2/2f/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/9/9f/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/7/7e/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_4.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/5/5a/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tabel 10.1 Hasil Tambang Negara-Negara Asia Tenggara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/b/b2/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tabel 10.2 Jumlah Penduduk Negara Asia Tenggara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/4/4d/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_7.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/6/67/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_8.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/b/b2/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_9.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/b/ba/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_10.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/d/d3/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_11.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/5/53/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_12.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/0/05/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_13.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/4/4c/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_14.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/2/2e/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_15.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/c/cf/Hub_Geogrfs_Pnddk_Asia_tnggr_16.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PETA TENTANG POLA DAN BENTUK MUKA BUMI</title>
		<link>http://missevi.wordpress.com/2012/01/03/peta-tentang-pola-dan-bentuk-muka-bumi-2/</link>
		<comments>http://missevi.wordpress.com/2012/01/03/peta-tentang-pola-dan-bentuk-muka-bumi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 01:41:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahan Ajar]]></category>
		<category><![CDATA[Bahan Ajar Geografi SMP]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kelas IX]]></category>
		<category><![CDATA[Perangkat Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 5 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[peta]]></category>
		<category><![CDATA[peta bentuk muka bumi]]></category>
		<category><![CDATA[peta kontur]]></category>
		<category><![CDATA[peta pola]]></category>
		<category><![CDATA[peta pola bentuk muka bumi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missevi.wordpress.com/?p=934</guid>
		<description><![CDATA[Sekhah Efiaty, S.Pd. Jagat raya ini sangatlah luas tak berbatas. Tak seorangpun dapat mengukur ataupun menjelajahi seluruh jagat raya ini. Bahkan hanya salah satu planet yang ada di muka bumi inipun belum tentu seseorang pernah menjelajahi seluruh permukaannya, tanpa sejengkalpun yang terlewatkan. Karena hal inilah diperlukan cara untuk mempermudah kita dalam melihat sebagian ataupun seluruh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=934&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekhah Efiaty, S.Pd.</p>
<p><strong>Jagat raya ini sangatlah luas tak berbatas. Tak seorangpun dapat mengukur ataupun menjelajahi seluruh jagat raya ini. Bahkan hanya salah satu planet yang ada di muka bumi inipun belum tentu seseorang pernah menjelajahi seluruh permukaannya, tanpa sejengkalpun yang terlewatkan. Karena hal inilah diperlukan cara untuk mempermudah kita dalam melihat sebagian ataupun seluruh dari permukaan bumi. Ya dengan petalah kita bisa mengatasi keterbatasan panca indera kita ini. </strong></p>
<p><strong>Peta merupakan elemen penting penunjang studi geografi. Mengapa demikian? Karena melalui peta, kalian dapat memperluas pandangan tentang bumi melalui bidang yang lebih sempit sehingga tercakup oleh pancaindra. Berbagai ketampakan alam dapat kalian analisis atau kalian identifikasi melalui peta. Penggambaran peta dapat menyajikan data tentang relief permukaan bumi, baik daratan maupun lautan.</strong></p>
<p><strong>Peta</strong> adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui suatu sistem proyeksi. Peta bisa disajikan dalam berbagai cara yang berbeda, mulai dari peta konvensional yang tercetak hingga peta digital yang tampil di layar komputer. Istilah peta berasal dari bahasa Yunani <em>mappa</em> yang berarti taplak atau kain penutup meja. Namun secara umum pengertian peta adalah lembaran seluruh atau sebagian permukaan bumi pada bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala tertentu.Sebuah <strong>peta</strong> adalah representasi dua dimensi dari suatu ruang tiga dimensi. Ilmu yang mempelajari pembuatan peta disebut <a title="Kartografi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kartografi">kartografi</a>. Banyak peta mempunyai <a title="Skala" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Skala">skala</a>, yang menentukan seberapa besar objek pada peta dalam keadaan yang sebenarnya. Kumpulan dari beberapa peta disebut <a title="Atlas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Atlas">atlas</a>.</p>
<div>
<div>
<div><a title="Peta Pola Bntk Bumi 1.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Peta_Pola_Bntk_Bumi_1.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/3/34/Peta_Pola_Bntk_Bumi_1.jpg" alt="" width="493" height="311" border="0" /></a></div>
</div>
</div>
<h2>A. Bentuk-Bentuk Muka Bumi pada Peta</h2>
<div>
<div><a title="Peta Pola Bntk Bumi 2.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Peta_Pola_Bntk_Bumi_2.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/a/a5/Peta_Pola_Bntk_Bumi_2.jpg" alt="" width="288" height="229" border="0" /></a></div>
</div>
<p>Bentuk-bentuk muka bumi daratan tidaklah rata, akan tetapi bervariasi, baik itu berupa dataran, dataran tinggi, dataran rendah, tonjolan berupa bukit, gunung, dome, maupun cekungan berupa sungai, lembah, ngarai, atau basin. Penggambaran bentuk-bentuk muka bumi tersebut dapat digambarkan melalui dua jenis peta, yaitu dengan menggunakan peta umum berwarna ataupun dengan menggunakan peta khusus, seperti peta topografi atau peta kontur. Pada peta kontur keadaan relief muka bumi dapat diketahui dengan jelas dengan melihat tingkat kerapatan konturnya atau dengan membuat peta tida dimensinya. Bentuk ketampakan muka bumi dapat kita bedakan menjadi bentuk muka bumi daratan (termasuk sungai dan perairan darat lainnya) serta bentuk muka bumi lautan. Penggambaran bentuk muka bumi tersebut tentu saja tidak dapat ditampilkan sebagaimana aslinya, melainkan berbentuk simbol. Adapun bentuk simbol-simbol yang digunakan untuk menggambarkan ketampakan-ketampakan alam tersebut dapat berupa simbol titik, simbol garis, ataupun simbol area dan warna. Penggunaan simbol tersebut disesuaikan dengan bentuk-bentuk muka bumi yang digambarkan pada peta. Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah uraian berikut ini.<br />
<a name="1._Daratan"></a></p>
<h3>1. Daratan</h3>
<p><strong>a. Dataran Rendah</strong><br />
Secara umum, dataran rendah diidentifikasikan sebagai relief daratan yang mempunyai ketinggian antara 0 &#8211; 400 m. Bentuk muka bumi berupa dataran rendah digambarkan dengan menggunakan simbol area berwarna hijau. Pewarnaan hijau tersebut dapat dipecah lagi menjadi beberapa tingkatan warna, misalnya warna hijau untuk ketinggian antara 0 &#8211; 100 m dan warna hijau muda untuk ketinggian antara 100 &#8211; 400 m. Pada peta topografi, dataran rendah dicirikan dengan penggambaran garis kontur yang jarang.</p>
<p><strong>b . Dataran Tinggi</strong><br />
Dataran tinggi diidentifikasikan sebagai relief daratan yang relatif landai dengan ketinggian antara 400 &#8211; 1.000 meter dari permukaan air laut. Dataran tinggi digambarkan dengan menggunakan simbol area berwarna kuning atau cokelat muda. Pada peta topografi, penggambaran dataran tinggi digambarkan dengan garis kontur yang agak jarang, namun memiliki angka penunjuk kontur yang besar (antara 400 &#8211; 1.000 meter).</p>
<p><strong>c . Kawasan Pegunungan atau Perbukitan</strong><br />
Kawasan pegunungan atau perbukitan diidentifikasikan sebagai daratan yang memiliki kemiringan lereng yang relatif lebih besar bila dibandingkan dengan dataran dan mempunyai ketinggian di atas 1.000 meter. Karena kemiringan lerengnya yang relatif besar, maka kawasan ini bila digambarkan dengan peta kontur akan memiliki garis-garis kontur yang relatif rapat satu sama lain. Adapun pada peta umum, kawasan ini digambarkan dengan simbol area berwarna cokelat.</p>
<p><strong>d . Rawa, Danau, dan Waduk</strong></p>
<div>
<div><a title="Peta Pola Bntk Bumi 3.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Peta_Pola_Bntk_Bumi_3.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/8/8a/Peta_Pola_Bntk_Bumi_3.jpg" alt="" width="236" height="154" border="0" /></a></div>
</div>
<p>Rawa merupakan wilayah daratan yang digenangi air, biasanya berada di dataran rendah atau di daerah pantai. Adapun danau adalah daratan luas yang digenangi air, sedangkan waduk adalah danau buatan. Keduanya biasanya terletak di dataran tinggi. Pada peta, danau dan waduk digambarkan dengan simbol area berwarna biru, sedangkan rawa digambarkan dengan simbol area berwarna hijau dengan garis putus-putus.<br />
<strong>e . Sungai</strong></p>
<div>
<div><a title="Peta Pola Bntk Bumi 4.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Peta_Pola_Bntk_Bumi_4.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/b/b2/Peta_Pola_Bntk_Bumi_4.jpg" alt="" width="283" height="189" border="0" /></a></div>
</div>
<p>Sungai merupakan jalur atau penampang yang dilalui oleh air dari hulu ke hilir. Pada umumnya, sungai memiliki mata air atau berhulu di kawasan pegunungan atau dataran tinggi dan bermuara di lautan. Pada peta, aliran sungai digambarkan dengan garis yang berkelok-kelok berwarna biru. Sementara itu, pada peta kontur, sungai digambarkan dengan garis yang memotong pola kontur dengan arah kontur membelok ke arah hulu.</p>
<p><strong>f . Gunung</strong><br />
Gunung merupakan bentuk relief muka bumi yang menonjol. Pada umumnya, memiliki ketinggian di atas 1.000 meter. Dalam peta, gunung digambarkan dengan simbol segitiga berwarna merah untuk gunung aktif dan segitiga berwarna hitam untuk gunung mati (tidak aktif).</p>
<p><strong>g . Kota/Permukiman dan Jalan</strong><br />
Suatu bentuk permukiman hanya ditunjukkan oleh letak ibukotanya. Berdasarkan hierarki kota, penggambaran letak ibukota digambarkan dengan simbol berikut ini.</p>
<div>
<div>
<div><a title="Peta Pola Bntk Bumi 5.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Peta_Pola_Bntk_Bumi_5.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/6/61/Peta_Pola_Bntk_Bumi_5.jpg" alt="" width="394" height="86" border="0" /></a></div>
</div>
</div>
<p>Adapun jalan yang merupakan hasil budidaya manusia digambarkan dengan menggunakan simbol garis berwarna hitam atau merah. Besar kecilnya jalan (kelas jalan) juga dibedakan berdasarkan tingkat ketebalan garis pada peta. Pada peta-peta umum tertentu, terdapat simbol area berwarna kelabu untuk menunjukkan kawasan puncak gunung atau pegunungan bersalju serta warna cokelat cerah (terkadang berbintik-bintik) untuk menunjukkan daerah gurun.<br />
<a name="2._Lautan"></a></p>
<h3>2. Lautan</h3>
<p>Berbeda dengan relief daratan yang mudah digambarkan karena dapat terlihat dari atas, muka relief lautan relatif lebih sulit ditentukan. Pada umumnya, lautan digambarkan dengan simbol area berwarna biru. Seperti juga halnya dengan wilayah daratan, penggambaran warna tersebut juga dapat dibedakan menjadi beberapa tingkatan warna berikut ini.</p>
<div>
<div>
<div><a title="Peta Pola Bntk Bumi 6.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Peta_Pola_Bntk_Bumi_6.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/e/ea/Peta_Pola_Bntk_Bumi_6.jpg" alt="" width="265" height="97" border="0" /></a></div>
</div>
</div>
<p>Pada beberapa peta terdapat warna biru gelap untuk menunjukkan letak suatu palung dan warna putih kelabu untuk menunjukkan perairan es. Terkadang juga terdapat tanda 4.255, artinya laut tersebut mempunyai kedalaman 4.255 meter.<br />
<a name="B._Pola_Sebaran_Bentuk-Bentuk_Muka_Bumi_pada_Peta"></a></p>
<h2>B. Pola Sebaran Bentuk-Bentuk Muka Bumi pada Peta</h2>
<p>Pada umumnya, peta umum memiliki warna dan simbol-simbol lain yang mewakili ketampakan alam sebenarnya. Contohnya, Pulau Bali yang memiliki bentang alam dataran rendah hingga dataran tinggi. Pewarnaannya dibuat bertingkat, warna hijau menunjukkan dataran rendah dengan ketinggian antara 0 &#8211; 100 m, warna hijau muda menunjukkan dataran sedang dengan ketinggian antara 100 &#8211; 500 m, warna kuning menunjukkan dataran tinggi dengan ketinggian antara 500 &#8211; 1.000 m, dan warna cokelat menunjukkan daerah pegunungan dengan ketinggian &gt; 1.000 m. Adapun puncak tertinggi berada di puncak Gunung Agung yang memiliki ketinggian 3.142 m di atas permukaan air laut. Dataran tinggi dan pegunungan terdapat di bagian Utara, semakin ke Selatan, daratan semakin landai. Hal ini menyebabkan aliran sungai di bagian Utara relatif pendek dan bermuara di Laut Bali, sedangkan sungai-sungai (disimbolkan dengan garis berkelok-kelok berwarna biru) di bagian Selatan yang bermuara di Samudra Indonesia memiliki aliran yang relatif lebih panjang. Jika diperhatikan, mayoritas aliran sungai mengarah ke Selatan, hanya beberapa sungai saja yang mengalir ke arah Utara.</p>
<div>
<div>
<div><a title="Peta Pola Bntk Bumi 7.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Peta_Pola_Bntk_Bumi_7.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/6/6a/Peta_Pola_Bntk_Bumi_7.jpg" alt="" width="545" height="440" border="0" /></a></div>
</div>
</div>
<p>Pulau Bali memiliki rangkaian gunung atau pegunungan di bagian Utara. Kebanyakan gunung-gunung tersebut telah mati (tidak aktif). Hal ini ditunjukkan dengan gambar segitiga hitam di peta. Sementara itu, gunung yang masih aktif hanyalah Gunung Agung dan Gunung Batur (1.717 m) yang digambarkan dengan bentuk segitiga berwarna merah. Perairan darat berupa danau (disimbolkan dengan simbol area berwarna biru). Tercatat ada empat buah danau, yaitu Danau Batur (terluas), Danau Buyan, Danau Bratan, dan Danau Tamblingan. Keempat danau tersebut berada di daratan dengan ketinggian lebih dari 1.000 m di atas permukaan air laut. Berdasarkan bentang budayanya, Pulau Bali hanya memiliki satu pelabuhan udara (yang disimbolkan dengan gambar pesawat dalam lingkaran), yaitu Bandara Ngurah Rai di Denpasar serta terdapat empat pelabuhan penyeberangan (yang disimbolkan dengan gambar jangkar di dalam lingkaran), yaitu di Gilimanuk, Celukbawang, Benoa, dan di Tanjung Melanting. Berdasarkan skala yang ada, jarak antara ujung Timur Pulau Bali (Tanjung Jambela) hingga ujung Barat Pulau Bali (Tanjung Pasir) sejauh ± 111,15 km. Sementara itu, jarak antara ujung Utara Pulau Bali (Tanjung Bungkulan) hingga ujung Selatan Pulau Bali (Sawangan) sejauh ± 63,45 km. Perairan laut Pulau Bali terdiri atas perairan dangkal (0 &#8211; 200 m), perairan sedang (200 &#8211; 3.000 m) dan perairan dalam (&gt; 3.000 m). Perairan dangkal terdapat di Selat Bali, bagian Selatan Pulau Bali dan perairan yang mengelilingi Nusa Penida. Kondisi ini menyebabkan kawasan ini banyak dijumpai pantai-pantai yang indah, seperti di Pantai Kuta, Pantai Sanur, Tanah Lot, dan Teluk Jimbaran.<br />
<a name="2._Mengidentifikasi_Bentuk_Muka_Bumi_dengan_Peta_Khusus"></a></p>
<h3>2. Mengidentifikasi Bentuk Muka Bumi dengan Peta Khusus</h3>
<p>Peta khusus atau peta tematik, yaitu peta yang hanya menyajikan suatu data tertentu dalam penyajiannya. Salah satu contoh peta khusus atau peta tematik adalah peta kontur. Kontur adalah garis khayal yang menghubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian sama di permukaan bumi. Jadi, peta kontur adalah peta yang menyajikan tentang ketinggian tempat di muka bumi. Berikut ini karakteristik garis kontur.</p>
<p>a. Merupakan kurva tertutup dan tidak pernah berpotongan.<br />
b. Selalu bersifat horizontal.<br />
c. Lebih rapat konturnya berarti lerengnya lebih curam.<br />
d. Selalu membelok pada lembah dan mengikuti lereng dari lembah ke arah udik (hulu).<br />
e. Selalu tegak lurus dengan jurusan air yang mengalir di permukaan (misalnya, aliran sungai).<br />
Interpretasi peta kontur memberikan informasi tentang ketinggian tempat, bentuk lereng (apakah berbentuk cekung, cembung, atau seragam), serta juga dapat menunjukkan kemiringan lereng (apakah lereng tersebut landai atau terjal). Selain itu dari peta kontur juga dapat digunakan untuk menentukan inversibility atau daerah yang tampak yang diperoleh dari pembuatan profil atau diagram penampang. Profil atau penampang adalah gambaran kenampakan suatu daerah apabila dipotong secara vertikal oleh bidang tegak lurus terhadap permukaannya. Perhatikanlah contoh berikut!</p>
<div>
<div>
<div><a title="Peta Pola Bntk Bumi 8.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Peta_Pola_Bntk_Bumi_8.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/8/86/Peta_Pola_Bntk_Bumi_8.jpg" alt="" width="428" height="306" border="0" /></a></div>
</div>
</div>
<p>Berdasarkan gambar di atas terlihat bahwa semakin rapat garis antarkontur, maka kemiringan lereng semakin terjal. Sebaliknya, semakin jarang garis antarkontur, maka kemiringan lereng semakin landai.</p>
<p><strong>a. Bentuk Lereng</strong><br />
Selain untuk mengetahui kemiringan lereng, identifikasi tentang garis kontur juga dapat untuk mengetahui bentuk lereng. Berdasarkan bentuknya, lereng dapat berbentuk seragam, cekung, ataupun cembung. Lereng dapat pula berbentuk tegak lurus atau tebing, sehingga bila digambarkan menunjukkan garis kontur yang saling berimpit. Berikut ini contoh penggambaran ketiga bentuk lereng tersebut.</p>
<div>
<div>
<div><a title="Peta Pola Bntk Bumi 9.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Peta_Pola_Bntk_Bumi_9.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/c/c0/Peta_Pola_Bntk_Bumi_9.jpg" alt="" width="391" height="798" border="0" /></a></div>
</div>
</div>
<p><strong>b . Bentuk Bukit</strong><br />
Penampang melintang suatu bukit tidaklah sama, ada yang memanjang dan ada yang membulat. Pada gambar berikut terlihat bahwa gambar (a) adalah gambar peta kontur yang menunjukkan bukit memanjang, sedangkan gambar (b) adalah gambar peta kontur yang menunjukkan bukit yang membulat.</p>
<div>
<div>
<div><a title="Peta Pola Bntk Bumi 10.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Peta_Pola_Bntk_Bumi_10.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/8/89/Peta_Pola_Bntk_Bumi_10.jpg" alt="" width="473" height="200" border="0" /></a></div>
</div>
</div>
<p><strong>c . Cekungan atau Depresi</strong><br />
Cekungan adalah bentuk muka bumi yang lebih rendah dari permukaan bumi di sekelilingnya. Cekungan dapat pula terjadi di puncak bukit atau gunung yang membentuk semacam kaldera luas seperti yang terdapat di Gunung Bromo. Bahkan di beberapa tempat, cekungan atau depresi dapat memiliki ketinggian di bawah permukaan air laut. Pada peta topografi, cekungan digambarkan dengan garis kontur yang semakin mengecil ke arah dalam, sehingga berlawanan dengan penggambaran gambar sebuah bukit.<br />
<a title="Peta Pola Bntk Bumi 11.jpg" href="http://www.crayonpedia.org/mw/Berkas:Peta_Pola_Bntk_Bumi_11.jpg"><img src="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/d/df/Peta_Pola_Bntk_Bumi_11.jpg" alt="" width="301" height="276" border="0" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://id.wikipedia.org/wiki/Peta</p>
<p>http://www.crayonpedia.org/mw/BSE:Peta_Tentang_Pola_dan_Bentuk_Muka_Bumi_9.2_(BAB_8)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missevi.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missevi.wordpress.com/934/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missevi.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missevi.wordpress.com/934/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missevi.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missevi.wordpress.com/934/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missevi.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missevi.wordpress.com/934/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missevi.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missevi.wordpress.com/934/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missevi.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missevi.wordpress.com/934/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missevi.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missevi.wordpress.com/934/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=934&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missevi.wordpress.com/2012/01/03/peta-tentang-pola-dan-bentuk-muka-bumi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fbe881122c25f345a8d4bdac4ce8c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">missevi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/3/34/Peta_Pola_Bntk_Bumi_1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/a/a5/Peta_Pola_Bntk_Bumi_2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/8/8a/Peta_Pola_Bntk_Bumi_3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/b/b2/Peta_Pola_Bntk_Bumi_4.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/6/61/Peta_Pola_Bntk_Bumi_5.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/e/ea/Peta_Pola_Bntk_Bumi_6.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/6/6a/Peta_Pola_Bntk_Bumi_7.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/8/86/Peta_Pola_Bntk_Bumi_8.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/c/c0/Peta_Pola_Bntk_Bumi_9.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/8/89/Peta_Pola_Bntk_Bumi_10.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.crayonpedia.org/wiki/images/d/df/Peta_Pola_Bntk_Bumi_11.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ujian Nasional 2012</title>
		<link>http://missevi.wordpress.com/2011/12/23/ujian-nasional-2012-2/</link>
		<comments>http://missevi.wordpress.com/2011/12/23/ujian-nasional-2012-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 17:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 5 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[UAN 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Ujian Akhir Nasional 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Ujian Nasional 2012]]></category>
		<category><![CDATA[UN 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missevi.wordpress.com/?p=931</guid>
		<description><![CDATA[Sekhah Efiaty, S.Pd. Detik demi detik waktu berlalu tanpa bisa dihentikan barang sejenak. Tiba-tiba waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi UN menjadi semakin sedikit. Mungkin inilah yang dirasakan oleh sebagian siswa SD, SMP dan SMA/SMA di Indonesia. Apakah kalian termasuk yang sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi UN 2012? Dengan mengetahui banyak hal yang berkaitan dengan UN [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=931&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekhah Efiaty, S.Pd.</p>
<p>Detik demi detik waktu berlalu tanpa bisa dihentikan barang sejenak. Tiba-tiba waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi UN menjadi semakin sedikit. Mungkin inilah yang dirasakan oleh sebagian siswa SD, SMP dan SMA/SMA di Indonesia. Apakah kalian termasuk yang sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi UN 2012?</p>
<p>Dengan mengetahui banyak hal yang berkaitan dengan UN 2012 maka kesiapan dari para siswa menjadi lebih matang lagi. Dengan ini maka diharapkan hasil dari UN tahun 2011/2012 menjadi lebih optimal dan hasilnya dapat digunakan sebagai salah satu bekal memilih sekolah unggulan jenjang selanjutnya. Amin&#8230;</p>
<p>Berikut kami Informasikan beberapa hal yang terkait dengan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012</p>
<p><strong>1. Jadwal UN 2012</strong></p>
<table width="600" border="3" cellspacing="1" cellpadding="1">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="2" width="25" height="42">No</td>
<td rowspan="2" width="145">JENJANG PENDIDIKAN</td>
<td colspan="2" width="299">WAKTU PELAKSANAAN UN</td>
<td rowspan="2" width="161">PENENTUAN KELULUSAN</td>
</tr>
<tr>
<td height="21">UTAMA</td>
<td>SUSULAN</td>
</tr>
<tr>
<td height="21">1</td>
<td>SMA/MA dan SMK</td>
<td>16 – 19 April 2012</td>
<td>23 – 26 April 2012</td>
<td>24 Mei 2012</td>
</tr>
<tr>
<td height="21">2</td>
<td>SMP/MTs dan SMPLB</td>
<td>23 – 26 April 2012</td>
<td>30 April – 4 Mei 2012</td>
<td>2 Juni 2012</td>
</tr>
<tr>
<td height="21">3</td>
<td>SD/MI DAN SDLB</td>
<td>7 – 9 Mei 2012</td>
<td>14 – 16 Mei 2912</td>
<td>Kewenangan Provinsi</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2. Kriteria Kelulusan</strong><br />
<strong></strong></p>
<p>Permendikbud no. 59 tahun 2011 pasal 6 tentang kriteria kelulusan Ujian Nasional tahun pelajaran 2011-2012 menyatakan:</p>
<p>Kriteria kelulusan peserta didik dari UN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf d:</p>
<ol>
<li>SD/MI dan SDLB ditetapkan oleh satuan pendidikan dalam rapat dewan guru;</li>
<li>SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan oleh Menteri; berdasarkan perolehan NA. NA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperoleh dari nilai gabungan antara Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan Nilai UN, dengan pembobotan 40% untuk Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk Nilai UN.</li>
<li>Peserta didik SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).</li>
</ol>
<p>Untuk lebih jelasnya, silahkan unduh filenya berikut:</p>
<ul>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/17911165/Permen-No-59-tahun-2011-ttg-UN.pdf.html" target="_blank">Permendikbud-No-59-tahun-2011-ttg-UN 2012</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/17911166/POS-UN-SD_MI-2011-2012.pdf.html" target="_blank">POS-UN-SD-MI-2011-2012</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/17911164/Presentasi-Sosialiasi-UN-2012.pdf.html" target="_blank">Presentasi-Sosialiasi UN-2012</a></li>
</ul>
<p>Untuk kisi-kisi UN SD-MI/SMP-MTs/SMA-SMK silahkan <a href="http://hoesnaeni.wordpress.com/2011/12/22/jadwal-dan-kisi-kisi-skl-ujian-nasional-2012/" target="_blank">unduh di sini</a></p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://pendidikan.jogja.go.id/?pilih=news&#038;mod=yes&#038;aksi=lihat&#038;id=331</p>
<p>http://hoesnaeni.wordpress.com/2011/12/22/permendikbud-no-59-tahun-2011-tentang-un-2012/</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missevi.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missevi.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missevi.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missevi.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missevi.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missevi.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missevi.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missevi.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missevi.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missevi.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missevi.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missevi.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missevi.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missevi.wordpress.com/931/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=931&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missevi.wordpress.com/2011/12/23/ujian-nasional-2012-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fbe881122c25f345a8d4bdac4ce8c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">missevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Batuan</title>
		<link>http://missevi.wordpress.com/2011/12/09/batuan/</link>
		<comments>http://missevi.wordpress.com/2011/12/09/batuan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 04:32:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahan Ajar]]></category>
		<category><![CDATA[Bahan Ajar Geografi SMP]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kelas VII]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 5 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[batuan]]></category>
		<category><![CDATA[batuan beku]]></category>
		<category><![CDATA[batuan endapan]]></category>
		<category><![CDATA[batuan ignesias]]></category>
		<category><![CDATA[batuan malihan]]></category>
		<category><![CDATA[batuan metamorf]]></category>
		<category><![CDATA[batuan sedimen]]></category>
		<category><![CDATA[bentang alam]]></category>
		<category><![CDATA[landscape]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missevi.wordpress.com/?p=916</guid>
		<description><![CDATA[Sekhah Efiaty, S.Pd. 1. Batu Batu Balanced terletak di taman Garden of the Gods di Colorado Springs, CO. Dalam geologi, batu adalah benda padat yang tebuat secara alami dari mineral dan atau mineraloid. Lapisan luar padat Bumi, litosfer, terbuat dari batu. Dalam batuan umumnya adalah tiga jenis, yaitu batuan beku, sedimen, dan metamorf. Penelitian ilmiah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=916&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekhah Efiaty, S.Pd.</p>
<h2>1. Batu</h2>
<div>
<div><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Balanced_Rock.jpg"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2f/Balanced_Rock.jpg/220px-Balanced_Rock.jpg" alt="" width="220" height="165" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Balanced_Rock.jpg"><img src="http://bits.wikimedia.org/skins-1.18/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p><em>Batu Balanced</em> terletak di taman <a title="Garden of the Gods (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Garden_of_the_Gods&amp;action=edit&amp;redlink=1">Garden of the Gods</a> di <a title="Colorado Springs, CO (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Colorado_Springs,_CO&amp;action=edit&amp;redlink=1">Colorado Springs, CO</a>.</div>
</div>
</div>
<p>Dalam geologi, <strong>batu</strong> adalah benda padat yang tebuat secara alami dari <a title="Mineral" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mineral">mineral</a> dan atau mineraloid. Lapisan luar padat Bumi, litosfer, terbuat dari batu. Dalam batuan umumnya adalah tiga jenis, yaitu batuan beku, sedimen, dan metamorf. Penelitian ilmiah batuan disebut petrologi, dan petrologi merupakan komponen penting dari geologi. . <strong>Dalam bangunan</strong> batu biasanya dipakai pada pondasi bangunan untuk bangunan dengan ketinggian kurang dari 10 <a title="Meter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Meter">meter</a>, Batu juga dipakai untuk memperindah fasade bangunan dengan memberikan warna dan tekstur unik dari batu alam.</p>
<h2>2. Jenis batuan</h2>
<div>
<div><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:DirkvdM_rocks.jpg"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/72/DirkvdM_rocks.jpg/220px-DirkvdM_rocks.jpg" alt="" width="220" height="165" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:DirkvdM_rocks.jpg"><img src="http://bits.wikimedia.org/skins-1.18/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Bebatuan disepanjang sungai di dekat <a title="Orosí (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Oros%C3%AD&amp;action=edit&amp;redlink=1">Orosí</a>, <a title="Kosta Rika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kosta_Rika">Kosta Rika</a>.</div>
</div>
</div>
<p>Batuan umumnya diklasifikasikan berdasarkan komposisi mineral dan kimia, dengan tekstur partikel unsur dan oleh proses yang membentuk mereka. Ciri &#8211; ciri ini mengklasifikasikan batuan menjadi beku, sedimen, dan metamorf. Mereka lebih diklasifikasikan berdasarkan ukuran partikel yang membentuk mereka. Transformasi dari satu jenis batuan yang lain digambarkan oleh model geologi.</p>
<p>Pengkelasan ini dibuat dengan berdasarkan:</p>
<ol>
<li>kandungan mineral yaitu jenis-jenis mineral yang terdapat di dalam batu ini.</li>
<li>tekstur batu, yaitu ukuran dan bentuk hablur-hablur mineral di dalam batu</li>
<li>struktur batu, yaitu susunan hablur mineral di dalam batu.</li>
<li>proses pembentukan</li>
</ol>
<div>
<div><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Batu-koral.jpg"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/1/16/Batu-koral.jpg/220px-Batu-koral.jpg" alt="" width="220" height="165" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Batu-koral.jpg"><img src="http://bits.wikimedia.org/skins-1.18/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Batu Koral yang dapat kita temui di pinggir sungai.</p></div>
</div>
</div>
<p>Batu-batu secara umum biasanya dibagi menurut proses yang membentuknya, dan dengan itu dibagi kepada tiga kumpulan yang besar yaitu:</p>
<ol>
<li><a title="Batu igneus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batu_igneus">batu igneus</a></li>
<li><a title="Batu endapan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batu_endapan">batu endapan</a></li>
<li><a title="Batu metamorfosis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batu_metamorfosis">batu metamorfosis</a>.</li>
</ol>
<p>Batu igneus adalah batu yang terbentuk dari <a title="Magma" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Magma">magma</a> cair, batu endapan melalui endapan dan tekanan bahan tertentu, dan batu metamorfosis melalui salah satu dari dua cara yang disebut terdahulu setelah berubah akibat suhu dan tekanan. Dalam kasus-kasus di mana bahan organik meninggalkan jejak dirinya pada batu, hasil ini dikenali sebagai <a title="Fosil" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fosil">fosil</a>.</p>
<h1 id="firstHeading">a. Batuan beku (Batu Ignesius)</h1>
<div>
<div><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Igneous_rock_Santoroni_Greece.jpg&amp;filetimestamp=20060612231804"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ec/Igneous_rock_Santoroni_Greece.jpg/220px-Igneous_rock_Santoroni_Greece.jpg" alt="" width="220" height="165" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Igneous_rock_Santoroni_Greece.jpg&amp;filetimestamp=20060612231804"><img src="http://bits.wikimedia.org/skins-1.18/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Contoh batuan beku; jalur yang berwarna lebih muda menunjukkan arah aliran</p></div>
</div>
</div>
<p><strong>Batuan beku</strong> atau <strong>batuan igneus</strong> (dari <a title="Bahasa Latin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Latin">Bahasa Latin</a>: <em>ignis</em>, &#8220;api&#8221;) adalah jenis <a title="Batuan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batuan">batuan</a> yang terbentuk dari <a title="Magma" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Magma">magma</a> yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses <a title="Kristalisasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kristalisasi">kristalisasi</a>, baik di bawah permukaan sebagai batuan <a title="Intrusi (geologi)" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Intrusi_%28geologi%29">intrusif</a> (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan <a title="Ekstrusif (geologi) (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ekstrusif_%28geologi%29&amp;action=edit&amp;redlink=1">ekstrusif</a> (vulkanik). Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada, baik di <a title="Mantel (geologi) (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mantel_%28geologi%29&amp;action=edit&amp;redlink=1">mantel</a> ataupun <a title="Kerak (geologi) (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerak_%28geologi%29&amp;action=edit&amp;redlink=1">kerak</a> bumi. Umumnya, proses pelelehan terjadi oleh salah satu dari proses-proses berikut: kenaikan <a title="Temperatur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Temperatur">temperatur</a>, penurunan <a title="Tekanan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tekanan">tekanan</a>, atau perubahan komposisi. Lebih dari 700 tipe batuan beku telah berhasil dideskripsikan, sebagian besar terbentuk di bawah permukaan kerak <a title="Bumi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bumi">bumi</a>.</p>
<p>Menurut para ahli seperti Turner dan Verhoogen (1960), F. F Groun (1947), Takeda (1970), magma didefinisikan sebagai cairan silikat kental yang pijar terbentuk secara alamiah, bertemperatur tinggi antara 1.500–2.5000C dan bersifat mobile (dapat bergerak) serta terdapat pada kerak bumi bagian bawah. Dalam magma tersebut terdapat beberapa bahan yang larut, bersifat volatile (air, CO2, chlorine, fluorine, iron, sulphur, dan lain-lain) yang merupakan penyebab mobilitas magma, dan non-volatile (non-gas) yang merupakan pembentuk mineral yang lazim dijumpai dalam batuan beku.</p>
<p>Pada saat magma mengalami penurunan suhu akibat perjalanan ke permukaan bumi, maka mineral-mineral akan terbentuk. Peristiwa tersebut dikenal dengan peristiwa penghabluran. Berdasarkan penghabluran mineral-mineral silikat (magma), oleh NL. Bowen disusun suatu seri yang dikenal dengan Bowen’s Reaction Series.</p>
<p>Dalam mengidentifikasi batuan beku, sangat perlu sekali mengetahui karakteristik batuan beku yang meliputi sifat fisik dan komposisi mineral batuan beku. Dalam membicarakan masalah sifat fisik batuan beku tidak akan lepas dari</p>
<h2><strong>Tekstur</strong></h2>
<p>Tekstur didefinisikan sebagai keadaan atau hubungan yang erat antar mineral-mineral sebagai bagian dari batuan dan antara mineral-mineral dengan massa gelas yang membentuk massa dasar dari batuan.</p>
<p>Tekstur pada batuan beku umumnya ditentukan oleh tiga hal yang penting, yaitu:</p>
<dl>
<dt>A. Kristalinitas</dt>
<dd>Kristalinitas adalah derajat kristalisasi dari suatu batuan beku pada waktu terbentuknya batuan tersebut. Kristalinitas dalam fungsinya digunakan untuk menunjukkan berapa banyak yang berbentuk kristal dan yang tidak berbentuk kristal, selain itu juga dapat mencerminkan kecepatan pembekuan magma. Apabila magma dalam pembekuannya berlangsung lambat maka kristalnya kasar. Sedangkan jika pembekuannya berlangsung cepat maka kristalnya akan halus, akan tetapi jika pendinginannya berlangsung dengan cepat sekali maka kristalnya berbentuk amorf.</dd>
</dl>
<p>Dalam pembentukannnya dikenal tiga kelas derajat kristalisasi, yaitu:</p>
<dl>
<dd>• <a title="Holokristalin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Holokristalin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Holokristalin</a>, yaitu batuan beku dimana semuanya tersusun oleh kristal. Tekstur holokristalin adalah karakteristik batuan plutonik, yaitu mikrokristalin yang telah membeku di dekat permukaan.</dd>
<dd>• <a title="Hipokristalin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipokristalin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Hipokristalin</a>, yaitu apabila sebagian batuan terdiri dari massa gelas dan sebagian lagi terdiri dari massa kristal.</dd>
<dd>• <a title="Holohialin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Holohialin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Holohialin</a>, yaitu batuan beku yang semuanya tersusun dari massa gelas. Tekstur holohialin banyak terbentuk sebagai lava (obsidian), dike dan sill, atau sebagai fasies yang lebih kecil dari tubuh batuan.</dd>
</dl>
<dl>
<dt>B. Granularitas</dt>
<dd>Granularitas didefinisikan sebagai besar butir (ukuran) pada batuan beku. Pada umumnya dikenal dua kelompok tekstur ukuran butir, yaitu:</dd>
</dl>
<p>1. Fanerik/fanerokristalin, Besar kristal-kristal dari golongan ini dapat dibedakan satu sama lain secara megaskopis dengan mata biasa. Kristal-kristal jenis fanerik ini dapat dibedakan menjadi:</p>
<dl>
<dd>- Halus (fine), apabila ukuran diameter butir kurang dari 1 mm.</dd>
<dd>- Sedang (medium), apabila ukuran diameter butir antara 1 – 5 mm.</dd>
<dd>- Kasar (coarse), apabila ukuran diameter butir antara 5 – 30 mm.</dd>
<dd>- Sangat kasar (very coarse), apabila ukuran diameter butir lebih dari 30 mm.</dd>
</dl>
<p>2. Afanitik, Besar kristal-kristal dari golongan ini tidak dapat dibedakan dengan mata biasa sehingga diperlukan bantuan mikroskop. Batuan dengan tekstur afanitik dapat tersusun oleh kristal, gelas atau keduanya. Dalam analisa mikroskopis dapat dibedakan:</p>
<dl>
<dd>- <a title="Mikrokristalin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mikrokristalin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Mikrokristalin</a>, apabila mineral-mineral pada batuan beku bisa diamati dengan bantuan mikroskop dengan ukuran butiran sekitar 0,1 – 0,01 mm.</dd>
<dd>- <a title="Kriptokristalin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kriptokristalin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Kriptokristalin</a>, apabila mineral-mineral dalam batuan beku terlalu kecil untuk diamati meskipun dengan bantuan mikroskop. Ukuran butiran berkisar antara 0,01 – 0,002 mm.</dd>
<dd>- <a title="Amorf/glassy/hyaline (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Amorf/glassy/hyaline&amp;action=edit&amp;redlink=1">Amorf/glassy/hyaline</a>, apabila batuan beku tersusun oleh gelas.</dd>
</dl>
<dl>
<dt>C. Bentuk Kristal</dt>
<dd>Bentuk kristal adalah sifat dari suatu kristal dalam batuan, jadi bukan sifat batuan secara keseluruhan. Ditinjau dari pandangan dua dimensi dikenal tiga bentuk kristal, yaitu:</dd>
<dd>- Euhedral, apabila batas dari mineral adalah bentuk asli dari bidang kristal.</dd>
<dd>- Subhedral, apabila sebagian dari batas kristalnya sudah tidak terlihat lagi.</dd>
<dd>- Anhedral, apabila mineral sudah tidak mempunyai bidang kristal asli.</dd>
<dd>- Ditinjau dari pandangan tiga dimensi, dikenal empat bentuk kristal, yaitu:</dd>
<dd>- Equidimensional, apabila bentuk kristal ketiga dimensinya sama panjang.</dd>
<dd>- Tabular, apabila bentuk kristal dua dimensi lebih panjang dari satu dimensi yang lain.</dd>
<dd>- Prismitik, apabila bentuk kristal satu dimensi lebih panjang dari dua dimensi yang lain.</dd>
<dd>- Irregular, apabila bentuk kristal tidak teratur.</dd>
</dl>
<dl>
<dt>D. Hubungan Antar Kristal</dt>
<dd>Hubungan antar kristal atau disebut juga relasi didefinisikan sebagai hubungan antara kristal/mineral yang satu dengan yang lain dalam suatu batuan. Secara garis besar, relasi dapat dibagi menjadi dua, yaitu:</dd>
<dd>- Equigranular, yaitu apabila secara relatif ukuran kristalnya yang membentuk batuan berukuran sama besar. Berdasarkan keidealan kristal-kristalnya, maka equigranular dibagi menjadi tiga, yaitu:</dd>
<dd>- Panidiomorfik granular, yaitu apabila sebagian besar mineral-mineralnya terdiri dari mineral-mineral yang euhedral.</dd>
<dd>- Hipidiomorfik granular, yaitu apabila sebagian besar mineral-mineralnya terdiri dari mineral-mineral yang subhedral.</dd>
<dd>- Allotriomorfik granular, yaitu apabila sebagian besar mineral-mineralnya terdiri dari mineral-mineral yang anhedral.</dd>
<dd>- Inequigranular, yaitu apabila ukuran butir kristalnya sebagai pembentuk batuan tidak sama besar. Mineral yang besar disebut fenokris dan yang lain disebut massa dasar atau matrik yang bisa berupa mineral atau gelas.</dd>
</dl>
<h2><strong>Struktur</strong></h2>
<p>Struktur adalah kenampakan batuan secara makro yang meliputi kedudukan lapisan yang jelas/umum dari lapisan batuan. Struktur batuan beku sebagian besar hanya dapat dilihat dilapangan saja, misalnya:</p>
<dl>
<dd>• Pillow lava atau lava bantal, yaitu struktur paling khas dari batuan vulkanik bawah laut, membentuk struktur seperti bantal.</dd>
<dd>• Joint struktur, merupakan struktur yang ditandai adanya kekar-kekar yang tersusun secara teratur tegak lurus arah aliran. Sedangkan struktur yang dapat dilihat pada contoh-contoh batuan (hand speciment sample), yaitu:</dd>
<dd>• Masif, yaitu apabila tidak menunjukkan adanya sifat aliran, jejak gas (tidak menunjukkan adanya lubang-lubang) dan tidak menunjukkan adanya fragmen lain yang tertanam dalam tubuh batuan beku.</dd>
<dd>• Vesikuler, yaitu struktur yang berlubang-lubang yang disebabkan oleh keluarnya gas pada waktu pembekuan magma. Lubang-lubang tersebut menunjukkan arah yang teratur.</dd>
<dd>• Skoria, yaitu struktur yang sama dengan struktur vesikuler tetapi lubang-lubangnya besar dan menunjukkan arah yang tidak teratur.</dd>
<dd>• Amigdaloidal, yaitu struktur dimana lubang-lubang gas telah terisi oleh mineral-mineral sekunder, biasanya mineral silikat atau karbonat.</dd>
<dd>• Xenolitis, yaitu struktur yang memperlihatkan adanya fragmen/pecahan batuan lain yang masuk dalam batuan yang mengintrusi.</dd>
<dd>• Pada umumnya batuan beku tanpa struktur (masif), sedangkan struktur-struktur yang ada pada batuan beku dibentuk oleh kekar (joint) atau rekahan (fracture) dan pembekuan magma, misalnya: columnar joint (kekar tiang), dan sheeting joint (kekar berlembar).</dd>
</dl>
<h2><strong>Komposisi Mineral</strong></h2>
<p>Untuk menentukan komposisi mineral pada batuan beku, cukup dengan mempergunakan indeks warna dari batuan kristal. Atas dasar warna mineral sebagai penyusun batuan beku dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:</p>
<dl>
<dd>• Mineral felsik, yaitu mineral yang berwarna terang, terutama terdiri dari mineral kwarsa, feldspar, feldspatoid dan muskovit.</dd>
<dd>• Mineral mafik, yaitu mineral yang berwarna gelap, terutama biotit, piroksen, amphibol dan olivin.</dd>
</dl>
<p>Batuan beku dapat diklasifikasikan berdasarkan cara terjadinya, kandungan SiO2, dan indeks warna. Dengan demikian dapat ditentukan nama batuan yang berbeda-beda meskipun dalam jenis batuan yang sama, menurut dasar klasifikasinya.</p>
<p>Klasifikasi berdasarkan cara terjadinya, menurut Rosenbusch (1877-1976) batuan beku dibagi menjadi:</p>
<dl>
<dd>• Effusive rock, untuk batuan beku yang terbentuk di permukaan.</dd>
<dd>• Dike rock, untuk batuan beku yang terbentuk dekat permukaan.</dd>
<dd>• Deep seated rock, untuk batuan beku yang jauh di dalam bumi. Oleh W.T. Huang (1962), jenis batuan ini disebut plutonik, sedang batuan effusive disebut batuan vulkanik.</dd>
</dl>
<p>Klasifikasi berdasarkan kandungan SiO2 (C.L. Hugnes, 1962), yaitu:</p>
<dl>
<dd>• Batuan beku asam, apabila kandungan SiO2 lebih dari 66%. Contohnya adalah riolit.</dd>
<dd>• Batuan beku intermediate, apabila kandungan SiO2 antara 52% &#8211; 66%. Contohnya adalah dasit.</dd>
<dd>• Batuan beku basa, apabila kandungan SiO2 antara 45% &#8211; 52%. Contohnya adalah andesit.</dd>
<dd>• Batuan beku ultra basa, apabila kandungan SiO2 kurang dari 45%. Contohnya adalah basalt.</dd>
</dl>
<p>Klasifikasi berdasarkan indeks warna ( S.J. Shand, 1943), yaitu:</p>
<dl>
<dd>• Leucoctaris rock, apabila mengandung kurang dari 30% mineral mafik.</dd>
<dd>• Mesococtik rock, apabila mengandung 30% &#8211; 60% mineral mafik.</dd>
<dd>• Melanocractik rock, apabila mengandung lebih dari 60% mineral mafik.</dd>
</dl>
<p>Sedangkan menurut S.J. Ellis (1948) juga membagi batuan beku berdasarkan indeks warnanya sebagai berikut:</p>
<dl>
<dd>• Holofelsic, untuk batuan beku dengan indeks warna kurang dari 10%.</dd>
<dd>• Felsic, untuk batuan beku dengan indeks warna 10% sampai 40%.</dd>
<dd>• Mafelsic, untuk batuan beku dengan indeks warna 40% sampai 70%.</dd>
<dd>• Mafik, untuk batuan beku dengan indeks warna lebih dari 70%.</dd>
</dl>
<h1 id="firstHeading">b. Batuan Endapan (Batuan Sedimen)</h1>
<p><em>Batuan Endapan</em>(sedimentary rocks), terjadi dari proses pengendapan dan atau pemadatan bagian &#8211; bagian hasil pelapukan batuan beku atau batuan metamorf. Bila hasil endapan tersebut sudah keras maka disebut batuan endapan, bila masih agak lunak dan terlepas &#8211; lepas disebut aluvial atau bahan endapan.</p>
<div></div>
<div><a href="http://4.bp.blogspot.com/_zjHKRGKDpms/TGnXHTMHTnI/AAAAAAAAAEU/7ge4s9XY2z0/s1600/Batuan+Sedimen.jpg"><img src="http://4.bp.blogspot.com/_zjHKRGKDpms/TGnXHTMHTnI/AAAAAAAAAEU/7ge4s9XY2z0/s400/Batuan+Sedimen.jpg" alt="" width="400" height="300" border="0" /></a></div>
<div>
<h1 id="firstHeading">c. Batuan Malihan (Batuan Metamorf)</h1>
</div>
<p><strong><a href="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/agate2.jpg"><img title="agate2" src="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/agate2.jpg?w=450&#038;h=361&#038;h=361" alt="" width="450" height="361" /></a><br />
</strong></p>
<p>Batuan metamorf adalah batuan yang terbentuk dari proses metamorfisme batuan-batuan sebelumnya karena perubahan temperatur dan tekanan. Metamorfisme terjadi pada keadaan padat (padat ke padat) meliputi proses kristalisasi, reorientasi dan pembentukan mineral-mineral baru serta terjadi dalam lingkungan yang sama sekali berbeda dengan lingkungan batuan asalnya terbentuk. Banyak mineral yang mempunyai batas-batas kestabilan tertentu yang jika dikenakan tekanan dan temperatur yang melebihi batas tersebut maka akan terjadi penyesuaian dalam batuan dengan membentuk mineral-mineral baru yang stabil. Disamping karena pengaruh tekanan dan temperatur, metamorfisme juga dipengaruhi oleh fluida, dimana fluida (H<sub>2</sub>O) dalam jumlah bervariasi di antara butiran mineral atau pori-pori batuan yang pada umumnya mengandung ion terlarut akan mempercepat proses metamorfisme.</p>
<p>Batuan metamorf memiliki beragam karakteristik. Karakteristik ini dipengaruhi oleh beberapa faktor dalam pembentukan batuan tersebut ;</p>
<p>-          Komposisi mineral batuan asal</p>
<p>-          Tekanan dan temperatur saat proses metamorfisme</p>
<p>-          Pengaruh gaya tektonik</p>
<p>-          Pengaruh fluida</p>
<p>Pada pengklasifikasiannya berdasarkan struktur, batuan metamorf diklasifikasikan menjadi dua, yaitu :</p>
<p>-          Foliasi, struktur planar pada batuan metamorf sebagai akibat dari pengaruh tekanan diferensial (berbeda) pada saat proses metamorfisme.</p>
<p>-          Non foliasi, struktur batuan metamorf yang tidak memperlihatkan penjajaran mineral-mineral dalam batuan tersebut.</p>
<p><strong>Jenis-jenis Metamorfisme</strong></p>
<ol>
<li>Metamorfisme kontak/termal</li>
</ol>
<p>Metamorfisme oleh temperatur tinggi pada intrusi magma atau ekstrusi lava.</p>
<ol>
<li>Metamorfisme regional</li>
</ol>
<p>Metamorfisme oleh kenaikan tekanan dan temperatur yang sedang, dan terjadi pada daerah yang luas.</p>
<ol>
<li>Metamorfisme Dinamik</li>
</ol>
<p>Metamorfisme akibat tekanan diferensial yang tinggi akibat pergerakan patahan lempeng.</p>
<p><strong>Facies Metamorfisme</strong></p>
<p>Facies merupakan suatu pengelompokkan mineral-mineral metamorfik berdasarkan tekanan dan temperatur dalam pembentukannya pada batuan metamorf. Setiap facies pada batuan metamorf pada umumnya dinamakan berdasarkan jenis batuan (kumpulan mineral), kesamaan sifat-sifat fisik atau kimia.</p>
<p><a href="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/metafacies.gif"><img title="metafacies" src="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/metafacies.gif?w=450" alt="" /></a></p>
<p>Dalam hubungannya, tekstur dan struktur batuan metamorf sangat dipengaruhi oleh tekanan dan temperatur dalam proses metamorfisme. Dan dalam facies metamorfisme, tekanan dan temperatur merupakan faktor dominan, dimana semakin tinggi derajat metamorfisme (facies berkembang), struktur akan semakin berfoliasi dan mineral-mineral metamorfik akan semakin tampak kasar dan besar.</p>
<p><strong>Macam-macam Batuan Metamorfisme</strong></p>
<p><strong>1. Slate</strong></p>
<p><strong><a href="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/slate1.jpg"><img title="slate" src="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/slate1.jpg?w=450" alt="" /></a></strong></p>
<p>Slate merupakan batuan metamorf terbentuk dari proses metamorfosisme batuan sedimen Shale atau Mudstone (batulempung) pada temperatur dan suhu yang rendah. Memiliki struktur foliasi (slaty cleavage) dan tersusun atas butir-butir yang sangat halus (very fine grained).</p>
<p>Asal                             : Metamorfisme Shale dan Mudstone</p>
<p>Warna                          : Abu-abu, hitam, hijau, merah</p>
<p>Ukuran butir                : Very fine grained</p>
<p>Struktur                       : Foliated (Slaty Cleavage)</p>
<p>Komposisi                   : Quartz, Muscovite, Illite</p>
<p>Derajat metamorfisme : Rendah</p>
<p>Ciri khas                      : Mudah membelah menjadi lembaran tipis</p>
<p><strong>2. Filit</strong></p>
<p><strong><a href="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/180px-phylliteusgov.jpg"><img title="180px-PhylliteUSGOV" src="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/180px-phylliteusgov.jpg?w=450" alt="" /></a></strong></p>
<p>Merupakan batuan metamorf yang umumnya tersusun atas kuarsa, sericite mica dan klorit. Terbentuk dari kelanjutan proses metamorfosisme dari Slate.</p>
<p>Asal                             : Metamorfisme Shale</p>
<p>Warna                          : Merah, kehijauan</p>
<p>Ukuran butir                : Halus</p>
<p>Stuktur                        : Foliated (Slaty-Schistose)</p>
<p>Komposisi                   : Mika, kuarsa</p>
<p>Derajat metamorfisme : Rendah – Intermediate</p>
<p>Ciri khas                      : Membelah mengikuti permukaan gelombang</p>
<p><strong>3. Gneiss</strong></p>
<p><strong><a href="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/250px-augen-gneiss-2.jpg"><img title="250px-Augen-gneiss-2" src="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/250px-augen-gneiss-2.jpg?w=450" alt="" /></a></strong></p>
<p>Merupakan batuan yang terbentuk dari hasil metamorfosisme batuan beku dalam temperatur dan tekanan yang tinggi. Dalam Gneiss dapat diperoleh rekristalisasi dan foliasi dari kuarsa, feldspar, mika dan amphibole.</p>
<p>Asal                                   : Metamorfisme regional siltstone, shale, granit</p>
<p>Warna                                : Abu-abu</p>
<p>Ukuran butir                      : Medium – Coarse grained</p>
<p>Struktur                             : Foliated (Gneissic)</p>
<p>Komposisi                         : Kuarsa, feldspar, amphibole, mika</p>
<p>Derajat metamorfisme       : Tinggi</p>
<p>Ciri khas                            : Kuarsa dan feldspar nampak berselang-seling dengan lapisan tipis kaya amphibole dan mika.</p>
<p><strong>4. Sekis</strong></p>
<p><strong><a href="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/180px-schist.jpg"><img title="180px-Schist" src="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/180px-schist.jpg?w=450" alt="" /></a></strong></p>
<p>Schist (sekis) adalah batuan metamorf yang mengandung lapisan mika, grafit, horndlende. Mineral pada batuan ini umumnya terpisah menjadi berkas-berkas bergelombang yang diperlihatkan dengan kristal yang mengkilap.</p>
<p>Asal                             : Metamorfisme siltstone, shale, basalt</p>
<p>Warna                          : Hitam, hijau, ungu</p>
<p>Ukuran butir                : Fine – Medium Coarse</p>
<p>Struktur                       : Foliated (Schistose)</p>
<p>Komposisi                   : Mika, grafit, hornblende</p>
<p>Derajat metamorfisme : Intermediate – Tinggi</p>
<p>Ciri khas                      : Foliasi yang kadang bergelombang, terkadang terdapat kristal garnet</p>
<p><strong>5. Marmer</strong></p>
<p><strong><a href="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/marble.jpg"><img title="marble" src="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/marble.jpg?w=450" alt="" /></a></strong></p>
<p>Terbentuk ketika batu gamping mendapat tekanan dan panas sehingga mengalami perubahan dan rekristalisasi kalsit. Utamanya tersusun dari kalsium karbonat. Marmer bersifat padat, kompak dan tanpa foliasi.</p>
<p>Asal                             : Metamorfisme batu gamping, dolostone</p>
<p>Warna                          : Bervariasi</p>
<p>Ukuran butir                : Medium – Coarse Grained</p>
<p>Struktur                       : Non foliasi</p>
<p>Komposisi                   : Kalsit atau Dolomit</p>
<p>Derajat metamorfisme : Rendah – Tinggi</p>
<p>Ciri khas                      : Tekstur berupa butiran seperti gula, terkadang terdapat fosil, bereaksi dengan HCl.</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>6. Kuarsit</strong></p>
<p><strong><a href="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/180px-quartzite_2_jpg.jpg"><img title="180px-Quartzite_2_jpg" src="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/180px-quartzite_2_jpg.jpg?w=450" alt="" /></a></strong></p>
<p>Adalah salah satu batuan metamorf yang keras dan kuat. Terbentuk ketika batupasir (sandstone) mendapat tekanan dan temperatur yang tinggi. Ketika batupasir bermetamorfosis menjadi kuarsit, butir-butir kuarsa mengalami rekristalisasi, dan biasanya tekstur dan struktur asal pada batupasir terhapus oleh proses metamorfosis .</p>
<p>Asal                             : Metamorfisme sandstone (batupasir)</p>
<p>Warna                          : Abu-abu, kekuningan, cokelat, merah</p>
<p>Ukuran butir                : Medium coarse</p>
<p>Struktur                       : Non foliasi</p>
<p>Komposisi                   : Kuarsa</p>
<p>Derajat metamorfisme : Intermediate – Tinggi</p>
<p>Ciri khas                      : Lebih keras dibanding glass</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>7. Milonit</strong></p>
<p><strong></strong><strong><a href="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/350px-mylonite_strona.jpg"><img title="350px-Mylonite_Strona" src="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/350px-mylonite_strona.jpg?w=450" alt="" /></a></strong></p>
<p>Milonit merupakan batuan metamorf kompak. Terbentuk oleh rekristalisasi dinamis mineral-mineral pokok yang mengakibatkan pengurangan ukuran butir-butir batuan. Butir-butir batuan ini lebih halus dan dapat dibelah seperti schistose.</p>
<p>Asal                             : Metamorfisme dinamik</p>
<p>Warna                          : Abu-abu, kehitaman, coklat, biru</p>
<p>Ukuran butir                : Fine grained</p>
<p>Struktur                       : Non foliasi</p>
<p>Komposisi                   : Kemungkinan berbeda untuk setiap batuan</p>
<p>Derajat metamorfisme : Tinggi</p>
<p>Ciri khas                      : Dapat dibelah-belah</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>8. Filonit</strong></p>
<p>Merupakan batuan metamorf dengan derajat metamorfisme lebih tinggi dari Slate. Umumnya terbentuk dari proses metamorfisme Shale dan Mudstone. Filonit mirip dengan milonit, namun memiliki ukuran butiran yang lebih kasar dibanding milonit dan tidak memiliki orientasi. Selain itu, filonit merupakan milonit yang kaya akan filosilikat (klorit atau mika)</p>
<p>Asal                             : Metamorfisme Shale, Mudstone</p>
<p>Warna                          : Abu-abu, coklat, hijau, biru, kehitaman</p>
<p>Ukuran butir                : Medium – Coarse grained</p>
<p>Struktur                       : Non foliasi</p>
<p>Komposisi                   : Beragam (kuarsa, mika, dll)</p>
<p>Derajat metamorfisme : Tinggi</p>
<p>Ciri khas                      : Permukaan terlihat berkilau</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>9. Serpetinit</strong></p>
<p><strong></strong><strong><a href="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/200px-mineraly.jpg"><img title="200px-Mineraly" src="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/200px-mineraly.jpg?w=450" alt="" /></a></strong></p>
<p>Serpentinit, batuan yang terdiri atas satu atau lebih mineral serpentine dimana mineral ini dibentuk oleh proses serpentinisasi (serpentinization). Serpentinisasi adalah proses proses metamorfosis temperatur rendah yang menyertakan tekanan dan air, sedikit silica mafic dan batuan ultramafic teroksidasi dan ter-hidrolize dengan air menjadi serpentinit.</p>
<p>Asal               : Batuan beku basa</p>
<p>Warna            : Hijau terang / gelap</p>
<p>Ukuran butir  : Medium grained</p>
<p>Struktur         : Non foliasi</p>
<p>Komposisi     : Serpentine</p>
<p>Ciri khas        : Kilap berminyak dan lebih keras dibanding kuku jari</p>
<p><strong> 10. Hornfels</strong></p>
<p><strong><a href="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/180px-hornfels.jpg"><img title="180px-Hornfels" src="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/180px-hornfels.jpg?w=450" alt="" /></a></strong></p>
<p>Hornfels terbentuk ketika shale dan claystone mengalami metamorfosis oleh temperatur dan intrusi beku, terbentuk di dekat dengan sumber panas seperti dapur magma, dike, sil. Hornfels bersifat padat tanpa foliasi.</p>
<p>Asal                             : Metamorfisme kontak shale dan claystone</p>
<p>Warna                          : Abu-abu, biru kehitaman, hitam</p>
<p>Ukuran butir                : Fine grained</p>
<p>Struktur                       : Non foliasi</p>
<p>Komposisi                   : Kuarsa, mika</p>
<p>Derajat metamorfisme : Metamorfisme kontak</p>
<p>Ciri khas                      : Lebih keras dari pada glass, tekstur merata</p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://id.wikipedia.org/wiki/Batu</p>
<p>http://id.wikipedia.org/wiki/Batu_igneus</p>
<p>http://moszablinkers182.blogspot.com/2010/08/proses-pembentukan-batuan.html</p>
<p>http://geohazard009.wordpress.com/2009/12/09/batuan-metamorf/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missevi.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missevi.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missevi.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missevi.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missevi.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missevi.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missevi.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missevi.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missevi.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missevi.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missevi.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missevi.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missevi.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missevi.wordpress.com/916/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=916&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missevi.wordpress.com/2011/12/09/batuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fbe881122c25f345a8d4bdac4ce8c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">missevi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2f/Balanced_Rock.jpg/220px-Balanced_Rock.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://bits.wikimedia.org/skins-1.18/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/72/DirkvdM_rocks.jpg/220px-DirkvdM_rocks.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://bits.wikimedia.org/skins-1.18/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/1/16/Batu-koral.jpg/220px-Batu-koral.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://bits.wikimedia.org/skins-1.18/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ec/Igneous_rock_Santoroni_Greece.jpg/220px-Igneous_rock_Santoroni_Greece.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://bits.wikimedia.org/skins-1.18/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_zjHKRGKDpms/TGnXHTMHTnI/AAAAAAAAAEU/7ge4s9XY2z0/s400/Batuan+Sedimen.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/agate2.jpg?w=450&#38;h=361" medium="image">
			<media:title type="html">agate2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/metafacies.gif?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">metafacies</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/slate1.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">slate</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/180px-phylliteusgov.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">180px-PhylliteUSGOV</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/250px-augen-gneiss-2.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">250px-Augen-gneiss-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/180px-schist.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">180px-Schist</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/marble.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">marble</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/180px-quartzite_2_jpg.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">180px-Quartzite_2_jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/350px-mylonite_strona.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">350px-Mylonite_Strona</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/200px-mineraly.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">200px-Mineraly</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geohazard009.files.wordpress.com/2009/12/180px-hornfels.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">180px-Hornfels</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yuk Rangkai Foto Cantikmu jadi Video &#8230;</title>
		<link>http://missevi.wordpress.com/2011/12/03/yuk-rangkai-foto-cantikmu-jadi-video/</link>
		<comments>http://missevi.wordpress.com/2011/12/03/yuk-rangkai-foto-cantikmu-jadi-video/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2011 02:49:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 5 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[movie maker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missevi.wordpress.com/?p=910</guid>
		<description><![CDATA[Sekhah Efiaty, S.Pd. Pada saat hari ulang tahunku tiba-tiba temanku mengajak melihat tayangan video lewat komputer yang dihubungkan dengan LCD. Mulanya kukira video tentang film tertentu. Tanpa disangka yang muncul adalah rangkaian fotoku yang ditampilkan menjadi video. Betapa banggaku ke temanku itu. Di balik itu langsung muncul ide kapan aku harus membuat produk semacam itu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=910&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekhah Efiaty, S.Pd.</p>
<p>Pada saat hari ulang tahunku tiba-tiba temanku mengajak melihat tayangan video lewat komputer yang dihubungkan dengan LCD. Mulanya kukira video tentang film tertentu. Tanpa disangka yang muncul adalah rangkaian fotoku yang ditampilkan menjadi video. Betapa banggaku ke temanku itu. Di balik itu langsung muncul ide kapan aku harus membuat produk semacam itu, hingga suatu saat akhirnya bisa juga produk itu kuhasilkan. Ternyata itu hasil kerja dari yang namanya Movie Maker.</p>
<p>Windows movie maker merupakan software bawaan Windows XP , Windows Vista, dan Windows 7, biasanya terinstal secara langsung saat menginstal windows xp service pack 2. Jika dikomputer belum terinstal bisa download di situs microsoft atau disini download windows movie maker portable . Software ini bisa digunakan untuk membuat koleksi foto anda menjadi sebuah video clip yang dilengkapi dengan background lagu. Beberapa software profesional yang bisa digunakan untuk mengedit video adalah Pinaccle dan Ulead Video Studio , dll. Prosedur untuk membuat video dari foto:</p>
<p>1. Siapkan beerapa file foto format jpg atau bmp</p>
<p>2. Siapkan lagu mp3 untuk jadi background video clip Windows movie maker memiliki keterbatasan, tidak dapat mengenali file audio atau lagu mp3 . Agar lagu mp3 dapat disisipkan maka harus dikonversi ke format wav, bisa dilhat panduannya disini konversi mp3 menjadi wav</p>
<p>3. Buka aplikasi windows movie maker Pilih Import pictures , masukkan gambar atau foto</p>
<p>4. Di task window pilih gambar macan kemudian Ctrl+A untuk memilih otomatis semua gambar Klik kanan kemudian pilih Add to Storyboard</p>
<p>5. Tambahkan video effects Ada beberapa cara a. secara manual pilih efek yang ada di task window kemudin drag ke story board satu persatu b. pilih semua gambar yg ada di storyboard (gunakan Ctrl+A untuk memilih otomatis semua gambar) Klik kanan di video efek yang ada di task window pilih add to storyboard (lihat gambar langkah 4)</p>
<p>6. Video transition Ada beberapa cara a. secara manual pilih video transisi yang ada di task window kemudian drag ke story board satu persatu b. pilih semua gambar yg ada di storyboard (gunakan Ctrl+A untuk memilih otomatis semua gambar) Klik kanan di video transitions yang ada di task window pilih add to storyboard (lihat gambar langkah 4)</p>
<p>7. Selanjutnya import audio or music , bisa dilihat panduannya disini Memasukkan lagu ke video clip</p>
<p>8. Tambahkan title dan kredit</p>
<p>9. Klik Save to my computer untuk menyimpan file video clip. Ikuti saja option defaultnya, Kemudian Next -next hingga finish.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://artikelkomputerku.blogspot.com/2010/12/cara-membuat-video-dari-foto-membuat.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missevi.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missevi.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missevi.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missevi.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missevi.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missevi.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missevi.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missevi.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missevi.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missevi.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missevi.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missevi.wordpress.com/910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missevi.wordpress.com/910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missevi.wordpress.com/910/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=910&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missevi.wordpress.com/2011/12/03/yuk-rangkai-foto-cantikmu-jadi-video/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fbe881122c25f345a8d4bdac4ce8c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">missevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jepang (IX SBI 4)</title>
		<link>http://missevi.wordpress.com/2011/12/02/jepang-ix-sbi-4/</link>
		<comments>http://missevi.wordpress.com/2011/12/02/jepang-ix-sbi-4/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2011 09:33:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahan Ajar Geografi SMP]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[kelas IX]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Perangkat Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 5 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang (日本国 )]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missevi.wordpress.com/?p=907</guid>
		<description><![CDATA[Jepang (日本国 ), materi ini aslinya dalam bentuk power point, akan tetapi untuk melindungi hak cipta yang membuat dan sebagai bentuk apresiasi kami terhadap hasil karya siswa maka kami tayangkan dalam bentuk pdf &#160;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=907&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://missevi.files.wordpress.com/2011/12/jepang-e697a5e69cace59bbd.pdf">Jepang (日本国 )</a>, materi ini aslinya dalam bentuk power point, akan tetapi untuk melindungi hak cipta yang membuat dan sebagai bentuk apresiasi kami terhadap hasil karya siswa maka kami tayangkan dalam bentuk pdf</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missevi.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missevi.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missevi.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missevi.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missevi.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missevi.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missevi.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missevi.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missevi.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missevi.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missevi.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missevi.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missevi.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missevi.wordpress.com/907/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=907&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missevi.wordpress.com/2011/12/02/jepang-ix-sbi-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fbe881122c25f345a8d4bdac4ce8c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">missevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penggunaan Ulead Video Studio Untuk Edit Video</title>
		<link>http://missevi.wordpress.com/2011/12/02/penggunaan-ulead-video-studio-untuk-edit-video/</link>
		<comments>http://missevi.wordpress.com/2011/12/02/penggunaan-ulead-video-studio-untuk-edit-video/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2011 09:06:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Perangkat Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 5 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Ulead]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missevi.wordpress.com/?p=905</guid>
		<description><![CDATA[Sekhah Efiaty, S.Pd. Berawal dari pengalaman mengajar di dalam kelas dimana kami ingin memberikan tugas kepada siswa yang hasilnya menarik. Dengan penuh percaya diri kami menyarankan siswa untuk mengerjakan tugasnya menggunakan program Movie Maker yang sudah kami lakukan. Namun apa tanggapan para siswa dengan tugas ini, ternyata siswa mengusulkan untuk tugasnya agar boleh diselesaikan dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=905&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Sekhah Efiaty, S.Pd.</h2>
<p>Berawal dari pengalaman mengajar di dalam kelas dimana kami ingin memberikan tugas kepada siswa yang hasilnya menarik. Dengan penuh percaya diri kami menyarankan siswa untuk mengerjakan tugasnya menggunakan program Movie Maker yang sudah kami lakukan. Namun apa tanggapan para siswa dengan tugas ini, ternyata siswa mengusulkan untuk tugasnya agar boleh diselesaikan dengan program yang lebih baru. Program tersebut adalah Ulead. Karena itulah kami sebagai guru langsung penasaran dan ingin mencoba program yang ternyata sudah dikuasai siswa lebih dahulu.</p>
<p><strong>Video Editing menggunakan Ulead Video Studio 9</strong></p>
<p>Ulead Video Studio dapat digunakan untuk video editing, dimulai dari memasukkan data video yang berasal dari handycam, camera digital, handphone dsb, hingga melakukan proses burning ke cd untuk dapat dimainkan di video player. Ulead Video Studio termasuk video editor yang mudah digunakan dan mempunyai fitur-fitur yang lengkap untuk pembuatan video.</p>
<p><strong>Menjalankan Ulead VideoStudio </strong></p>
<p>Setelah menjalankan program, tampilan pertama kali adalah tampilan pilihan model video editing. Untuk saat ini digunakan pilihan VideoStudio Editor dengan cara mengklik pada link-nya.</p>
<p><a href="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/1i.png"><img title="1i" src="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/1i-300x219.png" alt="" width="300" height="219" /></a><strong>DV to DVD Wizzard</strong> pilihan ini dapat digunakan untuk meng-<em>capture</em>, menambahkan <em>theme</em> didalamnya, dan membakar dalam bentuk CD/DVD</p>
<p><strong>Movie Wizard </strong>pilihan ini dapat digunakan untuk meng-<em>capture,</em> mengedit video dengan mudah dan cepat, dan membakar dalam bentuk CD/DVD</p>
<p><strong>VideoStudio Editor</strong> pilihan ini dapat digunakan untuk mengedit video secara mandiri, dari menambahkan clips, effect, title, audio hingga menjadi film, dan membakar dalam bentuk CD/DVD</p>
<p><a href="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/2i1.png"><img title="2i" src="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/2i1-300x184.png" alt="" width="300" height="184" /></a><strong>1. Step Panel</strong><br />
Terdiri dari 7 step atau langkah dalam mengedit movie <strong> </strong></p>
<p><strong>2. Menu Bar</strong><br />
Terdiri dari file menu, edit menu, clip menu dan tool menu <strong> </strong></p>
<p><strong>3. Options Panel</strong><br />
Panel yang berisi option untuk merubah setingan dari film maupun efek. Option bersifat dinamis tergantung panel atau step yang sedang aktif <strong> </strong></p>
<p><strong>4. Preview Windows</strong><br />
Tampilan yang sedang diproses, clip, video filter, effect atau title. <strong> </strong></p>
<p><strong>5. Navigation Panel</strong><br />
Tombol-tombol yang digunakan untuk memainkan file movie. <strong> </strong></p>
<p><strong>6. Library</strong><br />
Tumbnail dari file movie, video, efek atau image yang sudah di upload ke galery. Dinamis mengikuti panel yang sedang aktif. <strong> </strong></p>
<p><strong>7. Timeline</strong><br />
Tempat menaruh movie yang akan di edit. Storyboard view, timeline view dan sound. Untuk timeline view terbagi menjadi track. Video track, overlay track, tittle track, voice track dan music track. <strong> </strong></p>
<p><strong>8. Tombol Mark–in, Mark Out, Enlarge, Cut</strong><br />
Untuk menandai awal, akhir, membesarkan dan memotong klip. Secara garis besar ada 7 langkah dalam menggunakan Ulead VideoStudio, di mana tiap langkah mewakili dari tiap tombol yaitu<br />
1.  Capture<br />
2.  Edit<br />
3.  Effect<br />
4.  Overlay<br />
5.  Tittle<br />
6.  Audio<br />
7.  Share</p>
<p><strong>Langkah 1 : Capture</strong></p>
<p>Untuk memulai proyek mengedit video, langkah pertama adalah mengcapture video atau memindahkan video dari tape/cassete ke dalam komputer. Klik pada tombol capture. Kemudian pilih capture video,</p>
<p><a href="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/3i.png"><img title="3i" src="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/3i-300x174.png" alt="" width="300" height="174" /></a><strong>Duration</strong> : Lama capture yang dilakukan.<strong>Source </strong>: Sumber alat, apakah dari handycam atau dari alat lain.</p>
<p><strong>Capture Folder</strong> : folder tempat file movie hasil capture berada, pilih folder di drive yang masih banyak space kosongnya.</p>
<p><strong>Format</strong> : Format file hasil capture yang dilakukan. Untuk membuat film vcd dapat dipilih format vcd/mpeg1 untuk membuat file dvd dapat dipilih format dvd/mpeg2 sedangkan kalau ingin mengolah file dengan hasil yang maksimal dapat memilih format dv. Jenis format tergantung dengan kamera yang digunakan. Jika menggunakan kamera handycam yang masih menggunakan video 8 sebaiknya dicapture menggunakan format vcd/mpeg sedangkan kalau mengcapture dari kamera yang sudah menggunakan Mini DV bisa capture dengan format dvd/dv. Jenis file format juga mempengaruhi ukuran dari file movie hasil capture. Sebagai ilustrasi untuk 1 jam capture menggunakan file vcd/mpeg ukurannya sekitar 600-700 MB, sedangkan dengan menggunakan format DVD atau DV bisa sampai 8 – 10 GB.</p>
<p><a href="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/4i.png"><img title="4i" src="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/4i-178x300.png" alt="" width="178" height="300" /></a>Jika proses capture sudah selesai, klik tombol stop capture. Otomatis file hasil capture sudah ada di gallery</p>
<p><a href="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/5i.png"><img title="5i" src="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/5i-300x187.png" alt="" width="300" height="187" /></a><strong>Langkah 2 : Edit </strong></p>
<p>Setelah selesai mengcapture video, langkah selanjutnya adalah mengedit video tersebut. Klik pada <strong>edit</strong>.</p>
<p><a href="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/6i.png"><img title="6i" src="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/6i-300x187.png" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p><strong>Reverse Video</strong>, untuk memainkan video dari belakang<strong>Rotate</strong>, untuk merotate video 90 derajat searah jarum jam atau sebaliknya</p>
<p><strong>Color correction</strong>, untuk mengatur contras, hue dan sebagainya</p>
<p><strong>Playback Speed</strong>, di gunakan untuk mesetting cepat/lambatnya kecepatan klip</p>
<p><strong>Save as still Image</strong>, digunakan untuk menyimpan klip sebagai image/gambar</p>
<p><strong>Split By Scene</strong>,  Untuk memecah video menjadi beberapa klip kecil bisa menggunakan split by scene.</p>
<p><strong>Multi Trim Video</strong>, untuk memotong video atau menghilangkan bagian tertentu</p>
<p><a href="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/7i.png"><img title="7i" src="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/7i-153x300.png" alt="" width="153" height="300" /></a>Untuk memasukan video yang akan di edit drag dari tumbnail yang ada di galery ke Storyboard view. Storyboard view, untuk mempermudah pengorganisasian klip.</p>
<p><a href="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/8i.png"><img title="8i" src="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/8i-300x159.png" alt="" width="300" height="159" /></a>Untuk melihat keseluruhan frame dari video klip yang sudah, masuk timeline view</p>
<p><a href="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/9i.png"><img title="9i" src="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/9i-300x148.png" alt="" width="300" height="148" /></a>Apabila ingin menambahkan efek pada klip video yang dimasukan, dengan cara klik pada gallery video filter, kemudian drag efek dari gallery ke video klip yang akan diberikan efek. Untuk melihat efek yang dimasukan dapat dilihat pada attribute.</p>
<p><a href="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/10i.png"><img title="10i" src="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/10i.png" alt="" width="237" height="233" /></a><strong>Replace Last Filter</strong>, untuk menghapus filter yang ada dengan filter yang terakhir dipilih.<strong>Customize Filter</strong>, untuk memilih filter dari daftar filter yang tersedia, sedangkan untuk menghapus filter dengan mengklik tanda silang disamping.</p>
<p><strong>Distort Clip</strong>, untuk merubah ukuran</p>
<p><strong>Show Grid Line</strong>, untuk menampilkan garis-garis jejaring sebagai bantuan dalam mengatur ukuran</p>
<p><a href="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/11i.png"><img title="11i" src="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/11i-300x178.png" alt="" width="300" height="178" /></a></p>
<p>Masukan beberapa klip video selanjutnya masuk ke langkah 2. Untuk memotong klip geser jog ke posisi yang akan dipotong, kemudian klik tombol cut (gunting). Untuk menghapus klip video dari storyboard view maupun timeline viev klik pada klip yang akan dihapus kemudian klik tombol del di keyboard.</p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://adf.ly/651111/banner/http://tutorialku.info/191/tutorial-video-editing-menggunakan-ulead-video-studio</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missevi.wordpress.com/905/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missevi.wordpress.com/905/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missevi.wordpress.com/905/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missevi.wordpress.com/905/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missevi.wordpress.com/905/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missevi.wordpress.com/905/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missevi.wordpress.com/905/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missevi.wordpress.com/905/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missevi.wordpress.com/905/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missevi.wordpress.com/905/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missevi.wordpress.com/905/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missevi.wordpress.com/905/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missevi.wordpress.com/905/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missevi.wordpress.com/905/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=905&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missevi.wordpress.com/2011/12/02/penggunaan-ulead-video-studio-untuk-edit-video/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fbe881122c25f345a8d4bdac4ce8c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">missevi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/1i-300x219.png" medium="image">
			<media:title type="html">1i</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/2i1-300x184.png" medium="image">
			<media:title type="html">2i</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/3i-300x174.png" medium="image">
			<media:title type="html">3i</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/4i-178x300.png" medium="image">
			<media:title type="html">4i</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/5i-300x187.png" medium="image">
			<media:title type="html">5i</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/6i-300x187.png" medium="image">
			<media:title type="html">6i</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/7i-153x300.png" medium="image">
			<media:title type="html">7i</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/8i-300x159.png" medium="image">
			<media:title type="html">8i</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/9i-300x148.png" medium="image">
			<media:title type="html">9i</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/10i.png" medium="image">
			<media:title type="html">10i</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tutorialku.info/wp-content/uploads/2011/04/11i-300x178.png" medium="image">
			<media:title type="html">11i</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penelitian Tindakan Kelas</title>
		<link>http://missevi.wordpress.com/2011/12/02/penelitian-tindakan-kelas/</link>
		<comments>http://missevi.wordpress.com/2011/12/02/penelitian-tindakan-kelas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2011 08:55:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missevi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[IPTEK]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 5 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian Tindakan Kelas]]></category>
		<category><![CDATA[PTK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missevi.wordpress.com/?p=903</guid>
		<description><![CDATA[Sekhah Efiaty, S.Pd. Penelitian Tindakan Kelas merupakan catatan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Catatan ini penting kita miliki agar proses pembelajaran menjadi bermutu. Mulai dari merencanakan proses pembelajaran, pelaksanaannya, evaluasi, sampai analisis hasil evaluasi. Apabila setelah di analisis ternyata hasil evaluasi belum menunjukkan hasil yang diharapkan maka ada kemungkinan terdapat kekurangan atau kesalahan pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=903&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekhah Efiaty, S.Pd.</p>
<p>Penelitian Tindakan Kelas merupakan catatan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Catatan ini penting kita miliki agar proses pembelajaran menjadi bermutu. Mulai dari merencanakan proses pembelajaran, pelaksanaannya, evaluasi, sampai analisis hasil evaluasi. Apabila setelah di analisis ternyata hasil evaluasi belum menunjukkan hasil yang diharapkan maka ada kemungkinan terdapat kekurangan atau kesalahan pada salah satu faktor dalam proses pembelajaran tersebut. Setelah mengetahui adanya ketidakberesan ini, kita tidak boleh diam atau mendiamkan masalah yang ada. Kita wajib mengadakan koreksi untuk kemudian ditemukan sumber permasalahnnya. Apabila sumber permasalahan sudah kita temukan maka kita akan membuat rencana baru untuk pelaksanaan proses pembelajaran pada tahap selanjutnya. Begitu seterusnya sampai pembelajaran benar-benar mencapai hasil yang ditargetkan. Bila perlu pengulangan ini dilakukan tidak hanya satu kali tapi bisa lebih dari itu sampai hasil proses pembelajaran benar-benar memuaskan. Sederet catatan inilah yang sebenarnya merupakan tindakan kelas yang sehat dan kondusif dan boleh dikatakan sebagai upaya penelitian tindakan kelas.</p>
<p>Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pertama kali diperkenalkan oleh ahli psikologi sosial Amerika yang bernama Kurt Lewin pada tahun 1946. Inti gagasan Lewin inilah yang selanjutnya dikembangkan oleh ahli-ahli lain seperti Stephen Kemmis, Robin McTaggart, John Elliot, Dave Ebbutt, dan sebagainya.</p>
<p>PTK di Indonesia baru dikenal pada akhir dekade 80-an. Oleh karenanya, sampai dewasa ini keberadaannya sebagai salah satu jenis penelitian masih sering menjadikan pro dan kontra, terutama jika dikaitkan dengan bobot keilmiahannya.</p>
<p>Jenis penelitian ini dapat dilakukan didalam bidang pengembangan organisasi, manejemen, kesehatan atau kedokteran, pendidikan, dan sebagainya. Di dalam bidang pendidikan penelitian ini dapat dilakukan pada skala makro ataupun mikro. Dalam skala mikro misalnya dilakukan di dalam kelas pada waktu berlangsungnya suatu kegiatan belajar-mengajar untuk suatu pokok bahasan tertentu pada suatu mata kuliah. Untuk lebih detailnya berikut ini akan dikemukan mengenai hakikat PTK.</p>
<p>Menurut John Elliot bahwa yang dimaksud dengan PTK ialah kajian tentang situasi sosial dengan maksud untuk meningkatkan kualitas tindakan di dalamnya (Elliot, 1982). Seluruh prosesnya, telaah, diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan pengaruh menciptakan hubungan yang diperlukan antara evaluasi diri dari perkembangan profesional. Pendapat yang hampir senada dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart, yang mengatakan bahwa PTK adalah suatu bentuk refleksi diri kolektif yang dilakukan oleh peserta–pesertanya dalam situasi sosial untuk meningkatkan penalaran dan keadilan praktik-praktik itu dan terhadap situasi tempat dilakukan praktik-praktik tersebut (Kemmis dan Taggart, 1988).</p>
<p>Menurut Carr dan Kemmis seperti yang dikutip oleh Siswojo Hardjodipuro, dikatakan bahwa yang dimaksud dengan istilah PTK adalah suatu bentuk refleksi diri yang dilakukan oleh para partisipan (guru, siswa atau kepala sekolah) dalam situasi-situasi sosial (termasuk pendidikan) untuk memperbaiki rasionalitas dan kebenaran (a) praktik-praktik sosial atau pendidikan yang dilakukan dilakukan sendiri, (b) pengertian mengenai praktik-praktik ini, dan (c) situasi-situasi ( dan lembaga-lembaga ) tempat praktik-praktik tersebut dilaksanakan (Harjodipuro, 1997).</p>
<p>Lebih lanjut, dijelaskan oleh Harjodipuro bahwa PTK adalah suatu pendekatan untuk memperbaiki pendidikan melalui perubahan, dengan mendorong para guru untuk memikirkan praktik mengajarnya sendiri, agar kritis terhadap praktik tersebut dan agar mau utuk mengubahnya. PTK bukan sekedar mengajar, PTK mempunyai makna sadar dan kritis terhadap mengajar, dan menggunakan kesadaran kritis terhadap dirinya sendiri untuk bersiap terhadap proses perubahan dan perbaikan proses pembelajaran. PTK mendorong guru untuk berani bertindak dan berpikir kritis dalam mengembangkan teori dan rasional bagi mereka sendiri, dan bertanggung jawab mengenai pelaksanaan tugasnya secara profesional.</p>
<p>Berdasarkan pendapat-pendapat di atas, jelaslah bahwa dilakukannya PTK adalah dalam rangka guru bersedia untuk mengintropeksi, bercermin, merefleksi atau mengevalusi dirinya sendiri sehingga kemampuannya sebagai seorang guru/pengajar diharapkan cukup professional untuk selanjutnya, diharapkan dari peningkatan kemampuan diri tersebut dapat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas anak didiknya, baik dalam aspek penalaran; keterampilan, pengetahuan hubungan sosial maupun aspek-aspek lain yang bermanfaat bagi anak didik untuk menjadi dewasa.</p>
<p>Dengan dilaksanakannya PTK, berarti guru juga berkedudukan sebagai peneliti, yang senantiasa bersedia meningkatkan kualitas kemampuan mengajarnya. Upaya peningkatan kualitas tersebut diharapkan dilakukan secara sistematis, realities, dan rasional, yang disertai dengan meneliti semua “ aksinya di depan kelas sehingga gurulah yang tahu persis kekurangan-kekurangan dan kelebihannya. Apabila di dalam pelaksanaan “aksi” nya masih terdapat kekurangan, dia akan bersedia mengadakan perubahan sehingga di dalam kelas yang menjadi tanggungjawabnya tidak terjadi permasahan.</p>
<p>Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan PTK ialah suatu penelitian yang dilakukan secara sistematis reflektif terhadap berbagai tindakan yang dilakukan oleh guru yang sekaligus sebagai peneliti, sejak disusunnya suatu perencanaan sampai penilaian terhadap tindakan nyata di dalam kelas yang berupa kegiatan belajar-mengajar, untuk memperbaiki kondisi pembelajaran yang dilakukan. Sementara itu, dilaksanakannya PTK di antaranya untuk meningkatkan kualitas pendidikan atau pangajaran yang diselenggarakan oleh guru/pengajar-peneliti itu sendiri, yang dampaknya diharapkan tidak ada lagi permasalahan yang mengganjal di kelas.</p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/03/21/penelitian-tindakan-kelas-part-ii/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missevi.wordpress.com/903/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missevi.wordpress.com/903/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missevi.wordpress.com/903/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missevi.wordpress.com/903/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missevi.wordpress.com/903/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missevi.wordpress.com/903/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missevi.wordpress.com/903/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missevi.wordpress.com/903/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missevi.wordpress.com/903/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missevi.wordpress.com/903/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missevi.wordpress.com/903/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missevi.wordpress.com/903/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missevi.wordpress.com/903/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missevi.wordpress.com/903/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missevi.wordpress.com&amp;blog=4847561&amp;post=903&amp;subd=missevi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missevi.wordpress.com/2011/12/02/penelitian-tindakan-kelas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fbe881122c25f345a8d4bdac4ce8c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">missevi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
