Feeds:
Pos
Komentar

Tahun ajaran 2015/2016 ini SMP Negeri 5 Yogyakarta kembali membuka kelas Ekstrakurikuler Robotik, dimana beberapa waktu yang lalu sempat terhenti sejenak. Ekstrakurikuler Robotik kali ini diikuti oleh 30 siswa. Sebagian besar peminat adalah siswa putra. Hanya ada beberapa siswa putri yang tergabung di dalamnya. Kegiatan Robotik diadakan sejak bulan September yang lalu. Sebelum Ekstrakuler dimulai para siswa telah mengikuti lomba Edison Robot di Taman Pintar Yogyakarta. Pada bulan Oktober lalu juga mengikuti Kontes Robot Pintar Yogyakarta 2015. Dari dua kegiatan tersebut SMP Negeri 5 Yogyakarta memperoleh dua kejuaraan. Berikut tayangan kedua kontes tersebut.  Klik di sini Edison Robot Mini dan di sini Robotik SMP Negeri 5 Yogyakarta

Konsep-Konsep Geografi


Sekhah Efiaty, M.Pd.

menjelang UKG (Uji Kompetensi Guru) banyak guru yang berusaha untuk mempersiapkan UKG agar mendapatkan nilai yang optimal. Berbagai macam cara dilakukan mulai dari mencari Kisi-Kisi, latihan soal, dan juga berlatih bersama baik mendiskusikan contoh soal yang sudah ada maupun berlatih menghadapi kegugupan di depan komputer. Sebagaimana yang dilakukan oleh MGMP IPS SMP Kota Yogyakarta, sudah beberapa kali ini mengadakan pertemuan yang tujuannya untuk menyiapkan UKG. Kegiatan dilakukan untuk membahas latihan soal yang ada, mencermati Kisi-Kisi, dan juga pendalaman materi. Pendalaman materi dilakukan karena IPS pada mulanya terdiri dari beberapa bagian, yakni Geografi, Sejarah, dan Ekonomi, di mana guru pengampupun memiliki latar pendidikan yang berbeda. Bagi guru berlatar belakang geografi sangat kurang percaya diri ketika dihadapkan pada soal sejarah, dan juga sebaliknya. Oleh karena itu, pada pertemuan di SMP Negeri 1 Yogyakarta, anggota MGMP bersepakat untuk pendalaman materi Sejarah dan Geografi. Pendalaman materi Sejarah dipandu oleh Bapak Zaenal Fanani yang ditemani Bapak Heru dan untuk materi Geografi dipandu oleh Sekhah Efiaty yang didampingi Ketua MGMP Bapak Sumarjo. Berikut rangkuman materi Geografi yang dapat diunduh dengan Klik materi berikut yang berisi tentang Konsep-Konsep Geografi.


Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Jurusan Teknik INformatika IST Akprind bekerja sama dengan MGMP IPS SMP kota Yogyakarta mengadakan pelatihan membuat blog bagi guru-guru IPS. Guru-guru IPS yang mengikuti pelatihan ini terdiri dari sekitar 30 guru IPS SMP di Kota Yogyakarta.

Pelatihan Blog di IST Akprind kali ini merupakan pelatihan yang kedua setelah pelatihan pertama yang diadakan pada 31 Januari 2010. Dengan adanya pelatihan Blog ini maka diharapkan para guru dapat memiliki sendiri sumber belajar saat di dalam kelas.

 

 


Science Camp merupakan kegiatan interaktif yang diselenggarakan oleh Pusat Peragaan IPTEK untuk para siswa di tingkat SMP. Untuk tahun 2015, Science Camp dilaksanakan di Yogyakarta, tepatnya di Pantai Pandan Simo Bantul. Pelaksanaan Science Camp antara tanggal 25 hingga 28 Agustus 2015. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sekitar 150 siswa dari provinsi-provinsi di Indonesia.

Science Camp merupakan kegiatan outdoor sains yang menarik, menyenangkan dan menantang bagi peneliti muda yang hobi berpetualang dan memiliki rasa ingin tahu yang besar. Tema Science Camp tahun ini adalah “Menumbuhkan Inovasi Iptek untuk Daya Saing Bangsa”.

Para peserta mengikuti aktivitas ilmiah berupa workshop, merakit pesawat, meneropong bintang, mengunjungi Taman Pintar, mengunjungi Badan Tenaga Atom Nasional, menyusuri Malioboro, mengunjungi Badan Informasi Geospasial, dan Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid.

Para peserta terlihat serius mengikuti acara demi acara, hingga penutupan yang diisi dengan pentas seni dan pengumuman peserta. Kegiatan ini dimenangkan oleh kelompok Saintis MUda dari SMP Negeri 1 DEpok Sleman Yogyakarta yang terdiri dari Nafedz Azra Asyadda, Fadlih, dan Bram.

 

 


Pernah saya mengikuti sebuah tes psikis, dan menurut hasilnya, saya termasuk didominasi oleh tipe D dan S. Adapun ciri-cirinya adalah:

D atau Dominant:

Orang yang Dominant  tinggi akan bersifat asertif (tegas) dan langsung. Biasa nya mereka sangat independen dan ambisius. Dalam pemecahan masalahnya, tipe dominan ini melakukan pendekatan yang aktif dan cepat menyelesaikan masalah. Mereka ini orang yang cukup gagah, mereka sangat menyukai tantangan dan persaingan. Mereka dipandang orang lain sebagai orang yang berkemauan keras. Oleh karena itu mereka menginginkan segala sesuatu sesuai dengan kemauan mereka.

Dominance Style

Orang-orang yang masuk dalam model ini adalah mereka yang suka mengendalikan lingkungan mereka, serta senang menggerakkan orang-orang di sekitar mereka.Mereka adalah jenis pribadi yang suka to-the-point, tidak bertele-tele.Mereka juga senang mengambil peran penting, pembuat keputusan, problem solver, dan melaksanakan berbagai hal.Mereka cenderung menyukai posisi sebagai leader. Meskipun demikian, ketika menjadi leader, mereka cenderung akan menjadi pemimpin yang otoriter, demanding, dan kurang memiliki kesabaran serta empati pada bawahan.

Ketika orang-orang dari model ini termotivasi secara negative, mereka dapat menjadi seorang pembangkang (rebels).Mereka juga tipe orang yang cepat menjadi bosan dengan suatu rutinitas. Mereka juga kurang suka dengan detil, karena pada dasarnya mereka cenderung tipe yang suka dengam big-view picture dan visioner. Orang dengan tipe D ini juga adalah orang yang menyukai tantangan dan berani mengambil resiko.

Untuk menciptakan lingkungan motivasi yang benar pada model kepribadian seperti ini, kita perlu memperhatikan hal berikut:

  • Pesan harus jelas, dan langsung pada pokok pembahasan ketika kita berinteraksi dengan model kepribadian seperti ini.
  • Hindari hal-hal yg terlalu pribadi atau berbicara terlalu banyak yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan.
  • Biarkan mereka tahu apa yang anda harapkan dari mereka. Jika anda harus mengarahkan mereka, berikan mereka kesempatan untuk mengambil keputusan dan berada dalam kendali.
  • Terimalah kebutuhan mereka untuk variasi dan perubahan. Jika mungkin, berikan tantangan-tantangan baru, juga kesempatan untuk mengarahkan yang lain.

Dominasi kedua, adalah tipe S atau Steadiness:

Orang yang bertipe Steadiness ini adalah orang yang berkeras hati, gigih, dan sabar. Mereka mendekati dan menjalani kehidupan dengan memanfaatkan standar yang terukur dan stabil. Pada umumnya mereka tidak begitu suka kejutan. Pribadi mantap ini tidak banyak menuntut dan bersifat akomodatif. Mereka sangat ramah dan memperlihatkan kesetiaannya kepada mereka yang ada disekitarnya. Mereka sangat menghargai ketulusan. Orang yang bertipe mantap ini jujur dan mengatakan apa adanya dan berharap orang lain melakukan hal yang sama. Orang lain memandang mereka sebagai orang yang tenang, berhati hati dan konsisten dalam cara mereka menjalani kehidupan. Memiliki tingkat ketabahan yang luar biasa. Mereka dapat mempertahankan fokus dan kepentingan mereka dalam jangka waktu yang lama dibandingankan orang lain yang mampu melakukan.

Steadiness Style

Orang-orang dalam model ini cenderung introvert, reserve, dan quiet.Mereka adalah orang-orang yang lebih suka melakukan sesuatu secara sistematis, teratur dan bertahap.Mereka juga cendrung menyukai sesuatu yang berjalan dengan konsisten, dapat diprediksi dan lingkungan kerja yang stabil dan harmonis.Orang-orang dalam model ini juga tergolong pribadi yang sabar, dapat diandalkan dan cenderung memiliki loyalitas yang tinggi.

Pada sisi lain, mereka termasuk golongan yang kurang menyukai perubahan yang radikal dan bersifat mendadak. Juga cenderung terpaku pada sistem yang sudah berjalan; dan karena itu kurang terdorong untuk melakukan inovasi yang bersifat radikal. Ketika mereka mengalami demotivasi, mereka cenderung akan menjadi orang yang kaku, resisten dan kemudian melakukan perlawanan secara pasif.

Untuk menciptakan iklim yang positif kepada orang-orang dengan model steadiness, kita bisa melakukan hal berikut:

  • Berikan mereka kesempatan untuk bekerja sama dalam tim untuk mencapai hasil yang diinginkan.
  • Berikan arahan-arahan yang spesifik dan sistematis
  • Ketika melakukan perubahan, pastikan dengan prosedur yang sistematis, langkah-demi-langkah dan yakinkan bahwa kekhawatiran dan kecemasan mereka tidak akan terjadi. Mereka butuh rasa aman.
  • Yakinkan mereka bahwa anda telah telah berpikir matang sebelum memutusakan perubahan. Berikan mereka kesempatan atau ruang untuk menyelesaikan masalah jika terjadi secara bertahap.

dan yang kurang mendominasi tipeku adalah Conscientiousness:

Teliti, begitu sebutan untuk tipe orang ini. Tipe teliti ini sangat tertarik pada presisi (ketelitian dan kecermatan) dan juga dengan akurasi (kecepatan). Mereka menyukai segalanya serba teratur dan jelas. Dan mereka sangat fokus terhadap fakta, maunya ada bukti. Orang tipe teliti ini sangat menghargai peraturan, mereka tidak suka melanggar peraturan. Dalam beraktivitas pun begitu, menggunakan sistematis dan aturan aturan agar semuanya terkelola dengan baik. Mengatasi konflik secara tidak langsung. Dihadapan orang lain, mereka dipandang pasif dan selalu mengalah. Kayak judul lagu aja selalu mengalah.

Berdasarkan pengalaman, DISC merupakan salahsatu tools atau alat yang cukup powerfuluntuk mengidentifikasi karakter kepribadian seseorang dalam waktu yang relatif singkat. Keahlian seseorang dalam membaca dinamika kepribadian yang tergambar pada grafik sisi kepribadian eksternal dan internal menjadi kunci akurasi analisanya. Termasuk di dalamnya mengenali kecenderungan seseorang dalam memanipulasi jawaban pada kuesioner yang diberikan.

Conscientiousness Style

Orang-orang dalam kategori ini termasuk pribadi yang menekankan akurasi dan ketelitian.Mereka cenderung menyukai sesuatu yang direncanakan dengan matang dan bersifat menyeluruh. Mereka juga cenderung suka dengan pekerjaan yang mengacu pada prosedur dan standar operasi yang baku. Orang-orang dalam kategori ini adalah pemikir yang kritis dan suka melakukan analisa untuk memastikan akurasi.

Pada sisi lain, karena cenderung terfokus pada keteraturan, pribadi dalam model ini cenderung skeptis terhadap gagasan-gagasan baru yang radikal. Mereka juga agak enggan menerima proses perubahan yang mendadak. Ketika mereka termotivasi secara negative, mereka akan menjadi sinis atau sangat kritis.

Perlakuan yang optimal untuk orang-orang dalam model ini adalah sebagai berikut:

  • Memberikan tugas dimana terdapat kesempatan bagi mereka untuk mendemonstrasikan keahlian mereka
  • Memberikan tugas yang menuntut akurasi dan ketelitian
  • Memberikan tugas yang membutuhkan perencanaan yang matang dan bersifat komprehensif
  • Ketika memberikan instruksi, harus disertai dengan data dan argumen yang rasional dan disajikan secara sistematis.

dan menurut tes, yang keempat ini rasanya kok bertolak belakang hasilnya, karena menurut saya sendiri justru saya mendekati tipe yang keempat ini, yakni I atau Influencing:

Tipe Influencing ini senang berteman. Mereka suka menghibur orang lain dan bersifat sosial. Dalam penyelesaian masalah atau mengerjakan sesuatu, mereka banyak mengandalkan keterampilan sosial. Orang yang bersifat interpersonal ini senang berpartisipasi dalam kelompok dan suka bekerja sama. Keterbukaan sikapnya membuat orang lain memandang dirinya sebagai pribadi yang gampang bergaul dan ramah. Biasa nya pribadi seperti ini memiliki banyak teman. Tipe antarpribadi ini, tipe orang yang emosional karena mereka mudah mengungkapkan emosi kepada orang lain, emosional disini artinya bukan mudah marah, tetapi mudah mengungkapkan isi hatinya. Mereka lebih merasa nyaman berurusan dengan emosi daripada hal lain.

Influence Style

Orang-orang dengan model ini adalah mereka yang suka bergaul dengan orang lain, ekstrovert, dan senang berada pada lingkaran pertemanan yang luas. Mereka benar-benar menikmati berada bersama teman-temannya.Mereka tidak suka menyelesaikan sesuatu atau bekerja sendirian (single fighter).Sebaliknya, mereka lebih suka berhubungan dan bekerja dengan orang-orang daripada sendirian.

Orang-orang dengan model ini juga memiliki empati yang tinggi terhadap orang lain, dan mudah melibatkan perasaan ketika menjalankan aktivitasnya. Mereka pada dasarnya orang yang penuh optimisme, antusias, dan cenderung memiliki sifat dasar yang riang.Meskipun demikian, mereka bukan orang tepat ketika harus mengerjakan tugas-tugas yang menuntut ketelitian tinggi seperti akuntansi dan keuangan. Pada sisi lain, mereka dapat menjadi best promotor untuk gagasan-gagasan baru.

Untuk memberikan motivasi bagi mereka, kita bisa melakukan hal-hal berikut:

  • Berikan waktu anda untuk berinteraksi dan mendengarkan aspirasi mereka.
  • Sediakan tugas dimana mereka memiliki kesempatan untuk membangun relasi dan berhubungan dengan orang lain dari beragam latar belakang
  • Berikan bimbingan dan arahan yang jelas – termasuk deadline, sebab tanpa panduan ini mereka sering akan “ngelantur” dan tidak mampu menyelesaikan perkerjaan dengan tepat waktu.

Jika Anda pernah tes sejenis, tidak perlu galau jika hasilnya tidak sesuai perkiraan Anda….tetap jadilah DIRI SENDIRI…


S. Efiaty, M.Pd.

Rekrutmen ataupun seleksi yang dilakukan suatu perusahaan ataupun instansi biasanya membutuhkan beberapa syarat. Bahkan seleksi juga kadang dibutuhkan di bidang pendidikan, misal di dalam memilih sutu jurusan ataupun program. Selain nilai afeksi, nilai pengetahuan dan nilai keterampilan, psikotes kadang dibutuhkan untuk menilai kondisi psikis seseorang. Kondisi psikis ini dibutuhkan karena menyangkut kesiapan seseorang di dalam seluruh kompetensi yang dimiliki, yang kaitannya dengan lingkungan yang mengelilinginya. Di dalam psikotes, terdapat tes menggambar pohon, yang dikenal dengan Baum Tes. Tes Baum atau tes menggambar pohon bertujuan menilai karakter dan kepribadian seseorang dengan cara menganalisa gambar pohon yang dibuat oleh peserta tes. Tes Baum ini diciptakan oleh Emil Jucker dan dikembangkan oleh Charles Koch. Alasan pemilihan pohon oleh Jucker sebagai objek gambar adalah pohon selalu tumbuh dan berkembang, serta hasil penelitian budaya menunjukkan bahwa pohon memiliki makna penting bagi manusia dan pohon dianggap mewakili manusia. Instruksi yang WAJIB diikuti dan tidak boleh dilanggar adalah menggambar pohon berkayu, dan tidak boleh menggambar pohon seperti perdu, pinus/cemara, palma/kelapa, bambu, beringin, randu, pisang, dan rumput-rumputan. Setelah menggambar pohon, peserta diminta menulis nama atau jenis pohon yang digambar. Secara administrasi, tes ini menerapkan syarat:

1. kertas 70 mg, A4, pensil HB, tanpa penghapus, alas gambar licin dan keras, waktu bebas

2. Gambarlah pohon, kecuali beringin, randu, pisang, jenis palma, bambu, rumput, cemara. Jika pohon yang digambar justru pohon yang dilarang, maka Anda akan diberi kertas lagi dan diberi instruksi, gambarlah pohon lain, kecuali instruktur lupa atau mengabaikan hal ini. Jadi, gambarlah pohon berkayu (dikotil, berkambium). Mrngapa pohon berkayu beringin, randu dan cemara tidak boleh digambar, tentu karena alasan tertentu. Pohon beringin dan cemara yang cenderung simetris, dianggap menggambarkan orang yang sangat ideal. Pohon randu yang banyak manfaat bagi manusia, dianggap kurang kuat. Padahal kita sendiri tahu, bahwa tidak ada manusia yang sempurna, tetapi kesempurnaan sebagai makhluk ciptaan Allah selalu diusahakan oleh manusia.

Mengapa pohon, apa maknanya?

1. Mahkota (daun, bunga, buah)

Mengindikasikan tentang kemauan kontak dengan lingkungan sosial, hubungan timbal balik antara dunia luar dengan dirinya. Sebagai refleks super ego dari cita-cita, keinginan, kemauan logika, norma dan etika yang ditaati.

2. Cabang atau dahan

Menggambarkan pengorganisasian kepribadian dan kemampuan individu untuk memperoleh kepuasan dari lingkungan. Cabang bentuknya luwes dan tepat, indikasinya hubungan individu yang normal, fleksibel dan memuaskan dengan lingkungan sosial.

3. Batang

Merefleksikan perkembangan psikologis, perasaan dari dorongan dasar, penyaluran dari dorongan tersebut (berhubungan dengan kekuatan ego) Permukaan batang merefleksikan kekuatan ego

4. Akar

Kebutuhan dari hawa nafsu, dorongan impuls dasar, keinginan fisik dan sifat pasif. Bila akar tidak tampak: normal Bila akar tampak: belum tercapainya kedewasaan, sedang mencari pegangan, dikendalikan oleh kekuatan tidak sadar (hawa nafsu), lemahnya kekuatan dan usaha, konservatif, sukar melepaskan diri dari persoalan yang dihadapi. Akar pada anak-anak: normal

5. Pangkal pohon

Menunjukkan hubungan individu dengan lingkungan sekitarnya. Berhubungan dengan bentuk-bentuk komunikasi

Selanjutnya adalah interpretasi dari Jonathan Rich, Ph.D dengan menjawab pertanyaan dari pohon yang digambar:

Di mana letak pohon yang Anda gambar di kertas?

1. Di tengah:

Anda praktis dan rendah hati. Sama seperti anda yang memilih di bagian tengah, anda juga menerapkan pendekatan jalan tengah. Anda menangani masalah-masalah dengan sikap mengharapkan yang terbaik dan membayangkan yang terburuk. Dengan cara ini anda siap dengan apapun yang terjadi.

2. Di bagian bawah:

Anda lebih suka melakukan riset terlebih dulu sebelum memutuskan apakah anda merasa yakin atau pesimistik akan sebuah solusi, ini disebabkan bagian bawah dari pertengahan halaman melambangkan pendekatan hidup yang membumi.

3. Di bagian atas:

Anda melihat hikmah dari semua masalah. Semakin tinggi letak pohon anda menunjukkan sikap anda yang semakin tinggi dalam memandang hidup. Kendati pun hal-hal terjadi tidak seperti yang anda inginkan, anda memandangnya sebagai pengalaman pembelajaran.

Bagaimana bentuk batang pohon yang Anda gambar?

1. Lebar:

Batang pohon melambangkan kekuatan emosional. Batang lebar berarti anda bisa tetap tenang dan tidak mudah marah. Anda pusat ketenangan di tengah badai. Pendirian anda juga kuat.

2. Ramping:

Anda fleksibel dan terbuka dengan pandangan-pandangan atau pendapat orang lain. Anda juga sensitif dan banyak empati untuk masalah orang lain.

3. Pohon bercabang dipuncak:

Anda terpecah di antara beberapa pilihan hidup saat ini.

Bagaimana tinggi pohon Anda?

1. Lebih dari setengah tinggi kertas:

Menggambar pohon lebih tinggi menunjukkan hasrat untuk mencapai prestasi yang tinggi dalam hidup. Anda juga dermawan dalam soal uang. Dan dalam bekerja anda seksama serta men cek ulang untuk memastikan anda bekerja dengan baik.

2. Tinggi pohon kurang dari setengah tinggi kertas:

Anda puas dengan hidup ini apa adanya.anda juga hemat dan sangat efisien.

Di mana letak pohon Anda?

1. Di tanah:

Anda mendambakan rasa aman dan stabilitas. Anda menyukai kehidupan keluarga dan lebih suka pekerjaan di mana anda bisa bertahan bertahun-tahun.

2. Di pot:

Anda sangat sibuk bekerja sepanjang waktu. Anda senang berpergian dan bertualang, serta mengenal orang-orang baru dan tempat-tempat baru.

3. Di puncak gunung:

Anda mendambakan perhatian dan senang menjadi pusat perhatian. Anda adalah entertainer alamiah dan komunikator ulung yang membuat orang tertarik pada anda.

4. Melayang (tidak ada dasarnya):

Anda impulsif dan spontan. Anda sangat mudah menjadi senang jika sesuatu mengilhami anda.

5. Di pulau:

Anda memerlukan banyak waktu untuk menyendiri untuk mengisi ulang energi anda, juga membantu anda untuk menemukan solusi dari masalah anda

Apakah pohon mempunyai dahan?

1. Ya:

Anda adalah orang yang berorientasi pada otak kiri. Dalam survei-survei, dahan-dahan digambar oleh orang yang logis dan analitis. Anda jarang kehilangan kesabaran karena anda terlalu sibuk memikirkan solusi rasional untuk semua masalah yang muncul.

2. Tidak:

Jika anda hanya menggambar kerangka dasar pohon, berarti anda dikuasai oleh otak kanan yang intuitif. Anda mengikuti instink-instink anda dalam segala sesuatu, mulai dari menerima pekerjaan sampai berteman dengan orang baru. Dan biasanya anda benar.

Condong ke arah manakah pohon Anda?

1. Ke kiri:

Anda cenderung memendam apa yang anda pikirkan. Sikap anda konsevatif dan introvert. Anda tidak menyukai guncangan-guncangan . Meskipun anda tidak setuju anda akan menyimpannya untuk diri sendiri.

2. Ke kanan:

Anda berorientasi pada aksi.anda akan mengatakan apa yang anda pikirkan kendatipun bertentangan dengan pandangan-pandangan orang lain.

3. Lurus:

Anda berada di tengah antara memendam perasaan-perasaan anda dan mengungkapkannya. Jadi anda cenderung memilih perang dengan diri anda. Anda akan bicara hanya jika masalah itu benar-benar penting untuk anda.

Apakah ada akar?

1. Ya:

Akar melambangkan keluarga dan sejarah, berarti masa lalu penting bagi anda. Anda menganggap itulah dasar dari siapa anda saat inidan membantu anda memahami diri sendiri secara lebih baik anda menyukai tradisi keluarga, resep-resep yang diturunkan dari ibu, juga pusaka/peninggalan dari keluarga anda.

2. Tidak:

Anda fokus pda masa depan. Anda mandiri dan senang menciptakan tradisi-tradisi baru. Anda belajar lebih banyak tentang diri anda dengan merasakan situasi-situasi baru dan bertemu dengan orang-orang baru.

Apakah pohon Anda didominasi oleh daun?

1. Ya:

Anda adalah pemikir yang dalam. Studi-studi menunjukkan daun melabangkan pemikiran. Orang-orang yang menggambar daun adalah orang yang selalu memikirkan apa saja. Selain membuat anda suka merenung dan introspeksi, sifat ini juga membuat anda mengambil keputusan dengan hati-hati. Karena anda cenderung melihat manfaat dari semua masalah.

2. Tidak:

Anda cenderung memandang dunia ini adalah hitam dan putih. Kurangnya daun berarti anda tidak mudah tergoyahkan dengan banyaknya warna abu-abu dari suatu masalah. Anda tidak membuang waktu memusingkan solusi dari sebuah masalah. Anda memilih sevuah rencana aksi dan bergerak ke depan.

Apakah Anda menggambar yang lain selain pohon?

1. Buah:

Yang membuat anda paling bahagia adalah melihat hasil pekerjaan yang dikerjakan dengan baik.

2. Rumput:

Anda punya rumah dimana para tamu mersa disambut baik dan keluarga anda betah tinggal disana, mebuat anda merasa paling damai.

3. Bunga:

Anda paling bahagia jika dikelilingi kebahagiaan (orang-orang disekitar anda bahagia).

4. Burung atau hewan di sekitar pohon:

Anda cinta pada keluarga dan teman-teman, dan itu adalah kebahagaiaan terbesar anda.

5. Ayunan:

Anda paling bahagia jika meluangkan waktu untuk bersenang-senang.

jika Anda akan mengahadapi psikotes menggambar pohon, beberapa sara ini dibutuhknan:

  1. Pertama, gambar lah pohon yang berkambium (dikotyl) dan mempunyai cabang. Selain itu gambarlah pohon yang memiliki daun dan buah. Jangan menggabar pohon monocotyl seperti  pohon bambu, pisang, semak belukar, cemara, kelapa ataupun umbi-umbian.
  2. Kedua, Buatlah gambar pohon tersebut secara proporsional di bagian tengah kertas dan perhatikan ukuran gambar tersebut. Gambarlah gambar pohon dengan ukuran sedang dan tidak perlu berlebihan baik itu terlalu besar ataupun terlalu kecil.
  3.  Gambarlah pohon dengan lengkap mulai dari dahan, batang, ranting, buah serta daun seperti pohon nangka, mangga, jambu atau lainnya. Anda juga tidak diperbolehkan untuk  menggambar pohon BERINGIN! karena sifat beringin sudah dianggap sangat ideal untuk seseorang.
  4. Gambarlah pohon yang dilengkapi dengan beberapa buah  karena hal ini menunjukkan bahwa anda selalu mentargetkan hasil yang bagus jika anda menghandle sebuah pekerjaan. Tetapi juga jangan terlalu banyak buah karena menunjukkan bahwa anda ingin cepat mendapatkan hasil tanpa usaha.
  5. Terakhir, Berlatihlah terlebih dahulu untuk menggambar pohon 2 minggu sebelum tes dilakukan karena hal ini bisa membantu anda untuk tidak merasa gerogi dan bingung dengan apa yang akan anda gambar. Biasanya waktu banyak terbuang dalam psikotes gambar pohon karena terlalu lama memikirkan objek apa yang akan anda  buat.

Kemudian apabila Anda tahunya bahwa di dalam psikotes hanya mengerjakan tes tertulis, dan tidak tahu bahwa ada tes menggambar pohon, maka janganlah panik. Apalagi jika instruktur memberi instruksi yang kurang lengkap, misal tentang jenis pohon, tentang pensil yang digunakan, tentang waktu pengerjaan dan info-info lainnya. Yakinlah Anda telah berusaha dan berdoa semaksimal mungkin. Tes ini hanya mengukur kita dari pandangan manusia secara umum. Baik tidaknya kita, cerdas tidaknya kita, terampil tidaknya kita, sebagai hasil dari psikotes, semua dapat ditingkatkan di kemudian hari untuk menjadi lebih sempurna sebagai manusia. Jadilah diri sendiri, Hanya Allah, Tuhan yang dapat mengehendaki kita menjadi apa, siapa, dan bagaimana.

Sumber:

http://www.psikologiku.com/tes-psikologi-menggambar-pohon/
http://edulogi.blogspot.com/2013/05/tips-menghadapi-tes-baum-tree.html
http://birulinc.com/tips-psikotes-menggambar-pohon/


Materi Inti IPS SMP Kelas VII Semester 1

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.