Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘smp negeri 5 yogyakarta’


Sekhah Efiaty, M.Pd.

MGMP IPS Kota Yogyakarta selalu saja mengadakan aktivitas kekinian. Tidak hanya yang menyangkut pendalaman materi IPS, akan tetapi juga mengikuti perkembangan dan kebutuhan anggotanya. Aktivitas dilakukan tidak hanya saat ada bantuan dana dari pemerintah, tetapi juga menggunakan dana mandiri. Para anggota tidak pernah keberatan apabila harus ada kontribusi, dimana penggunaan dananya akan kembali kepada anggota itu sendiri. Penggunaan dana dialokasikan untuk membeli konsumsi peserta, sebagian dialokasikan untuk jasa kebersihan, dan apabila ada sisa anggaran maka akan dimasukkan ke dalam kas MGMP, yang dikelola oleh bendahara, Ibu Rimawati dari SMP Negeri 15 Yogyakarta.

Jpeg

Suasana pelatihan Moda Daring MGMP IPS Kota Yogyakarta

Seperti halnya kemarin pada tanggal 23 September, MGMP IPS yang dimotori oleh Bapak Sumarjo dari SMP Negeri 9 ini, berhasil mengumpulkan anggotanya hingga sekitar 80 orang. Para anggota MGMP dengan tekun mengadakan pelatihan Moda Daring. Diklat Moda Daring Mata Pelajaran IPS SMP yang sesungguhnya belum dimulai untuk kota Yogyakarta. Ketua MGMP IPS Kota Yogyakarta berharap, dengan pelatihan tersebut maka pada saat diklat yang sesungguhnya, para anggota  sudah familier dengan aplikasi yang ada, sehingga tidak grogi lagi.

Sekedar untuk diketahui, bahwa Kota Yogyakarta beberapa waktu yang lalu telah mengirimkan enam guru IPS untuk mengikuti diklat sebagai IN Guru Pembelajar di Solo. Adapun guru-guru tersebut adalah Dedy Rushadmaka, S.Pd. (SMPN 16), Heru Supriyanto, S.Pd. (SMPN 9), Supriyati, S.Pd. (SMPN 4), Sumin, S.Pd.(SMP TD), Eni Murtiningsih, S.Pd.(SMPN 1) dan Sekhah Efiaty, M.Pd. (SMPN 5). Di dalam pelatihan tersebut guru-guru yang telah mengikuti IN memfasilitasi teman sejawat untuk belajar daring sebagai Guru Pembelajar.

Ada yang membanggakan MGMP IPS Kota Yogyakarta, yakni bahwa di setiap kegiatan, selain antusiasme peserta yang begitu tinggi, mau swadana baik indoor maupun outdoor, juga disebabkan karena dari sekian anggota yang hadir, di antaranya telah menjadi Kepala Sekolah, Pengawas maupun jabatan lainnya. Beliau-beliau adalah Ibu Yuniarti, M.Pd. (Kepala SMPN 4), Ibu Nuryani, M.Pd. (SMPN 8), Drs. Arief Wicaksono, M.Pd. (SMPN 9), Ibu Titik (SMPN 10), Bapak Subandiyo, S.Pd. (SMPN 12),  Bapak Zaenal Fanani, S.Pd.(SMP Muh. 7), Bapak Sugiyana, M.Pd. (Pengawas), dan beberapa yang telah habis masa tugasnya sebagai Kepala Sekolah seperti Bapak Supraptomo, S.Pd. (SMPN 3) dan Bapak Tyas Ismulah, S.Pd. (SMPN 1). Kehadiran Beliau-beliau telah memotivasi anggota lainnya untuk terus meningkatkan kualitas untuk menjadi guru yang makin profesional. (Mohon maaf dan mohon koreksi apabila ada nama atau titel yang kurang sesuai)

Pelatihan Moda Daring MGMP IPS dilaksanakan di kantor Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, di Ruang Truntum Lantai 4 yang representatif. Ruangan yang bersih, sejuk ber-AC serta dilengkapi LCD Projector, layar Screen, dan juga Wifi makin menambah semangat anggota MGMP. Pelatihan dibuka oleh Bapak Hasyim dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta. Ulasan singkat tentang Moda Daring Guru Pembelajar juga disampaikan oleh Pengawas IPS Bapak Sugiyana. Pukul 16.00 pelatihan diakhiri dengan menghasilkan beberapa materi yang dapat diunduh di halaman ini dengan klik berikut:

  1. Panduan Pelatihan Moda Daring
  2. Buku Manual Peserta Guru Pembelajar
  3. NPD Yogyakarta
  4. Modul A
  5. Modul B
  6. Modul C
  7. Modul D
  8. Modul E
  9. Modul F
  10. Modul G
  11. Modul H
  12. Modul I
  13. Modul J

Read Full Post »


Sekhah efiaty, M.Pd.

cocor bebek

Cocor bebek dalam bahasa Latin dikenal dengan nama Kalanchoe pinnata Pers. Daunnya yang cukup tebal, selain banyak mengandung air, juga menyimpan berbagai bahan kimia yang bermanfaat bagi kesehatan. Berasal dari Madagaskar, tersebar di daerah tropik. Tinggi ± 1m, dipelihara di pekarangan rumah atau tumbuh liar di tepi jurang, pinggir jalan dan tempat-tempat yang tanahnya berbatu-batu, daerah panas dan kering. Tumbuh sampai ± 1.000 m di atas permukaan laut. Tanaman herba berdaging pada pangkalnya agak berkayu, tegak, tinggi 0,3-2 m. Sebuah situs kesehatan, National Center for Biotechnology Information, menyebutkan bahwa bufadienolides yang terdapat pada sosor bebek bersifat antitumor.

Klasifikasi Tanaman Cocor Bebek

  • Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
  • Sub Kelas : Rosidae
  • Ordo : Rosales
  • Famili : Crassulaceae
  • Genus : Kalanchoe
  • Spesies : Kalanchoe waldheimii Raym.-Hamet & H. Perrier

Selain bufadienolides, cocor bebek yang mempunyai rasa sedikit asam, lunak, dan dingin ini juga mengandung zat asam lemon, zat asam apel, vitamin C, alkaloid, flavonoid, quercetin-3-diarabinoside, dan kaempferol-3-glucoside.

Kandungan kimia tersebut membuat cocor bebek bisa digunakan untuk berbagai pengobatan.

Cocor bebek selain antitumor juga mempunyai sifat antiradang, menghentikan perdarahan, mengurangi pembengkakan, dan mempercepat penyembuhan luka. Masyarakat China kerap menggunakan cocor bebek sebagai ramuan untuk mengatasi masalah pencernaan, muntah darah, dan gangguan pada telinga ataupun tenggorokan. Kemudian, cocor bebek juga digunakan untuk mengatasi trauma luka akibat kecelakaan, memar, ataupun perdarahan. Hal ini terutama dikarenakan sifat daun cocor bebek yang dingin. Bila dimakan cocor bebek rasanya agak asam dan dingin.

Cocor bebek menjadi tanaman yang umum di daerah beriklim tropika seperti Asia, Australia, Selandia Baru, India Barat, Makaronesia, Maskarenes, Galapagos, Melanesia, Polinesia, dan Hawai. Di banyak daerah tersebut, seperti di Hawai, tanaman ini dianggap sebagai spesies yang invasif. Alasan utama penyebarannya yang besar adalah karena kepopuleran tanaman ini sebagai tanaman hias.

Nama daerah dari cocor bebek antara lain cakar itek (Sunda), didingin banen (Aceh), daun sejuk, sapohoni (Palembang), ceker bebek, cocor bebek (Melayu). Tanaman ini berbunga mulai pada bulan April-Agustus.

Daun: berbatang basah, daun tebal pinggir beringgit, banyak mengandung air, bentuk daunnya lonjong atau bundar panjang, panjang 5 – 20 cm, lebar 2,5-15 cm, ujung daun tumpul, pangkal membundar, permukaan daun gundul, warna hijau sampai hijau keabu-abuan. Daun tunggal atau kelihatan seolah-olah berbilang 3 atau menyirip berdaun 5. Daun atau tajunya memanjang atau oval, dengan ujung yang tumpul, beringgit atau beringgit rangka p, 5-20 kali 2,5-15 cm.

Batang: segi empat, lunak, beruas, warna hijau. Batang segi empat tumpul atau hampir membulat bunga berbilangan atau kelipatan empat, menggantung, pada mulai yang tegak tidak rapat. Bunga : bentuk malai, mahkota bentuk corong warna merah dan kelopak berdaun lekat. Buah kotak, warna ungu bernoda putih, buah silindris, melembung 1,5- 4 cm panjangnya, taju pendek. Mahkota bentuk periuk atau lonceng, jelas menyempit di atas pangkal yang melebar, di atasnya lagi melebar, panjang 3,5-5,5 cm, bagian yang muncul di atas kelopak merah, pangkal tabung dengan 8 lipatan yang dalam, taju bulat telur bentuk lanset, bentuk ekor yang meruncing. Benang sari, dua lingkaran.tangkai putik panjang. Helaian sisik segi empat.

Pada penampang melintang melalui tulang daun tampak epidermis atas yang terdiri dari satu lapis sel berbentuk empat persegi panjang, kutikula tipis, stomata sedikit. Epidermis bawah terdiri dari 1 lapis sel berbentuk empat persegi panjang, kutikula tipis, stomata lebih banyak daripada epidermis atas. Di dalam mesofil tidak terdapat jaringan palisade, jaringan bunga karang terdiri dari sel-sel yang besar hampir bundar,berisi lender, terdapat sedikit hablur kalsium oksalat berbetuk prisma. Pada tulang daun terdapat pembuluh tipekolateal, pada bagian bawah berkas pembuluh terdapat beberapa lapis jaringan kolenkim, pada bagian bawah tulang daun terdapat 1 sampai 2lapis jaringan kolenkim. Pada sayatan paradermal tampak epidermis atas dan epidermis bawah berebtuk polygonal, dinding sedikit berombak, stomata tipe anomositik. Serbuk berwarna hijau kotor keabu-abuan. Fragmen pengenal adalah epidermisa atas dinding sedikit berombak dengan stomata anomisitik, epidermis bawah dinding sedikit bergelombang dengan stomata lebih banyak, mesofil meliputi dari sel besar, bentuk bundar, dinding tipis, di dalamnya kadang-kadang ada hablur kalsium, oksalat bentuk prisma, berkas pembuluh xilem dengan penebalan tangga dan spiral.

Manfaat dan cara pengobatan daun cocor bebek untuk kesehatan :

  1. Mengobati Nyeri Lambung

Cara pengobatannya :

  • Ambilah 5 helai daun cocor bebek
  • Haluskan dengan ditambah air secukupnya
  • Tambahkan sedikit garam
  • Saring jadi 2 gelas untuk diminum

 

  1. Mengobati Sakit Gigi

Cara pengobatannya :

  • Siapkan 4-6 helai daun cocor bebek
  • Haluskan daun itu untuk ditempelkan di atas pipi gigi yang sakit

 

  1. Mengobati Kesleo

Cara pengobatannya :

  • Ambilah 10 helai daun cocor bebek, lalu lumatkan
  • Tempelkan dibagian badan yang alami keseleo
  • Diamkan sepanjang 30 menit

 

  1. Mengobati Wasir

Cara pengobatannya :

  • Tumbuklah hingga halus daun cocor bebek secukupnya
  • Keringkan hingga sebagaimana bubuk teh
  • Lalu, ambil 1 sdt bubuk itu lalu campur dengan 1 sdt madu
  • Seduhlah dengan air panas

 

  1. Mengobati Amandel

Cara pengobatannya :

  • Ambilah 10 lembar daun cocor bebek
  • Lalu, lumatkan hingga keluar airnya
  • Tampung air yang keluar untuk berkumur

 

  1. Mengatasi Muntah Darah

Cara pengobatannya :

Ambil tujuh lembar daun cocor bebek dilumatkan, tambahkan gula merah, tim serta minum pada saat hangat.

 

  1. Menangani Radang Telinga Luar

Cara pengobatannya :

Pakai air perasan daun cocor bebek sebagai obat tetes telinga.

 

  1. Obat Bisul

Cara pengobatannya :

Ambil 30–60 gr daun cocor bebek fresh serta dilumatkan, ambillah air lumatannya, tambahkan dengan madu serta diminum, bekas air lumatannya itu ditempelkan di bagian yang sakit.

 

  1. Obat Kompres Demam

Cara pengobatannya :

Jika anak-anak demam, lumatkan 2–4 helai daun cocor bebek, serta tempelkan di dahi/kepala sebagai kompres untuk turunkan panas. Airnya dapat pula dioleskan sebagai kompres tubuh.

 

  1. Obat Herbal Penyakit Asma

  Cara pengobatannya :

Potong kecil-kecil daun cocor bebek, serta lalu keringkan. Sedu dengan air hangat serta imbuhkan madu seperlunya sebagaimana bila kita menjadikan air teh. Minum dengan cara teratur serta teratur untuk obati penyakit asma.

 

  1. Obat Gigitan Nyamuk

Cara pengobatannya :

Lumatkan 5–10 helai daun cocor bebek serta peras airnya. Pakai airnya sebagai pengoles luka gigitan nyamuk. Kerjakan pengolesan sehari-hari hingga sisa luka gigitan menghilang.

 

  1. Obat Anti Bakteri

Cara pengobatannya :

Daun cocor bebek bisa dipakai sebagai obat antibakteri. Luka memar serta luka terbuka (sebagaimana luka lantaran jatuh) bisa ditempel dengan daun cocor bebek yang telah dilumatkan. Ubah tiap-tiap sore sampai luka jadi kering.

 

  1. Sendi Sakit (Rheumatik)

Cara pengobatannya :

Semua tanaman sosor bebek seberat 30 gr di rebus, minum air atau 4 lembar daun sosor bebek, 1 sendok teh adas, 1 jari pulosari, 2 jari gula enau, serta 3 gelas air. Seluruhnya bahan di rebus hingga jadi 3/4-nya, setelah dingin disaring, diminum 3 x satu hari @ 3/4 gelas.

 

  1. Obat Nyeri Kepala

Cara pengobatannya :

Ambilah daun cocor bebek 10 lembar, lalu bersihkan yang bersih. Selepas itu giling hingga halus serta bubuhi air garam sekedarnya. Langkah memakainya yakni gosokan kombinasi itu pada dahi serta pelipis 1-2 kali satu hari sejumlah yang dibutuhkan. Atau Ambilah daun serta batang kangkung 1/2 genggam, daun cocor bebek 5 lembar. Selepas itu bersihkan bersih serta diasapkan sebentar. Makan sebagai lalap bersama sama juga dengan nasi 2-3 kali satu hari sejumlah yang dibutuhkan.

 

Yang harus diingat :

  • Kelebihan dosis pada pemakaikan dapat beresiko pusing dan muntah-muntah.
  • Jika dikonsumsi oleh wanita hamil dapat menyebabkan kematian pada janin.
  • Dilarang konsumsi herbal ini untuk pasien masalah pencernaan.
  • Untuk yang kulit peka sebaiknya waspada ketika memakainya lantaran dapat

menyebabkan gatal serta melepuh.

 

Ide Kreatif:

Untuk meningkatkan perekonomian kita, cocor bebek dapat dijadikan salah satu alternatif produk yang siap dipasarkan dengan mengolahnya menjadi produk. Produk yang paling mudah dihasilkan dari daun cocor bebek adalah tepung daun cocor bebek. Cara membuatnyapun sangat mudah yakni dengan menumbuknya hingga halus kemudian mengeringkannya. Tepung daun cocor bebek yang kering dapat dimanfaatkan sebagai:

  1. Teh celup
  2. Campuran adonan pada kue kering, donat, kue basah kesukaan anak
  3. Campuran adonan goreng-gorengan seperti rempeyek dan keripik
  4. Masker
  5. Lulur

 

 

Sumber:

http://www.klasifikasitanaman.com/2014/08/klasifikasi-tamanan-cocor-bebek.html

http://www.manfaatbuah.asia/daun/14-manfaat-dan-cara-pengobatan-daun-cocor-bebek-untuk-kesehatan/

Read Full Post »


Oleh: S. Efiaty

Bulan Juni sudah hampir habis, sebentar lagi berganti dengan bulan Juli, bulan baru, tahun ajaran baru, kurikulum baru. Sudah siapkah kita menyambut semuanya??? yah…siap tidak siap kita harus menyambutnya dengan optimis. Tidak ada yang sulit, tidak ada yang susah, jika kita mau memahaminya. Dunia memang dinamis, bumi dinamis, manusia dinamis, semua selalu mengalami perubahan baik fisik maupun nonfisik. Manusia yang dinamis adalah manusia yang akan tetap eksis di manapun dia berada, kapanpun dia hidup, dan bagaimanapun lingkungan mempengaruhinya. Hal ini karena manusia adalah makhluk hidup yang dianggap paling sempurna dibandingkan dengan makhluk hidup yang lainnya. Kesempurnaannya inilah yang seharusnya menjadikan manusia lebih adaptif terhadap perubahan yang ada. Jika sekarang kita dihadapkan pada perubahan kurikulum yang ada, tentu semua karena tuntutan zaman. Oleh karena itu mari kita terima perubahan yang ada dengan optimis, pikiran jernih dan positif. Sebelum kurikulum ada di tangan kita, mari kita pahami lebih dulu aturan-aturan yang mendasarinya. Peraturan-peraturan tersebut selengkapnya dapat diunduh disini:

A. Standar Kompetensi Lulusan

  1. 01-a-salinan-permendikbud-no-54-tahun-2013-ttg-skl
  2. 01-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-54-tahun-2013-ttg-skl

B. Standar Proses

  1. 03-a-salinan-permendikbud-no-65-th-2013-ttg-standar-proses
  2. 03-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-65-th-2013-ttg-standar-proses

C. Standar Penilaian

  1. 04-a-salinan-permendikbud-no-66-th-2013-ttg-standar-penilaian
  2. 04-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-66-th-2013-tentang-standar-penilaian

D. Kompetensi Dasar  dan Struktur Kurikulum SD-MI

  1. 05-a-salinan-permendikbud-no-67-th-2013-ttg-kd-dan-struktur-kurikulum-sd-mi
  2. 05-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-67-th-2013-ttg-kurikulum-sd

E. Kompetensi Dasar  dan Struktur Kurikulum SMP-MTs

  1. 06-a-salinan-permendikbud-no-68-th-2013-ttg-ttg-kd-dan-struktur-kurikulum-smp-mts
  2. 06-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-68-th-2013-ttg-kurikulum-smp-mts

F. Kompetensi Dasar dan Struktur Kurikulum SMA-MA

  1. 07-a-salinan-permendikbud-no-69-th-2013-ttg-ttg-kd-dan-struktur-kurikulum-sma-ma
  2. 07-b-salinan-lampiran-permendikbud-no-69-th-2013-ttg-kurikulum-sma-ma

G. Kompetensi Dasar dan Struktur Kurikulum SMK-MAK

  1. 08-permendikbud-nomor-70-ttg-kerangka-dasar-dan-struktur-kurikulum-smk-mak-dan-lampiran-versi-05-06-13-aries-edit-hukor

H. Buku Teks Pelajaran

  1. 09-permendikbud-nomor-71-tahun-2013-ttg-buku-teks-pelajaran-layak

Semoga materi di atas mampu membekali kita dalam menyambut kedatangan kurikulum baru. Mari kita download peraturan di atas, kemudian kita cetak sebagai bahan bacaan saat waktu luang. Semoga usaha kita untuk membekali generasi setelah kita tidak sia-sia …

 

diambil dari berbagai sumber

Read Full Post »


Sekhah Efiaty, S.Pd.

Hampir semua orang menginginkan menjadi orang yang berhasil dan sukses. Demikian juga bagi seorang guru, pasti menginginkan menjadi guru yang berhasil dan sukses. Kesuksesan tidak datang dengan sendirinya, akan tetapi harus diusahakan. Untuk menjadi guru yang berhasil, minimal berhasil dalam memberikan materi di dalam kelas, dapat ditempuh dengan berbagai cara. Ada banyak langkah yang bisa diupayakan, mulai dari menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran, menganalisis hasil evaluasi, dan menindaklajuti hasil analisis.

Perangkat yang termasuk rencana pembelajaran adalah KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Perangkat ini harus disusun oleh seorang guru sebelum masuk kelas untuk melaksanakan proses pembelajaran. Sebelum menyusun KTSP, guru harus mempelajari panduannya terlebih dahulu, sehingga KTSP yang tersusun sesuai dengan kebutuhan dalam proses pembelajaran.
PANDUAN PENYUSUNAN KTSP-BSNP

Read Full Post »


Sekhah Efiaty, S.Pd.

Karakter bangsa dalam antropologi (khususnya masa lampau) dipandang sebagai tata nilai budaya dan keyakinan yang mengejawantah dalam kebudayaan suatu masyarakat dan memancarkan ciri-ciri khas keluar sehingga dapat ditanggapi orang luar sebagai kepribadian masyarakat tersebut

Karakter sekelompok masyarakat kecil yaitu masyarakat pendidikan juga akan mencerminkan bagaimana kebiasaan sehari-hari pada sekolah yang bersangkutan. Kita sebagai masyarakat pendidikan sering dibuat sedih oleh ulah sekelompok anak yang mengatasnamakan pelajar namun melakukan aktivitas yang tidak mencerminkan statusnya. Mereka ada yang terlihat tawuran, tidak sopan terhadap orang lain, berkata kasar dan jorok, serta melakukan tindakan yang menjurus ke arah kriminalitas. Kita tidak usah menuding siapa yang salah. Dalam hal ini, alangkah baiknya apabila kita langsung bertindak sesuai dengan batas-batas toleransi sosial yang berlaku di dalam masyarakat, terutama masyarakat pendidikan kita.
Sebenarnya banyak aktivitas sehari-hari yang sangat mudah diaplikasikan dalam pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Aktivitas tersebut dapat dijadikan pembiasaan sehingga warga sekolah tidak merasa berat dan terpaksa untuk melakukannya. Bahkan dalam waktu tertentu, apabila pembiasaan tersebut tidak dilakukan maka warga sekolah menjadi merasa ada sesuatu yang kurang. Bahkan mungkin mereka akan merasa tidak enak perasaannya. Beberapa aktivitas yang dapat dijadikan pembiasaan positif di sekolah antara lain adalah kebiasaan bersalaman antar warga sekolah saat mereka berpapasan. Pembiasaan lain yang dapat ditumbuhkan tentunya masih banyak, seperti misalkan mengucapkan salam saat bertemu sesama warga sekolah, melepas alas kaki saat masuk ke ruang tertentu, melepas tutup kepala saat berbicara dengan orang lain, tersenyum, menyapa siapa saja, terutama tamu yang datang ke sekolah dan lain-lainnya. Apabila hal ini sering dilakukan, maka saat kita tidak melakukannya maka kita akan merasa ada sesuatu yang kurang.
SMP Negeri 5 Yogyakarta sebagai sekolah yang menjunjung tinggi nilai-nilai sosial kehidupan bermasyarakat di lingkungan sekolah, telah lama melakukan pembiasaan-pembiasaan positif seperti tersebut di atas. Kebiasaan bersalaman merupakan salah satu pembiasaan yang dilakukan di SMP Negeri 5 Yogyakarta. Bahkan bapak ibu guru dijadwal untuk piket bersalaman pagi di depan pintu gerbang sekolah saat anak-anak datang pagi. Sebanyak tujuh guru secara bergiliran berdiri di depan pintu gerbang sekolah setiap paginya menyambut siswa dan warga sekolah lain. Dengan pembiasaan ini ternyata banyak nilai positif yang didapatkan dalam membangun karakter warga sekolah. Nilai positif yang terbentuk pada warga sekolah antara lain kita:
a. terbiasa melepas tutup kepala saat harus berhadapan
dengan orang lain,
b. menjadi murah senyum.
c. terkontrol untuk berpakaian rapih (baju atasan, baju
bawahan, jaket, sepatu, kaos kaki, tas dan segala
sesuatu yang dibawa)
d. terkontrol untuk berpenampilan wajar (rambut,
dandanan, asesories)
e. berlaku sopan
f. latihan bersabar (saat antri untuk bersalaman)
g. dan nilai-nilai positif lainnya.
Dengan pembiasaan-pembiasaan positif ini diharapkan pendidikan di Indonesia tidak hanya melahirkan ahli matematika, fisika, dan kimia, tetapi lulusannya tidak memiliki karakter. Keduanya sangat diperlukan dalam era kompetisi sekarang ini. Karena keduannya sangat diperlukan bukan hanya di lingkungan sekolah akan tetapi juga sangat diperlukan dalam dunia kerja nantinya. Semua instansi baik milik pemerintah maupun milik swasta dan juga perusahaan yang mensyaratkan nilai psikotes saat penerimaan pegawai dan karyawan baru di instansinya.
Semoga dengan adanya pembiasaan positif yang nota benene merupakan pendidikan karakter yang sedang didengung-dengungkan di Indonesia, maka diharapkan pada masa yang akan datang akan lahir bangsa Indonesia yang berkarakter konstruktif, dan pada akhirnya akan tercapailah kehidupan yang aman dan nyaman.

Pendidikan Karakter Dalam Proses Pembelajaran

Dalam proses pembelajaran terdapat banyak celah di mana seorang guru bisa mengintegrasikan nilai-nilai positif terhadap memori siswa. Mata pelajaran apapun yang diampunya tidak ada alasan untuk tidak bisa disisipi satu saja nilai positif yang berlaku di masyarakat Indonesia. Oleh karena itu kreativitas seorang guru dalam mengintegrasikan pendidikan karakter positif sangatlah diperlukan. Hal ini sangat bermanfaat dan wajib diberikan mengingat setiap siswa memiliki latar belakang keluarga dan lingkungan yang berbeda. Apalagi jika seorang siswa memiliki bakat karakter yang mudah dipengaruhi oleh hal-hal eksternal yang negatif. Oleh karena itu marilah sebagai pendidik kita dituntut untuk selalu membimbing calon anak bangsa ini agar mereka kelak akan menjadi orang yang memiliki nilai-nilai sosial yang berlaku di lingkungan bangsa Indonesia yang rendah hati, ngayomi, dan membuat rasa nyaman bagi sekitarnya. Tentunya hal ini dilakukan dengan tidak mengurangi logika berfikir kita yang memang diciptakan sedemikian rupa oleh sang pencipta untuk mengatasi kerasnya hidup ini.

Bagi kita pendidik di seantero Indonesia, mari kita mulai langkah-langkah pembelajaran di kelas dengan mengintegrasikan Pendidikan Karakter Bangsa ke dalam setiap proses pembelajaran baik di kelas maupun di luar kelas.Berikut saya sertakan Buku Panduan Pendidikan Karakter

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Karakter_bangsa

http://www.puskur.net

Read Full Post »